
Suasana Pagi yang Cerah, Sang ayah keluar rumah dari jam 5 pagi setelah selesai melaksanakan ibadah , sang ayah langsung pergi berkeliling, Sang anak yang masih bersiap untuk pergi kesekolahnya tak sengaja pas Orlin mau keluar kamar , di luar terdengar suara ketukan pintu yang sangat keras membuat Orlin Kaget.
Tok Tok Tokkk
"Siapa Pagi pagi begini bertamu, baru juga pukul 7 pagi, tidak punya sopan santun sekali bertamu di jam segini" mergerutu sembari liat jam tangan nya.
sang ibupun membuka Pintu Rumah, sedikit kaget karna yang datang itu penagih hutang, karna kemarin belum bisa bayar jadi hari ini datang kembali untuk menagih nya
"Mana Sini Bayar, Jangan Janji Janji saja , kemarin Bilang hari ini mau bayar , Mana sini" dengam raut wajah marah
"Maaf kan Saya Tuan, S-Saya baru b-bisa bayar segini Dulu" sambil menyodorkan uang 100rb dengan sangat gemetar.
"Apaan Ini, Kou mau mempermainkan saya?? Dengan Bnyak Janji yang kou beri , saya ga mau tau pokoknya dalam Seminggu ini harus sudah Lunas hutang anda jika tidak saya akan membawa paksa barang di rumah ini, Mengertii!! "
Dengan berteriak sperti itu, sehingga mengundang para tetangga untuk melihat apa yang terjadi di rumah luar, mereka langsung berkerumun mendengarkan lentenir memarahi nouren, sangat kepo bukan ..
"I-Iya Tuan, InsyaAllah saya Akan usahakan" Lirih Nouren
"Heh, Naoure jangan seenaknya saja mau berhutang tapi tak mau membayar, Hutang mu diman mana gimana caranya kamu mau bayar, untuk makanmu saja masih ngutang di Warung. hahaha" Teriakan Tetangga
"Hahaha, Sungguh Kasian sekali Hidupmu Nauren , Mending kou Jual saja Rumah mu Untuk Membayar hutang hutangmu, lalu kamu tinggal di Kolong Jembatan beserta para Pemulung" hahaha. para tetangga terus menghina nouren.
__ADS_1
Namum Nauren tidak menanggapi hinaan para tetangga nya, ia berjalan masuk dengan raut sedih, sambil memikirkan gimana cara melunasi hutang yang tidak sedikit itu, ya hutang mereka 30juta pada lentenir tadi belum lagi pada lentenir yang lain nya yang tak kala banyak dari itu.
sedangkan di balik Kamar, Orlin sedang menangis Setelah menyaksikan keributan tadi yang di sebabkan dari para menagih hutang serta Hinaan dari para tetangga.
"Aku harus bisa membatu ayah dan ibu untuk melunasi hutang hutang mereka , kasian ayah dan ibu demi aku bisa sekolah ayah dan ibu sampai berhutang kesana kemari, aku berjanji ayah ibu kalo aku akan merubah air mata kesedihan kalian ini menjadi Air mata kebahagiaan di kemudian hari" bergumam dalam hati sambil menyeka air mata nya.
Orlin berjalan keluar Dengan Sedikit mata yang memerah akibat tangisan tadi, tp Orlin berusaha Untuk bisa Menyembunyikan kesedihan ini dari semua orang.
"Ibu, Aku berangkat sekolah Dulu ya bu" sambil berjalan keluar dari kamar
"Ohh, iya nak, kou tidak sapapan dulu sayang, ini uang jajan mu nak" sambil cepat merubah wajah sedih nya agar tak terlihat di depan anak nya, sambil ngasih uang 10rb.
"tapi sayang .."
sebelum selesai bicara, Orlin sudah pergi "Waalaikumsalam" Tersenyum ke arah sang anak yang langsung begegas pergi ke sekolah dengan sepedanya. bersama Jamin yang tadi pas Orlin keluar Rumah jasmin baru mau manggil Orlin tapi keburu Orlin Keluar jadi menunggu nya dan berangkat bersama.
