
Setelah di sepakati akhirnya grup band deril erul dan ketiga temannya memutuskan untuk mencari vokalis cewek yang akan ikut bernyanyi di acara perpisahan nanti, ya Mereka akan berenam yang akan menjadi grup band di sekolah nya yaitu deril, erul, gabriel, samuel, daniel nah masing -masing dari mereka memainkan alat musik, maka dari itu membutuhkan vokalis cewek untuk bernyanyi.
"Gimana nih, waktu tinggal kurang dari dua minggu, tapi kita belum nemu yang pas untuk jadi vokalis di group ban kami" Ucap erul kepada Mereka yang semua kumpul untuk berunding
"Hmm cari aja adik kelas kita, ya kali dari mereka ada yang mau dan suaranya bagus" ucap gabriel.
"Iya rul kamu kan wakil osis dulu, cari data dari para adik kelas kita pasti akan lebih mudah siapa yang berbakat nyanyi" ucap samuel yang menyetujui saran daei gabriel
"Benar juga , kita coba aja siapa yang ikut bernyanyi solo untuk di perpisahan nanti bisa kita datangi, karena mereka pasti sudah mendaftarkan diri dan mereka sudah mengirim vidio mereka" Ucap erul akhirnya dapat solusi juga
"Nah itu dia, coba aja kamu seleksi nanti mana tau ada yang cocok ya kan ril" ucap daniel kepada deril
"Ya" singkat dan jelas
"Ihh, jangan tanya pria kaku itu dia mah ya ya aja, heran aku kenapa ada manusia seperti dia yang datar kaya telenan" ucap erul melihat deril yang sendari tadi hanya diam ntah menyimak atau tidak pembicaraan mereka
"Hahaha, sudah lahh dia emang gitu kan, yang pntng kita dapat dulu vokalis cewek biar cepat berlatih agar nanti penampilan kita sempurna" gabriel menengahi agar mereka tidak berdebat
"Ahh baiklah, besok akan aku cari" ucap erul
"Ya sudah kita pulang dulu ya rul nanti kabarin aja kalo sudah dapat vokalis cewek nya, biar kita atur jadwal latihan" samuel berdiri dari duduknya di susul gabriel dan daniel
"Ya sudah kalian pulang duluan aja, nanti kita bahas lagi kalo memang sudah ada atau belum adanya" ucap erul
"Ya baiklah, kalian hubungi kami aja nanti" sambil berjabat tangan dan pergi dari sana
"Aku juga mau pergi duluan" Deril berdiri dari duduknya
"Ehh tunggu dulu, kamu mau kemana sih ril" menyusul deril
"Ya mau pulang lah, mau kemana lagi" hawab deril
"Ya kali aja kamu mau kemana gitu, ya sudah lah kalo emang kamu mau pulang, sana pulang" kesel erul tanpa di jawab deril sudah berlalu dari sana meninggalkan erul sendiri.
"Dasar, kalo lu bukan temen gue udah gue gibeng lu ril" Kesal erul sambil menggerakkan tangan seolah ingin memukul deril
__ADS_1
Di kelas lain orlin dan jasmin setelah mereka selesai belajar, karena memang sedikit bebas jadi ada beberapa mata pelajaran kosong karena mendekati hari perpisahan jadi para guru meluangkan waktu untuk para siswa berlatih.
"Lin kita liat yang lain latihan yu, lagian kita kerja masuk siang juga , ini masih jam 11" melihat jam tangan nya.
"Ogah, mending duduk di kelas membaca novel" tolak orlin
"Ihh, ayo lahh pasti mereka seru latihan, masa sih kamu hanya di kelas aja duduk ga asik ahh" kesal jasmin yang duduk kembali di kursi sebelah orlin
"Lahh, kenapa ga pergi sendiri aja sana, aku lagi asik baca novel tanggung lagi seru" ucap orlin yang menatap layar ponsel nya
"Lagian apa bagusnya sih baca novel, kan banyak halu nya" ucap jasmin memutar bola mata nya.
"Ya kali aja jadi nyata, siapa tau kan dari kehaluan belaka bisa jadi nyata, ya seperti aku baca ini" ucap orlin
"Emang kamu baca novel apa sih?" penasaran.
