Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
Bahagia


__ADS_3

Di tempat lain hari ini deril pulang ke rumahnya, memang deril jarang pulang ke rumahnya lebih banyak dia tinggal di apartemen milik nya, memang sengaja orang tua membelinya untuk hadiah ulang tahun deril pada saat itu deril masih duduk di bangku Kelas 1 Smp, deril pernah meminta kepada orng tuanya untuk membelikan apartemen untuk nya, karena deril yang meminta itu jadi orang tua membelinya pada saat itu masih ada papah deril dan papahnya bilang kamu mau apartemen tapi dengan syarat kamu tidak boleh menempati apartemen nya sampai kamu lulus dari Sekolah menengah pertama ini, jadi deril menurut saja sampai deril lulus Smp lalu dirinya meminta tinggal di apartemen yang sudah di beli orng tuanya sendari dulu.


karena ingin mandiri meskipun deril tau mamah nya di rumah pasti kesepian semenjak di tinggal papah nya tapi deril yang memiliki sifat dingin dan menyukai suasana sepi karena baginya di apartemen yang sepi itu membuat otak bisa bekerja lebih tenang apalagi akan di hadapkan ujian akhir semester 2 bulan lagi membuat nya harus semangat belajar agar dapat nilai terbaik di sekolah.


Tid tid... klakson deril


"Silahkan Tuan muda" satpam yang membukakan pintu gerbang untuk sang anak majikannya yang pulang seminggu sekali saat libur sekolah.


deril pun masuk langsung memalkirkan motor sportnya di garasi khusus motor , rumah ini memiliki 2 garasi yang luas satu untuk garasi mobil yang sudah terpalkir ada 5 mobil dan garasi untuk motor ada 5 motor yang ada di garasi tersebut.


Deril melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam rumahnya, tapi langkah deril terhenti karena sang mamah sudah menyambutnya mendekati deril.


"Wahh anak mamah yang tampan ini baru pulang dari sekolah ternyata" menghampiri deril yang masih memakai pakaian sekolah dan di sambut salam deril mencium tangan sang mamah


"Ah iya mah deril baru pulang langsung kesini" memeluk mamah dan mencium mamahnya.


"Ya sudah ayo masuk, kamu mandi ganti baju nanti makan , mamah tunggu di ruang makan ya sayang, mamah sudah siapkan masakan kesukaan kamu" sambil berjalan beiringan memasukin rumah nya.


"Ya sudah aku ke atas dulu ya mah, mau mandi dan ganti baju, nanti deril turun lagi kita makan" langsung bergegas naik ke lantai atas untuk membersihkan dirinya.


meskipun deril terlihat dingin dan datar tapi deril orang yang sangat hangat akan keluarga, semenjak papahnya meninggal deril bertekad untuk slalu membuat mamahnya bahagia dan akan menggantikan posisi mamah nya untuk memimpin perusahaan ayahnya dan akan meneruskan kepemimpinan dari salah satu rumah sakit besar yang sudah di dirikan sang ayah dengan nama nya sendiri, untuk perushaan itu perusahaan milik sang kakek yang di wariskan untuk mamah karena hanya mamah satu satunya anak kakek.


"Wahh harum sekali masakan mamah" Ucap deril yanh turun dari tangga mencium bau pasakan sang mamah, memang pasakan mamah tidak ada tandingannya , rasanya sudah menempel di lidah deril.

__ADS_1


"Aduhh Cepat sini , nih mamah masak Sup Iga dan udang saus padang tidak lupa juga nih kerupuk kesukaan kamu kerupuk udang, silahkan duduk disini" menarikkan kursi untuk deril duduk dan menyiapkan nasi beserta lauknya


"Wahhh , Enak skali, terimakasih mah" memeluk mamah yang sedang menyiapkan nasi untuk deril.


"Iya sayang, sudah cepat makan lah, habiskan biar kamu kenyang, mamah seminggu sekali masak untuk kamu jadi harus di habiskan yah" ucap sang mamah yang berjalan lalu duduk di kursi nya untuk memulai makan.


Sesudah makan mereka sedikit berbincang karena sang mamah jarang ketemu deril , karena deril sendiri yang bilang agar sang mamah tidak perlu datang setiap hari ke apartmennya .


