
Sesampai di tempat latihan Musik mereka mendaftar menyewa ruangan untuk memulai latihannya. membayar 100rb dari orlin dan jasmin. alex hanya Diam mengikuti mereka, setelah mereka masuk keruangan yang memang untuk latihan musik jadi di ruangan tersebut ada berbagai macam alat musik.
"Pak kami mau sewa ruangan musik untuk kami latihan. berapa ya pak?" tanya orlin
"Iya boleh silahkan , disini perjam 100rb kalian bisa menggunakan alat musik sesuka kalian" ucap penjaga studio tersebut.
"Ini pak kami akan menyewanya 1jam kedepan, terimakasih" memberikan uang ke penjaga tersebut.
"Silahkan" mempersilahkan masuk keruangan musik.
"Wahhh ini lengkap banget yah disini, keren" melihat takjub alat musik di ruangan tersebut yang memang sangat lengkap sampe biola , gendang, angklung juga ada diruangan itu.
"Ini biasa saja, sama seperti ruangan musik di rumah saya" berjalan mendekati gitar untuk bersiap
"lantas jika di rumahmu ada kenapa ga dirumah mu saja kita latihan" ucap orlin
"Ogah.. memang kalian mau bayar 2x lipat sewanya dari sini?" ucap alex.
"Dasar yah kamu itu kalo ga mau ajak kita ya jangan ngmong , ini aja kamu ga mau patungan mau gratisan aja" sindir Olin.
"Kalian yang butuh saya, Harusnya kalian berterima kasih karena saya yang akan mengiringi kalian nyanyi" ucap alex
"Sudah , sudah . ayo kita mulai saja jangan ribut begini nanti waktu kita habis sia - sia, sebelum kita latihan" ucap jasmin menengahi mereka yang sedikit ribut.
"Ya sudah kalian mau nyanyi lagu apa?" tanya Alex.
"Semua tentang Kita" ucap orlin dan jasmin bersamaan.
"Ok baik lah" ucap alex memulai memetikkan gitarnya.
Mereka Memulai Latihan Dengan sangat Khusu, karenan lagu dan pengahayatan lagunya itu membuat mereka mengenang kembali masa - masa Putih biru itu. tak terasa waktu 1jam itu sudah habis dan mereka telah selesai latihan.
"Selsai juga tak terasa yah" ucap jasmin
"iya Rasanya cepet skali" jawab orlin
"Sudah yah, aku mau pulang dan ini adalah latihan pertama dan trakhir kita, aku sibuk jadi kalian persiapkan saja untuk tampil nanti" ucap alex yang langsung berlalu pergi.
"Aneh , ada yah pria seperti dia itu" ucap orlin.
"ahh sudah jangan dianggap, kita sudah latihan bersama saja sudah sngat bersyukur kan kita sudah bisa dan pas dengan musik yang di iringi alex tadi" jelas jasmin.
__ADS_1
"ya sudah lah kita mau kemana dulu nih, masih jam 10 , masih ada waktu 2jam untuk aku bekerja" Orlin Melihat jam tangannya.
"Kita jalan-jalan aja yu, ke taman kan banyak bunga yang seger-seger disana jadi kita bisa menghirup udara seger disana lagian ini masih pagi juga belum terlalu panas" ajak jasmin.
"Ok lah. ayo"
Mereka bergegas mengayunka sepedanya ke arah taman yang tak jauh dari tempat tadi, karena taman nya yang indah jadi banyak pengunjung yang main disekitaran sana banyak juga anak kecil yang main karena di dekat taman itu ada taman kanak - kanak juga .
"Huffft.. kita Sampai juga" Orlin dan jasmin memalkirkan sepedanya di tempat palkir.
Tak berapa lama Sepeda Motor ikut palkir juga di sebelah sepedanya orlin, saat pengemudi itu membukakan helm nya ternyata Erul yang datang ke taman itu dususul kemudian oleh Deril tapi deril langsung duduk di kursi taman tidak menghiraukan keberadaan orlin dan jasmin.
"Wahh kebetulan sekali , hallo orlin, apa kabar" membuka Helm dan turun dari motornya dan mengulurkan tangan nya.
"Alhamdulilah Baik kak, Kakak apa kabar?" membalaas mengulurkan tangan nya juga.
"Alhmdulilah kakak juga baik Lin" Tersenyum ke arah Orlin
"Khmm.." dehem Jasmin yang dari tadi dincuekin.
"Ohh iya kak, ini kenalin Jasmin temen orlin" Ucap orlin memperkenalkan jasmin.
"Jasmin" membalas uluran tangan nya juga.
