Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
Ulat Bulu


__ADS_3

Tepat hari ini adalah hari ulang tahun orlin yang ke 17 tahun dimana setiap kali hari bahagia ini tiba , keluarga orlin makan bersama di meja makan yang berada di rumahnya, sang Ibunda yang membuat Tumpeng untuk merayakan ulang tahun orlin, orlin tidak ingin hadiah atau pun kado saat hari spesial ini tiba orlin hanya menginginkan kehangatan keluarganya dengan acara bikin tumpeng seperti ini sudah sangat Bahagia bagi orlin , karena kedua orang tua nya begitu menyayanginya.


Sepulang sekolah Orlin seperti biasa Pergi ke tempat kerja bersama Jasmin karena jasmin juga ikut bekerja bersama Orlin di rumah makan Bu susi mereka berdua sebagai pelayan disana, Jasmin sengaja tidak mengucapkan Selamat ulang tahun karena jasmin akan di undang ke rumah orlin untuk makan malam bersama sebagai teman yang merayakan hari spesial sahabat nya itu, Ibu nauren yang meminta agar tutupmulut dulu, karena ibu nauren juga hari ini akan pergi kepasar untuk memberi persiapan buat nanti malam tak lupa juga dengan hadiah yang akan orang tuanya berikan kepada Orlin.


Saat jasmin datang ke rumah orlin untuk pergi kesekolah dimana orlin masih belum keluar kamar, ibu nauren berbisik kepada Jasmin agar tutup Mulut terlebih dulu biarkan dia menganggap kami lupa atau memang dia yang lupa dengan hari ini.


"Asslamualaikum Lin, Orlin" sapa salam jasmin yang langsung menuju pintu rumah yang rerbuka lebar tapi tidak ada orang disana.


"Iya Tunggu Sebentar" Ucap Ibu nauren yang berjalan menuju pintu


"Ahh ibu, Orlin nya sudah siap belum bu?" Tanya Jasmin yang mencium tangan bu nauren.


"Hmm, mungkin bentar lagi dia keluar , tadi sudah sarapan masuk kamar , tidak tau mau apa. silahkan masuk duduk dulu jasmin" ucap bu nauren


"Baik lahh, Aku tunggu disini saja" ucap Jasmin yang langsung duduk di Kursi Luar yang berada di luar rumah dekat dengan pintu


"Ohh, yah jasmin ,ibu hampir lupa, kamu Pasti tau kan hari ini hari spesial buat Orlin" tanya bu nauren


"Iya bu, Maka dari itu aku mau mengucapkan selamat dan mau kasih hadiah yang sudah aku bawa di tas" jelas jasmin.


"Sssstttt... Jangan di berikan sekarang dan jangan juga mengucapkan Ulang tahun sekarang" sambil menoleh ke dalam rumah takut orlin sudah keluar kamar dan mendengar ucapan mereka.


"Emang Kenapa bu?" bingung jasmin.


"kita akan kasih kejutan , jadi kamu bersikap biasa saja hari ini, Ibu hari ini akan kepasar dan akan masak banyak, nanti malam kamu makan disini plng kerja. Gimana" ajak bu nauren.


"Wahh wahhh jadi akan ada kejutan nanti malam, baik lahh aku akan datang dan makan banyak disini" dengan senang menymbut tawaran ibu nauren

__ADS_1


"ya sudah , tuh orlin sudah keluar kamar, awas jangan keceplosan yah" jelas bu nauren.


"Ok Siapp, Aman pkonya bu" ucap jasmin.


"Aduh Sorry nungguin lama, aku habis Boker dulu tadi" Sambil memegangi perut nya.


"iya sudah ayo kita berangkat , nanti aku ga mau kena hukuman gara-gara kamu" ucap jasmin


"Yaelah, telat dikit mh ga apa kali, kan kita bareng -bareng di hukum" terkekeh sambil berlalu.


Setelah Sampai di sekolah orlin dan jasmin masuk ke kelas untuk mengikuti pembelajaran hari ini, karena 2bulan yang akan datang kakak kelas mereka akan melakukan ujian akhir sekolah nya ya jadi untuk para adik kelas akan di hadapkan ujian akhir 1 bulan yang akan datang.


