Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
Di sekolah


__ADS_3

Di Pagi hari, seperti biasa Orlin berangkat ke sekolah menggunakan sepeda nya bersama Jasmin, karena di sekolah sebentar lagi Akan di hadapkan oleh Ujian Nasion/Ujian Akhir sekolah dan mereka akan masuk ke (SMA) , sebgian anak senang karena mereka akan masuk sekolah SMA tapi Orlin masih bingung dengan sekolah nya karena satu hal yaitu Biaya, akan sangat mengeluarkan banyak biaya jika masuk sekolah SMA sedangkan untuk makan sehari - hari saja pas-pas an.


"Selama Pagi Anak - Anak" Sapa Ibu guru


"Pagi bu...." Sapa serempak murid


"Hari ini ada Pengumumam yang sangat penting, Minggu depan kalian akan di hadapkan Oleh Ujian akhir Sekolah, Ibu minta kalian semua Fokus belajar untuk mempersiapkan semuanya agar kalian dapat Lulus dengan nilai yang memuaskan". ibu Guru Menyampaikan pada anak murid nya.


"Wah kita akan memasuki Ujian akhir sekolah dan kita sebentar lagi akan meninggalkan sekolah ini" Gumam Orlin


"Iya Lin, kita akan keluar dari sekolah ini dan kita akan lanjut ke SMA , wah aku tak bisa membyangkan gimana nanti di sekolah SMA pasti sangat menyenangkan" sahut Jasmin


"Iya jasmin pasti sangat menyenangkan dan Nanti kamu akan bnyak teman baru disana pasti akan lebih seru lagi". sambil menoleh ke arah jasmin


"Kamu akan masuk SMA mana Nanti Lin?, aku akan ikut bersama mu" tanya Jasmin


"Hmm, aku belum tau kemana nanti aku melangkah, Aku ingin mebantu orang tua ku Jasmin, mereka sangat membutuhkan ku" jwab orlin dengan raut wajah masam


"Kamu Mau bekerja? kamu masih di bawah Umur Orlin kamu ga bisa bekerja dengan Umur mu yang msih 15tahun dan kamu baru Lulus sekolah Menengah pertama, nanti klo kamu Udah Lulus SMa baru kmu bisa Bekerja membantu orang tua mu bahkan bisa sambil Kuliah nanti" terang Jasmin memberikan pengertian pada Orlin.


"Ntah lah jasmin aku juga tidak tau, karena orang tua ku tetep memksa aku harus Lanjut sekolah, tapi aku melihat mereka sungguh kasihan mereka" dengan mata berkaca-kaca


"Kamu Yang sabar yah Orlin , orang tua mu benar kamu harus melanjutkan sekolah biar nanti kamu bisa membantu mereka setelah keluar nanti" sambil memeluk Orlin yang sedang sedih


"Hehe, sudah ahh kamu ini bahas Itu, jadinya aku mellow gini kan , yang jelas gimana nanti saja lahh, yang harus sekarang kita lakuin adalah belajar agar kita bisa Menjawab semua pertanyataan di kertas uJian nanti iya Kan" sambil mendongkak dan menghapus air mata yang sedikit keluar


"Ihh kamu itu yahh, Iya udah yang penting kita LuLus dulu di sekolah menengah pertama ini" dengan melepaskan pelukan nya


Bel istirahat pun Berbunyi, semua Murid berhamburan keluar kelas dan pergi ke kantin untuk makan, tapi Teman Orlin yang julid itu langsung mendekati orlin yang sedang makan kotak bekalnya.

__ADS_1


"Hey Orlin Hari ini bawa bekal apa? pasti bawa Nasi goreng Polos itu". hahaha" ejek teman yang julid itu


"Ohh, sayangnya aku tidak sedang bernafsu makan nasi polos itu yah, sekarang aku bawa dengdeng Sapi, Ini liat apa kalian mau mencicipinya" sambil menyedokkan tempe kearah teman nya


"Hahaha, Liat gais, Orlin sekarang ada peningkatan , dia bawa bekal nasi putih dengan tempe, yang lebih parahnya Tempe itu di samain sama Dengdeng. Hahaha" sahut teman julid


"Biarin tohh ini Tempe juga sama kaya dengdeng, daripada kalian semua penasaran coba aja cicipin" sambil mengunyah nasinya


