Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
Penagih hutang


__ADS_3

*Satu minggu Kemudian..


Sepulang sekolah Orlin langsung pulang ke rumah nya dengan jasmin mengayun sepeda, akan tetapi Ketika Sampai ke rumah Ia melihat ibunya yang di maki-maki sama Rentenir itu lagi, Orlin dan jasmin melihat tak jauh dari rumah orlin, karena ya sekarang tepat 1 minggu setelah kedatangan lentenir nya kemarin.


"Cepat Buka Pintunya" dengan mengetuk pintu sangat keras, membuat pemilik Rumah kaget dan seperti biasa Tetangga yang kepo itu pun berhamburan keluar rumah, ingin menyaksikan keluarga risman di maki maki.


Ibu dan ayah nya Orlin keluar, kebetulan sang ayah tak bekerja karena mendadak tubuh nya demam, jadi hari ini beristirhat di rumah.


"Iya tuan , tunggu sebentar, Silahkan Duduk tuan" sambil membukakan pintu rumah , dan mempersilahkan tamu duduk


"Saya ga mau basa-basi disini, Cepat Bayar Hutang Kalian 30Juta sekarang juga" Sambil menatap tajam ke arah risman dan Nauren


"Maaf tuan saya akan membayar hutang itu tapi saya ingin minta waktu lagi, Karena...." belum sempat meneruskan omongan nya lentenir itu langsung mengamuk , membuat risman dan nauren terhentak kaget, nauren yang terus menangis sambil memegangi erat tangan suaminya, karena takut suaminya kenapa napa.


"APAAAA...!!! Rupanya kalian Ingin MEMPERMAINKAN SAYA.. IYA..!!!" dengan suara yang sangat keras tepat di dekat telinga risman


"Poko'nya Aku ga mau tau , kalo kalian tidak membayar 30juta sekarang, biarkan kami membawa semua barang di rumah ini, Jika Jumlah dari semua barang itu masih kurang Jangan anggap smua lunas, kami akan datang lagi kemari untuk menagih hutang kalian" Sambil Membantin Kursi yang berada di depan rumah


"J-jangan Tuan, beri waktu lagi, sekarang kami hanya punya Uang 3jt" sambil menyerahkan amplop itu ke lentenir


"APA..!!! BERI WAKTU LAGI.. Ohhh hebat sekali kalian meminta waktu setelah janji - janji kalian tak pernah di tepati, Apa kalian Pantas untuk kami beri waktu lagi, Cepat Kalian Masuk dan Ambil semua barang di rumah ini tanpa tersisa" memrintahkan anak buahnya untuk masuk dan mengambil barang di rumah risman dengan terus menatap tajam kearah risman


"T-tida Tuan, saya janji Dalam waktu 1Bulan saya akan melunasi Sisanya" sambil berlutut memohon kepada lentenir itu untuk memberikannya waktu.

__ADS_1


"Apa Jaminan anda untuk meminta perpanjangan waktu satu bulan, Apa anda bisa menjamin dan berjanji akan melunasi semuanya dalam waktu satu bulan itu" sambil terus memperhatikan barang yang sudah setengah nya di bawa keluar oleh para suruhan nya.


"Saya akan memberikan sertifikat rumah ini jika saya melanggar perjanjian ini" bicara dengan lirih dan lemas sambil berlutut di depan lentenir itu.


"Ok, untuk kali Ini saya akan memberikan waktu kepada kalian 1bulan terhitung Dari hari inu, ini kesempatan trakhir kalian , jika waktu 1bulan belum bisa melunasi Saya akan Bawa semua barang ini, mengerti.!! sambil mendorong kedua orng tua Orlin yang masih berlutut.


Orlin yang melihat dari kejauhan itu tampak Tak Kuat menahan kesedihan orang tua nya itu, Orlin merasa tak bisa Berbuat Banyak Untuk mereka, Orlin yang sedang dalam pemikiran kacau nya, tiba tiba para tetangga kepo itu menghina keluarga nya.