"Ga terasa yah kita sudah mau ujian akhir saja" ucap orlin yang sedang membereskan bukunya.


"Iya Lin benar kita akan cepat naik kelas, aku jadi penasaran kita akan masuk kelas mana nanti" sambil menopang tangan di dagu nya.


"ya itu gimana kemampuan kita jika kita masuk kelas Ipa ya mungkin kita memang lebih menguasai pelajar tersebut dan kita akan di asah lebih dalam lagi materi itu" jwlas orlin


"Hmm, kalo aku sih ya jalani aja , mungkin dengan unsur ketidak sengajaan itulah yang akan membentuk jati diri kita kedepannya" terang orlin smbil menatap jasmin.


"kou ini, bicara jati diri, sudah seperti orang dewasa aja" ucap jasmin menyunggingkan bibirnya.


"Yaelah, kita ini sudah dewasa kali , hanya Bukan dewasa untuk hal hal yang tanda kutip, tapi kita ini sekolah kan emang untuk mencari ilmu dan ilmu itu akan kita terapkan setelah bekerja nanti ya itu yang di namakan mencari jati diri" jelaa orlin


"Wahh ternyata temanku ini pintar juga berbicara yah, sungguh luar biasa" Terkekeh


"Lahh gue pintar dari lahir , jangan salah, sudah ayo kita istirahat dulu lapar nih perut" ajak orlin

__ADS_1


"Lahh Gue?? Tumben amat ini anak ngmong ala betawi". Sambil berdiri mengikuti orlin


"Lah emng gue dari betawi, hanya saja aku rasa tidak sopan jika bercakap gue lue gue lue"


"Benar juga meskipun kita dari betawi tapi bukan berarti kita ikuti cara bicara mereka , orang tua kita juga mengajarkan untuk sopan kepada semua orang"


"Nah itu dia, emang sih sudah biasa bagi orang jakarta ngmong seperti itu"


setelah sampai di kantin sekolah, terlihat memang kantin tersebut penuh , orlin dan jasmin memesan terlebih dulu, soal tempat duduk jika tidak ada di bangku kantin bisa duduk di rerumputan sekitaran kantin.


"Lin kita duduk dimana , liat kursinya sudah penuh semua , ternyata kita terlambat kekantin" jasmin yang melihat tempat di sekeliling kantin


"Sudah ayo pesan saja mkananya, kita duduk di rumput yang sana saja" Orlin menunjuk tempat dimana ada rumput yang deket pohon besar sejuk dan enak untuk makan .


"Kamu yaqin duduk disana, nanti takut ada ulet bulu nah kita akan gatal - gatal nanti" ucap jasmin yang melihat pohon mangga nya cukup besar dan lebat.


"Daripada kita berdiri kaya binatang , masa iya makan sambil berdiri, lagian mana ada ulat yang akan deketin kita, Pria pun tidak ada yang mau dekat dengan kita" orlin Terkekeh sendiri


"Apaan sih, koq jadi ke pria bahas nya" jasmin kebingungan dengan penjelasan orlin.


"Iya kan katamu takut ulat bulu, kan biasanya julukan ulat bulu itu untuk para pelakor, lah kita pacar aja ga punya ya pasti ga bakalan ada ulat bulu yang deketin kita, Hahaha" tertawa terbahak


"Ye kou ini. aku serius bukan maksudku seperti itu, ulat bulu yang ku maksud ya binatang" jelas jasmin.


"Sudah lah ayo kita duduk disana, kita makan disana saja, jangan mikirin ulat bulu dan sejenisnya" menggandeng tangan jasmin yang sedang membawa baso dan air minum.


"pelan-pelan dong , liat ini nanti tumpah kena tubuhku bagaimana, nanti aku keriput" ucap jasmin

__ADS_1


"Biarin keriput itukan bagus jadi tubuhmu akan berbeda dengan yang sekarang. hahaha"


Setelah mereka menghabiskan makanan di bawah pohon mangga yang sejuk itu , mereka kembali masuk ke kelas nya untuk belajar , karena hari ini tidak ada kegiatan siang hari makan orlin dan jasmin pulang sekolah akan bekerja di tempat bu susi seperti biasa.


__ADS_2