Tepat jam 07.20 menit sampai di sekolah, masih ada Waktu 10menit untuk beristirahat setelah mengayunkan sepeda nya dan Orlin pun Sarpan dengan nasi goreng polos tanpa telor hanya Bumbu asin dan kecap saja, tapi tidak masalah untuk Orlin, masih bisa sarapan saja sudah sangat bersyukur.
"Hey liat , itu si Orlin dia makan nasi goreng polos begitu. hahaha itu seperti makanan Kucing , bahkan kucing pun tak mau menyentuk makanan polos begitu yang tidak ada Gijinya". hahaha" Ledek Teman
"Kasian sekali Kou Rupanya Orlin Setiap hari membawa bekal Nasi goreng polos seperti Itu, apa kou tidak bosen, Ohh iya lupa Kalo kamu itu Anak miskin mana bisa beli Telor apalagi ikan" Hahaha " Ledekan lagi dari teman yang lain
__ADS_1
"Hey Kalian semua jaga ucapan kalian , Seenaknya kalian Menghina Orlin, apa kalian mau aku laporkan ke guru biar kalian di bawa ke Ruang BP bertemu pak Harjun Hah?" Jasmin langsung berdiri Membela Orlin, sebelum dia membuka kotak makan nya sendiri.
"Sudahlah kalian itu pagi pagi begini sudah berteriak teriak tidak jelas, aku mau makan sama nasi goreng Polos atau hanya nasi saja pun ga ada masalah buat kalian, toh Yang makan aku, bukan kalian. Ohh apa kalian mau Mencicipi Nasi Goreng Polos ku ini yah" Tersenyum sambil menyodorkan nasi goreng yang di sendok ke arah mereka yang sudah menghinanya.
"Cih, aku!! makan nasi goreng mun itu bisa bisa aku masuk rumah sakit karna sakit perut , di dalam nasi goreng polos mu itu tidak ada gijinya, yang ada penyakit yang akan masuk ke tumbuhku" sambil kembali duduk ke tempat nya sendiri
"Sebelum kou memakan nasi goreng itu Pun , kou sudah penyakitan, Penyakit Hati" Dasar keong Racun , gumam Jasmin
Iya Jasmin adalah Sahabat Orlin sedari mereka kecil selalu main bersama , Rumah mereka pun berdekatan hanya beda Blok saja. Jasmin Orang yang selalu ada untuk Orlin , Dia juga orang yang tau kehidupan Orlin tapi dia tetap menyayangi Orlin dan selalu membela Orlin ketika dia Di hina teman teman nya meskpun Orlin Tidak pernah Menganggap mereka yang sudah menghinanya tapi Jasmin tau Bahwa temannya Ini berusaha Menyembunyikan Kesedihannya dengan tidak terlalu menanggapi mereka.
"Sudah lah jasmin jangan kamu anggap mereka, kalau kamu terus mejawab bukan hanya mereka saja yang penyakitan kamu juga nanti bakal penyakitan tensimu nanti tinggi 180Mmgh mau?" sambil terkekeh melihat wajah jasmim yang berubah masam
"Kou ini, aku kan sedang membelamu Orlin ,aku ga suka mereka menghina mu, mereka setiap hari selalu begitu kepadamu".
"Ya biarin saja mereka punya Mulut untuk bicara , punya mata untuk melihat, emang aku tiap hari bawa bekal seperti ini, tidak ada yang salah kan pada mereka?" sambil membuka kembali kotak makannya.
"hih, kou ini.. sudah lahh, Ohh iya Lin, Aku bawa Bekal nasi juga Sama telor dan nugget, kamu mau tidak?" sambil membuka kotak nasinya
"Tidak Jasmin kou makan saja Dan habiskan". sambil mengunyah makanam di mulut.
"Aku sengaja bawa telor dua, nungget empat , satu untukmu satu untukku" sambil meletakan telor ke kotak mkan orlin, "dan ini nuggetnya Kamu dua aku juga dua" sambil meletakkan nugget juga ke kotak makan nya orlin.
__ADS_1