"ngmong - ngmong kalian kesini mau main apa memang lagi ada acra?" tanya Erul.
"Engga kak kami kesini memang ingin main saja" jawab orlin.
"Kalo gitu kita bareng saja , kakak juga disini Mau main saja dan disini ada makanan enak loh ,kalian pasti belum makan, gimana kalo kita mkan" ajak Erul
"E-engga kak kami sudah makan, iya kan Jasmin" menyenggol jasmin agar mengiyakan ucapan orlin.
"Eh I-iya kak kami sudah mkan tadi sehabis latihan" bohong jasmin.
"Emang kalian habis latihan Apa? bukannya kalian sudah kelulusan yah?" tanya erul
"kami hanya latihan biasa untuk acara perpishan nanti" jawab orlin
"Wahh kalian akan tampil yah di acara perpisahan kalian nanti" Tanya erul
"Iya kami hanya ingin membuat momen indah selepas dari sekolah , itu saja". jawab jasmin.
__ADS_1
"Kita duduk aja Yuk masa kita ngobrol di palkiran gini, nah tuh si deril malah udah duduk duluan dia" Melihat Deril yang memang sudah duduk di bangku taman sambil bermain ponsel.
"Temen kakak itu cuek bnget yah masa kita ngbrol dia lngsung ninggalin gitu aja" ucap jasmin yang langsung di senggol sama orlin.
"Sssttt, ga boleh gitu" di senggol orlin
"gapapa kali Lin ,emang dia mh gitu orang nya , cuek sama Orang tapi baik koq orang nya jika kita sudah mengenal dia , ayo kita kesana aja" Ajak erul.
"Ehh Deril, kamu itu gimna sih main ninggalin aja, kenalan dulu noh sama temen orlin" mendekati ke arah deril
"Kenalin kak aku jasmin" mengulurukan tangan nya.
"Deril" sambil merespon uluran tangan nya juga dengan sikap so cuek nya itu.
"Hey Kamu, Gimana , sudah ada untuk ganti rugi yang kemarin ?" tanya Deril menatap tajam ke orlin.
"A-aku sebernya sudah ada kak, hanya aku belum sempat ketemu kakak, aku hanya bawa uang 200rb , ini uang nya , nanti sisa nya insyaAllah kalo kita ketemu lagi". Ucap orlin sambil menyodorkan uang 200rb dengan pecahan 5rb'n 40lembar memang harusnya 60lembar berhubung hanya ada segitu yang sekarang orlin pegang dan itu semua karena memang syarat nya harus seperti itu jadi orlin menabung dari sisa uang jajan nya.
"Ok baik lah , ini masukkan ke dalam amplop tiap amplop di isi uang 5rb" mengambil amplop kosong di dalam ransel nya da di kasihkan ke orlin.
"Kamu mau ngapain sih deril, Aku kira kamu ga seriuss untuk meminta ganti rugi kepada orlin?" tanya erul dan tidak di jawab deril
"Kamu sebenarnya ada maslah apa sih lin koq sampe harus ganti rugi segala" tanya jasmin kepada orlin
"Aku kan wktu itu kecelakaan kecil nabrak motor ka deril ya memang aku yang slah waktu itu jadi aku harus ganti rugi untuk memperbaiki plat nomber yang penyok" jelas orlin. "sudah cepat bantu aku masukin semua uang ini" menyerahkan beberapa amplop kosong untuk meminta bantuan kepada jasmin
"Iya , Iya" membantu orlin
"Ini kak sudah semua di masukkan" menyerahkan amplop yang sudah di isi uang 5rb'an.
"Masukkin lagi Ini uang kedalam amplop tersebut" menyerahkan 40lembar uang 20rb'n kepada orlin membuat orlin jasmin dan erul kebingungan maksud nya apa sih ini semua.
"Cepat ini masukin, Kenapa malah bengong" ucap deril membuyarkan kebingungan mereka.
"I-ya.." tampa banyak tanya orlin dan jasmin memasukkan kembali uang 20rb ke amplop tersebut jadi uang dalam satu amplop itu isi 25rb.
"Ayo kalian semua ikut saya, Dan sepeda kalian simpan saja di taman ini kalian ikut bersama kami pake motor" ucap deril
"Ini sebenernya kita mau kemana sih ril" Tanya erul
"Sudah jangan banyak tanya, cepat ikuti saja , dan kamu orlin naik motor saya, jasmin kamu naik motor erul" Tanpa bicara lagi langsung mendekati ke arah motor di ikuti mereka bertiga karena kebingungan lebih baik diam.
__ADS_1