"Ini noh, Perjalanan Hidup gadis periang, Bisa jadi kan aku sekarang begini suatu saat nanti aku bisa sukses" jelas orlin
"Ya ya ya, terserah kamu aja, yang banyak halu juga ga baik loh lin, mending yang nyata nyata aja yang kita jalani" ucap jasmin
"Iya emang aku lagi jalani hidupku, aku lagi terinspirasi aja dari beberapa novel yang aku baca jadi yang baik aku ambil yang buruk aku buang"
"Hey mau kemana kamu??" Teriak orlin
"Ke laut" jawab jasmin tanpa menoleh
"Hahaha, Dasar tuh anak, Ahh aku lebih suka bersantai daripada melihat mereka berlatih" gerutu orlin sambil menaikkan kakinya ke kursi di sebelah.
Jasmin keluar dari kelasnya meninggalkan orlin yang masih di dalam kelas, jasmin berjalan ingin melihat yang lagi pada latihan, tapi pandangan orlin melihat ke arah erul yang tak jauh dari sana terlihat seperti kesal kepada seseorang, jasmin memutuskan untuk menghampiri erul dan bertanya.
"Kak sedang apa disini?" tanya jasmin sambil melihat sekeliling tidak ada orang.
"Ohh jasmin , bikin kaget aja kirain siapa" sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
"Kak erul kenapa ,kelihatannya sedang kesal" tanya jasmin lagi
__ADS_1
"Ahh tidak tadi hanya meregangkan tangan nya saja ,iya benar meregangkan tangan dan badan" sambil memeraktekan seolah olahraga peregangan.
"Ohh, gitu baiklah kirain kenapa" ucap jasmin
"Ohh iya jasmin kakak bisa minta tolong ga?" tanya erul
"Emang Minta tolong apaan kak?" jasmin bertanya balik
"Gini, kakak dan teman-teman sedang mencari vokalis wanita untuk bernyanyi bersama grup band nya kakak buat acara perpisahan nanti, barang kali kamu atau teman sekelas kamu ada yang punya suara bagus yang cocok untuk menjadi bagian dari grup kami bisa tolong kasih tau kakak ya"
"Hmm, Suara yang bagus ya kak? Kalo aku sih ga bagus banget dan ga cocok juga, siapa ya" sambil berfikir siapa yang cocok kira-kira.
"Iya nanti berlatih dulu koq sebelum tampil" ucap erul
"Aku ga punya keberanian , ahh aku tau gimana kalo Orlin aja kak" Ketika menemukan siapa orang nya dengan antusian ia menawarkan teman nya yaitu orlin
"Orlin?" beo erul
"Ya , suara dia bagus kak, pas dulu perpisahan di smp dia yang ikut menampilkan bakat nyanyinya yang memang suaranya beuhh enak bener kak, aku sangat yaqin kakak pasti suka"
"Boleh juga, dimana orlin? Biasa nya kalian seperti ban motor yang berdua terus" sambil melihat memang sendari tadi tidak liat orlin
"Ahh itu, aku kesal sama dia , aku ajak liat yang latihan dia nya males memilih membaca noveltoon" memanyunkan bibirnya
"Noveltoon? Apaan itu" tanya erul
"Ya itu aplikasi di playstore untuk kita membaca novel , bisa menulis karya cukup di Hp tanpa perlu mencoret di my diary seperti jaman dulu" mengingat memang dulu kalo mau bikin cerita slalu di buku dairy, ya kali ini bisa kalian curahkan dan menjadikan cerita itu sebuah karya novel yang akan di liat banyak orang
"Ohh, gitu, orlin punya hp yah?" karena setau erul orlin tidak punya hp
"dia punya ,pas Ulang tahun kemarin di beri hadiah orang tuanya hp" jelas jasmin
"Kalo gitu boleh aku minta no telponya orlin ga?" tanya erul meminta no telpon orlin
"Boleh koq kak, ini no nya........." menyebutkan 12 angka nomber telpon orlin.
__ADS_1
"Ok , aku nanti hubungi dia ya kali aja mau di ajak jadi vokalis cewek bersama kami"ucap erul
"Ya kak, ya sudah aku kesana dulu ya kak mau lihat yang latihan karena nanti siang aku dan orlin bekerja" jelas jasmin yang pamitan pergi melihat yang sedang berlatih.