
Kamila pun berlari dengan perasaan malu
" ahh ada apa dengan aku ini " ucap Kamila
sedangkan di dapur Joseph masih mematungkan dirinya
" hampir saja aku tergoda dengan manusia setengah ular " ucap Joseph
" besok harus ku kerjain lagi dengan yang lebih kejam, tapi apa yah supaya dia tidak betah di rumah ini " ucap Joseph
"aah sudah lah ngapain aku mikirin dia lebih baik aku tidur" ucap Joseph memejamkan matanya
Hari sudah pagi
seperti biasa Kamila menyiapkan pakaian dan sarapan untuk suaminya
" sudah beres , apa tuan tidak akan memakan masakanku lagi,ah sudah lah aku sudah berusaha menjadi istri yang baik " ucap Kamila sambil meletakan makanan di meja makan
Joseph pun sudah rapi dengan setelan jas ke kantornya dan siap berangkat kekantor
" hey kau kesini "? ucap Joseph pada Kamila
" aku " ucap kamila
" iya kau siapa lagi yang ada disini" ucap Joseph ketus
" ada apa tuan " ucap kamila
" jangan hanya diam diri saja di rumah kau disini makan tidur gratis kerjakan pekerjaan rumah disini dan tolong bersihkan kamarku dengan rapih" ucap Joseph sambil berjalan pergi
__ADS_1
" baik tuan " ucap kamila
Kamila berjalan menuju kamar Joseph untuk membersihkannya
" apaaaaaaa? ini kamar abis perang Dunia ke 2 " ucap Kamila terkejut melihat kamar Joseph yang sangat berantakan baju berserakan dimana- mana
" perasaan tadi aku menyiapkan pakaian untuknya ini tidak seperti ini apa pakaian yang di lemari dia keluarkan hanya untuk setelan kekantor " ucap Kamila menepuk jidat
" aku harus merapihkan baju- baju ini dlu " ucap Kamila meraih baju- baju yang berserakan
Beberapa jam Kamila membereskan kamar Joseph membuatnya naik darat pasalnya ****** ***** milik Joseph pun berserakan di mana-mana
" uhh apa dia ingin membuatku gila aku harus mengambil celana-celana yang buat mataku ini kotor" ucap Kamila sambil memungut jijik ****** ***** pria itu
Meskipun Kamila sudah bukan lagi remaja tapi di umur nya yang 23 tahun ini dia tidak pernah melakukan pacaran yang di luar batas berciuman pun Kamila tidak pernah
Tak terasa jam sudah menujukan jam 4 sore
Kamila pun pergi ke kamar nya untuk membersihkan diri karena badannya sangat lengket dan berkeringat
" aahhh segar nya, oh ya sekarang sudah sore aku harus memasak makan malam, meskipun tak pernah di makan " ucap Kamila kesal
Joseph tak pernah menghargai Kamila
di rumah ini Kamila seperti bayangan saja tak pernah mengagap dirinya sebagai seorang istri
Joseph berbicara dengan Kamila hanya ingin mengerjainya saja
tapi Kamila tetap bersikap baik, penurut karena dia tidak ingin menjadi istri yang tidak berbakti pada suami.
__ADS_1
Kamila berjalan menuju dapur
" aku akan memasak sop iga sapi sepertinya enak " ucap Kamila
" aahhhhh, bibi membuat Kamila kaget saja " teriak Kamila kaget
" maaf nyonya bibi mau bantuin nyonya memasak" ucap Bi tarsih
" ga papa bi biar mila saja yang masak" ucap Kamila
" maaf yah nyonya selalu masak untuk nyonya sendiri dan tuan, tapi tidak pernah tuan makan" ucap Bi tarsih
" tak apa bi meski tidak dimakan tapi Mila sudah menjalankan tugas Mila sebagai seorang istri , wah sebentar lagi matang bi " ucap kamila
" sepertinya enak yah nyonya" ucap Bi tarsih
" ayo bi kita makan bersama sebelum serigala itu datang " ucap Kamila
" siapa serigala nyonya? " tanya Bi tarsih binggung
" itu tuan Joseph bi dia seperti serigala " ucap Kamila
" kenapa begitu nyonya " tanya bi tarsih
" karena dia berbahaya selalu mengerjaiku bi dan expresinya dingin sekali saat berbicara bibirnya tak pernah memperlihatkan senyumnya bi seram seperti serigala" ucap Kamila
"sebenarnya tuan dulu tidak begitu nyonya " ucap bi tarsih
bersambung
__ADS_1