"Hahaha, Dasar orang Miskin, kasian sekali hidup kalian, udah miskin banyak hutang" hahaha" beo ibu beti orang paling kepo


"apa tadi kalian denger , mereka menjaminkan rumah nya untuk melunasi hutang nya terus nanti mereka akan tinggal di kolong jembatan beserta para pemulung itu" hahaha" beo ibu fani yang ikut memberi hinaan.


"Hey para ibu ibu rempong , hidup kalian itu tak bisakah kalian untuk tidak menghina ayah dan ibu saya, rupanya kalian ini ingin saya menyiram kalian dengan Air comberan ini" Orlin datang dan membela kedua orng tua nya yang telah di hina oleh para tetangga, sambil menunjuk ke arah selokan yang tak jauh dari tempat orlin berdiri.


"Orlin apa kamu Baik - Baik saja ??" sahut Jasmin yang sendari tadi masih berdiri di dekat orlin , sudah mendengar percakapan para lentenir itu, dan Hinaan uang di lontarkan dari para ibu ibu kepo tadi.


"It's Ok jasmin, Aku baik - baik saja, ini Buktinya badan ku tampa ada satupun yang Hilang dari tubuh ku ini, hidung ku masih ada, tangan ini masih ada, kaki masih lengkap" sambil menyentuh hidung, meregangkan tangan dan lompat lompat kaki tak lupa dengan senyum manis ke arah jasmin.


"Kou Ini Lin, dalam situasi sperti ini saja kou masih bisa bercanda" ucap Jasmin dengan raut wajah kesal , karena Orlin seperti tidak merasa sakit hati setelah kejadian tadi.


"Hey Jasmin , sudah jangan Di buat Masam Wajah mu itu Jelek kaya emak emak tadi kalau mengkerut begitu.. Hahaha, Cepat sana pulang kerumah udah hampir sore nanti kamu di cariin ibumu" sambil mendorong jasmin yang masih memegang spedanya.


"Apaan sih Kou ini, aku cantik begini di samain kaya emak emak rempong tadi, Ya sudah lahh, aku pulang dulu ya Lin, kalo ada apa-apa kabarin aku yah" Sambil memasang muka Khawatir kepada temannya itu.

__ADS_1


"Iya sudah sana pergi" mendorong nya lagi untuk pergi.


Ssudah jasmin pergi Orlin sambil berjalan menghampiri kedua orang tuanya , dengan wajah yang sedih tak bisa di Pungkiri Semua yang di lihat tadi membuat hati orlin sangat pedih, dengan semua penderitaan ini dia tidak bisa berbuat apa-apa..


"Ibu , Ayah?? ayo bangun". sambil membantu ayah dan ibunya bangun , tadi mereka msih dalaam posisi duduk di lantai.


"Orlin, kamu sudah pulang nak" Lirih ayah


"Iya ayah aku sudah Pulang, ayo ayah masuk kedalam dan istirahat dulu ayah btuh istirahat, badan ayah belum sembuh" sambil membantu masuk ke dalam bersama sang ibu


"Iya ayah, seharusnya tadi ayah tidak ikut keluar , biar ayah istirahat saja di kamar". sahut nauren masih dalam mata yang bengkak akibat tadi menangis.


"engga papa bu, ayah baik-baik saja" sahut risman sambil merka berjalan ke kamar


"Nak kamu mau mandi dulu apa mau makan dulu, sayang?" tanya nauren kedapa sang anak


"Aku bereskan barang diluar dulu saja bu nanti aku mandi dan makan." jawab Orlin


"Kamu pasti capek nak, udah Biarin barang di luar mah nanti kita bereskan setelah kamu mandi dan makan" sambil memeluk anaknya.


"Gapapa bu, Biar nanti setelah selsai semua orlin bisa istirahat koq, Ayah istirahat dulu yahh Minum obat nya, aku mau beresin barang di luar". sambil ngasih obat dan Air minum kepada ayahnya.


"Terimakasih nak" lirih risman

__ADS_1


"iya yah". jawab Orlin


__ADS_2