Perjalanan Hidup Gadis Periang

Perjalanan Hidup Gadis Periang
bekerja


__ADS_3

Setelah sampai di Tempat kerja orlin langsung menemui bu susi dan segera mengganti pakaian nya dengan pakaian santai, tidak mungkin juga dia bekerja pakai seragam sekolah, nah hari ini juga orlin akan menanyakan tentang lowongan kerja buat jasmin , ya kali aja masih ada lowongan.


"Assalamualaikum" sapa orlin ketika sampai di rmh bu susi dan langsung mencium bu susi ketika bu susi menjawab slamnya.


"Waalaikumsalam, wah kamu sudah datang nak, cepat ganti dulu baju mu" memegangi pundak orlin yang lagi mencium tangan nya.


"Iya bu, orlin mau ganti baju dulu ya bu" uxap orlin sambil tersenyum ke bususi dan di balas anggukan oleh bususi.


"Bu boleh aku bertanya tidak?" tanya orlin yang langsung mendekati bususi yang sedang mencatat belanjaan.


"Hmm, boleh, memang mau tanya apa? silahkan duduk dulu" balik tanya ke orlin dan menyuruhnya duduk di depan meja nya.


"Terimakasih bu" langsung duduk di depan bu susi "Itu anu bu, hmm, maaf sebelum nya jika aku lancang, di sini ibu sedang membutuhkan karyawan lagi ga bu?" menundukan kepala nya karena memang orlin Sedikit sungkan mengingat dia baru disini.


"Hmm, memang siapa yang ingin bekerja disini Lin?" tanya Bu susi yang sedikit berfikir sambi mengetuk" pulpen didagunya.


"I-itu teman aku bu, ya mungkin ibu juga masih ingat yang sebelumnya pas kita pertama kali ketemu itu loh bu kan aku berdua bereng temanku" mengingatkan bu susi


"Ohh, yang itu, iya iya ibu ingat koq sama dia" langsung teringat dengan sosok jasmin.


"Iya bu, nah dia ingin bekerja juga bareng aku disini , itu juga kalo memang ada lowongan jika tidak ada juga tidak apa apa koq bu" ucap orlin


"Hmm, gini ya lin sebenrnya disini sudah ada tugasnya masing-masing, kan kamu kemarin liat orang orang di dapur, tapi jika mau di bisa kerja nanti setelah salah satu orang dapur cuti" mencoba menjelaskan kepada orlin


"Memang siapa yang mau cuti bu? maaf" tanya orlin.


"Bibi rani yang akan cuti minggu depan dia kan merawat anaknya yang lagi sakit, ya mungkin akan sedikit lama dia cuti, jika temanmu tidak keberatan dia bisa menggantikan bibi rani tapi ya maaf mungkin akan bekerja mencuci piring disini" jelas bu susi


"Ohh, gitu bu, iya aku akan tanya jasmin dulu, tapi setauku dia akan terima apapun pekerjaan nya selagi itu bersama ku disini" tersenyum ke bu susi


"Ya sudah nanti kamu bilang saja keteman mu, dia bisa langsung datang minggu depan untuk mulai bekerja" ucap bu susi


"Yang benar bu, langsung bekerja? " orlin kaget dengan yang d ucapkan bu susi jika jasmin bisa langsung bekerja.

__ADS_1


"Iya benar, tapi jika temanmu tidak mau kamu bilang sama ibu sebelum bibi rani pulang karena ibu akan mencarikan gantinya sementara" ucap Bu susi


"Terimakasih bu , aku akan bilang langsung ke jasmin , aku yaqin dia pasti menerima nya koq bu. tenang saja" ucap orlin.


"iya bagus kalo gitu, jadi ibu tidak susah mencari orang lagi" ucap bu susi yang langsung melanjutkan mencatatnya.


"Ya sudah aku balik kedepan dulu ya bu, maaf mengganggu waktu nya" ucap orlin yang langsung berdiri dan menundukkan kepala .


"Iya tidak apa-apa , sudah sana kamu kembali bekerja" menyuruh orlin kembali bekerja.


Hari semakin Gelap karena sudah jam 7 malam , seharusnya orlin sudah pulang dari jam 6 hanya saja warteg ini ramai pengunjung di waktu sore jadi orlin baru bisa pulang jam 7 malam, tapi itu semua tidak jadi masalah untuk orlin toh orlin menyukainya jika warung nasi bu susi ramai pengunjung begini.