"Ogah Gue nyicipin tempe begitu, kasian sekali kamu ingin dengden tapi tidak mampu membeli jadi bikin tempe Bumbu" hahaha"


"Iya Memang aku ga mampu beli sapi, aku Cuma Mampu beli daging sapinya. Hahaha, coba kalian Liat ini apa, apa ini tempe?" sambil ngambil daging sapi yang sama dengan tempe di potong pake tangan, sehingga bisa membedakan mana tempe dan mana daging sapi, karena Orlin memasukkan tempe ke dalam bumbu Dengdeng beserta daging sapi nya, jadi tempe itu ikut kerendem bumbum dengdeng sapi ya seolah olah sama seperti daging sapi. hihi 😅


"Sialan , Mana mungkin kamu bisa beli daging sapi orlin, apakah kamu habis ngerampok di warung nasi?" sambil mentap tajam ke arah orlin


"Jangan seenak nya kalo ngmong, kalo kalian mau, bisa mencicipinya di jamin halal bukan barang curian, kalo kalian ga mau jangan berdiri dan menatap kami seperti itu, bisa-bisa air liur mu banjir menetes" Hahaha" Jawab orlin dengan tatapan santai nya.


"Hahaha, kamu bisa aja ngusir mereka Lin?" sahut jasmin melihat cara halus mengusir mereka.


"Itu ga seberapa lagi pula aku ga perduli mereka menghinaku karena itu terlihat nyata di depan mereka" Lirih Orlin


"Apa kamu baik-baik saja?" melihat ke arah orlin


"Aku baik-baik saja, Ayo ini cepat kamu makan juga dengdeng sapi buatan aku, enak dan halal loh" sambil berkedip ke arah jasmin


"Hahaha, kamu ini Lin, ya sudah sini aku cicipin yah pasakan kamu , yaqin nih ga di kasih racun kan" Canda jasmin ke Orlin


"kalo aku kasih racun di pasakan ku ini. aku sudah mati detik ini juga dan nanti aku datang getayangan ke rumah mu mau". wkwkwk


"Busyett ngeri amat sih Lin ngmong nya" sambil menatap masam ke arah Orlin

__ADS_1


"Hahaha. aku bercanda koq" mencubit hidung jasmin


Mereka Berdua tertawa terbahak-bahak dengan kekonyolan mereka..


akhirnya Jam pulang sekolahpun berbunyi, Orlin dan Jasmin pulang ke rumah dengan sepedanya , kemudian mereka melihat seorang Ibu membawa 2 keranjang sayuran nampak kelelahan dan duduk di pinggir jalan, Orlin pun mendekati ibu itu untuk membantunya.


citttt...


sepeda orlin Berhenti tepat di depan ibu yang sedang membawa belanjaan nya.


"permisi bu, apa ibu sedang menunggu seseorang?" tanya Orlin sambil mendekati ibu itu dan duduk di sebelahnya


"Iya nak, sebenarnya ibu sedang nunggu jemputan , berhubung tadi jemputan ibu tiba-tiba motor nya kempes jadi dia ga bisa jemput kesini , ibu nunggu ojek yang lewat tapi ga ada satupun ojek lewat di sekitaran sini" jawab ibu sari


"Ohh , gitu yah, Bolehkah aku membantu ibu untuk mengatar kerumah? tapi maaf hanya bisa pake sepeda ini" tanya Orlin sambil menunjuk sepedanya


"Hmm, sebenrnya ibu tidak masalah nak meskipun pake sepeda , karena ibu sudah capek berjalan jauh daripasar ke rumah belum sampe ke rumah ibu sudah kelelahan begini, tapi ibu takut merepotkan kamu nak?" lirik ibu sari


"Aku tidak Kerepotan koq lagi pula aku masih bisa Memboceng ibu dengan goesan sepeda cantikku ini" sambil mendekat ke sepeda da menepuk tempat duduk nya.


"Terimkasih nak, kamu sudah mau menolong ibu, ibu akan ikut pake sepeda cantikmu Ini".


"Jasmin, kamu Pulang duluan aja yah, aku antar ibu....


"Ibu sari, nama Saya sari" sahut ibu sari


"Yahh, ibu sari , ya itu maksudku" menoleh ke arah jasmin untuk memintanya pulang duluan


"Ohh ya sudah aku pulang duluan ya Lin, nanti kamu hati - hati pulang nya" jawab Jasmin.

__ADS_1


__ADS_2