"Gimana sayang dengan sekolahmu" tanya sang mamah.


"Hmm, lancar koq mah, 2 bulan lagi akan ujian" jawab deril


"Ohh, syukurlah , semoga kamu mendapatkan nilai terbaik di sekolah, ngmong-ngmong kamu akan kuliah di Universitas mana sayang , indonesia atau luar negri?" tanya sang mamah lagi.


"Ohh, gitu , mamah di tinggal lagi dong , bahkan dengan waktu yang sangat lama" lirih mamah


"Jangan sedih mah, kan ini semua demi kita , aku akan mengambil jurusan kedokteran untuk meneruskan Rumah sakit yang sudah papah rintis dari 0, tidak lucu kalo aku pemilik rumah sakit tapi aku sendiri bukan dokter jadi aku akan ambil itu dan aku juga akan ambil jurusan bisnis setlah lulus dari kedokteran agar aku bisa memimpin perusahaan mamah juga" jelas deril


"Ya ampun kamu tidak perlu secepat itu kamu bisa istirahat terlebih dulu setelah lulus dari kedokteran mamah juga masih sanggup memimpin perusahaan kakek" ucap mamah


"Tidak mah, sekarang biarkan deril yang bekerja dan mamah istirahat saja di rumah mendoakan deril agar deril slalu di berikan kelancaran dalam semua hal" ucap deril


"Mamah, slalu mendoakan mu sayang, mamah tidak ingin kamu kelelahan saja dengan mengambil dua jurusan itu". jelas sang mamah.

__ADS_1


"Tidak apa- apa mah, aku akan menyelesaikannya secepat mungkin nanti biar aku cepat pulang , aku juga akan pulang setiap libur semester".


"Baiklah, kamu belajar yang rajin biar cepat selesai dan kembali ke mamah" memeluk deril


"apaan sih mamah ini, Lulus SMA aja belum suruh cepat kembali. hahaha , lucu sekali mamah ini, ya sudah aku ke kamar dulu ya mah" erul terkekeh mendengar ucapan mamah dan melepaskan pelukan nya bergegas ke kamar untuk istirahat.


"Aissh anak ini, ya sudah baiklah istirahat sana" ucap mamah


Di kamar yang luar deril merebahkan tubuhnya di kasur empuk nya, meskipun jarang pulang tapi kamar ini terlihat rapih tidak membosankan kamar yang sendari kecil deril tempati mekipun deril jarang pulang pelayan tetap membersihkan setiap barang yang ada di kamar tersebut sehingga nampak kinclong terawat.


Deril memejamkan matanya , tapi bayangan orlin terlintas dalam pikiran nya, entah kenapa sosok orlin muncul dalam bayangan itu.


"Arrghhh gadis pendek itu kenapa ada dalam bayanganku, ini tidak benar" deril duduk dari tempat tidurnya sambil meremas kepalanya


"Dia memang cantik ketika tersenyum, hanya sedikit bodoh dan tuli , kenapa sih kamu itu manis sekali dan menggemaskan" tidak sajar berbicara sendiri.


"Arrghhh, Tidak Tidak aku tidak mengatakannya aku tidak mengatakanya, sungguh aku tidak menyukainya" menggelengkan kepalanya berharap bayangan senyum orlin itu hilang


Bukannya Hilang justru deril malah tersenyum sendiri membayangkan orlin apalagi seharian tadi dia bersama nya membuat deril sangat bahagia , meskipun bukan bahagia karena cinta tapi bahagia karena kebersamaannya tingkah lakunya yang membuat deril kesal dan senang secara bersamaan. sungguh ini tidak benar deril yang dingin bisa terpincut dengan orlin yang periang.


"Sudah lah Aku nontn tv saja dari pada membayangkan dia , sungguh kurang kerjaan sekali diriku ini" mengambil remot di nakas dekat tempat tidur, langsung menyalakan tvnya menontn film kartun Tom&jerry kartun kesukaannya sendari kecil , Tom&jerry yang tidak pernah akur slalu berbuat rusuh aksi kejar kejaran mereka.


#Ayo Siapa yang suka nontn tom&Jerry nih????????? 🤣

__ADS_1


__ADS_2