"Alhmdulilah, sudah saatnya pulang dan istirahat" melihat jam tangan nya dan langsung mengambil tas nya.


"Kamu sudah mau pulang Lin?" tanya Bu susi.


"Iya bu, sudah tidak terlalu ramai juga jadi orlin akan pulang sebelum larut malam" jawab orlin menoleh kepada bu susi


"Iya , maaf yah jadi kamu telat pulang, ini kamu bawa buat ayah dan ibu mu" memberikan plastik berisi lauk pauk yang memang tiap hari orlin di kasih bu susi untuk di bawa pulang.


"Iya sama-sama, ah ini mah tidak seberapa, sudah sana pulang keburu malam" ucap bu susi yang menyuruh orlin cepat pulang.


"Ya sudah bu, Assslamualaikum" mencium tangan bususi.


"Waalaikumsalam" menymbut tangan orlin.


dan orlin pun pulang kerumahnya, untuk beristirhat setelah seharian beraktifitas rasanya ingin sekali merebahkan tubuhnya, setelah beberapa menit orlin mengayunkan sepedanya, sampai juga dia di rumahnya.


tok..tok..tok


"Assalamuaalikum" sapa orlin yang langsung di sambut ibu.


"Waalaikumsalam" membuka pintu dan tangan nya langsung di raih orlin untuk di cium.

__ADS_1


"Kamu sudah pulang nak, pasti sangat lelah, sudah sana kekamar bersihkan badan mu dan kita makan". memeluk putrinya dan menyuruhnya untuk bersihkan badan.


"Ah iya bu, aku ingin mandi dulu sudah pada lengket gini badan ku, bau lagi" mencium ketiaknya sendiri.


"ya sudah sana cepat mandi dulu" sampai di depan kamarnya orlin.


"Iya bu, aku mandi dulu, aihh aku lupa ,ini seperti biasa bu" langsung berbalik badan dan membuka tasnya untuk memberikan makanan yang tadi di bungkus oleh bu susi.


"Aduhh, tiap hari aja sih lin bu susi slalu membukusnya untuk kita" ucap bu nauren.


"Hmm. , iya Bu orlin juga sebernya merasa tidak enak, tapi mau gimana lagi menolak juga orlin rasa tidak enak takut tersinggung". jawab orlin.


"ya sudah kamu sampaikan terimaksih ibu untuk bususi nanti yah" sahut bu nauren.


"Ok deh" membetukakn tangan nya OK, sambil menutup pintu kamar.


seperti biasa di keluarga ini, setiap malam slalu makan malam bersaama di meja makan dengan lauk yang sudah di masak bu nauren dan yang di bawa orlin dari tempat kerjanya, jadi meja makan ini penuh dengan makanan yang mana harus habis karena tidak enak jika besok di panas kan lagi, lebih enak langsung di habiskan saja.


"Ini meja mkan penuh sekali menu makanan nya bu, apa ini orlin yang bawa" tanya ayah risman yang melihat meja makan penuh makanan.


"Iya ayah, ibu tadi hanya masak Tumis kangkung dan tempe tahu saja eh orlin bawa lagi banyak pula" sambil menata makanan di meja makan.


"Hmm, ini emang harus habis malam ini juga" tanya pak risman.


"Iya ayah kita harus habiskan semuanya" orlin yang langsung menyambar perkataan ayah nya itu dan mendekati meja makan.


"Emang kamu yang akan menghabiskan semuanya Lin" ucap ayah risman.


"Ya kita semua lah, kalo orlin sendiri nanti perut orlin bisa-bisa meledak karena kekenyangan" ucap orlin yang langsung mencium tangan ayah dan memeluknya.


"Ya kali aja anak ayah ini yang akan mengahabiskan semuanya" Tersenyum sambil mengusap kepala orlin.


"Ihh engga lah yah, ayo kita makan saja , Orlin sudah lapar dari tadi" langsung duduk di kursi meja makan dan mengambil nasinya.

__ADS_1


Setlah semua selsai makan, Orlin langsung masuk ke kamarnya untuk merebahkan tubuhnya yang dirasa sangat lelah hari ini, sampai tak terasa dia langsung tertidur pulas di kasur nya itu.


__ADS_2