
Hari sudah pagi..
" Cantika aku mandi duluan yah... " Ucap Kamila
" oke mil aku mau sarapan dulu baru mandi " Ucap Cantika
Cantika berjalan kebawah dan sudah terlihat Dadynya menunggu semua orang
" Selamat pagi Dady... " Ucap Cantika berlari dan segera memeluk Dadynya
" Ahh kamu belum mandi " Ucap Frans
" muaachhhh... " Cantika mencium pipi Dadynya
" Bau tuh kamu.. kalau udh mandi ajh kamu ga mau cium Dady " Ucap Frans
" Hehehe... " Cantika Tertawa
" Ayo duduk " Ucap Frans
" Sayang kalau di pikir-pikir lagi Kamila sebentar lagi melahirkan sepertinya sudah waktunya membeli perlengkapan bayi sebelum kalian mungkin akan Dady sembunyikan dulu untuk sementara waktu di daerah perkampungan karena bila daerah perkotaan mungkin akan masih terlacak oleh keluarga Steph bagaimana menurutmu ? " Tanya Frans
" Sepertinya apa yang Dady katakan benar juga kita harus bersiap-siap sebelum kita pergi juga kan daerah perkampungan perlangkapan bayi tidak akan semudah kita temukan di sini " Ucap Cantika sambil mengunyah makanan
" Jadi bagaimana apa setelah sarapan kita pergi ke mall? " tanya Frans
"yah benar Dady sekalian aku mau shopping riaaaaa... hahah" Ucap Cantika
__ADS_1
" Iya boleh tapi ingat dulu tujuan kita untuk membeli perlengkapan bayi "Ucap Frans
" Oke Dad.. aku sudah kenyang aku pergi dulu mandi untuk bersiap-siap " Ucap Cantika
Kamila berjalan turun dari tangga
" Kamu sudah selesai makannya Tik? " tanya Kamila
" iya aku sudah kenyang " ucap Cantika
"Baby-baby lucu makan yang banyak yah " Ucap Cantika sambil mengelus perut Kamila
" Baik aunty " Ucap Kamila dengan menirukan suara bayi
" Ayo mil sini sarapan " Ucap Frans
Kamila segera duduk dan menyiapkan piring untuk memulai sarapan
" Bagini Kamila ada yang ingin om bicarakan " Ucap Frans
" ada apa om? " tanya Kamila
" bagaimana kalau kalian bersembunyi dulu didaerah perkampungan yang terpencil sampai kamu melahirkan? " tanya Frans
" aku bagaimana baiknya saja om tapi aku meminta akses jalan yang tidak jauh kerumah sakit karena mungkin aku tidak akan bisa melahirkan normal karena aku mengandung anak kembar om " jawab Kamila
" ahhh pantas saja perut kamu tidak seperti wanita hamil pada umumnya " Ucap Frans
__ADS_1
" iya om aku tidak apa-apa meski harus pergi keluar negeri asalkan keluarga steph tidak bisa menemukanku " Ucap Kamila
" Iya om pasti menemukan tempat semaksimal mungkin untuk tempat tinggal kalian sementara " Ucap Frans
BI sumi mendengar pembicaran antara Frans dan Kamila
" kasihan sekali anak itu " Ucap bi sumi
BI sumi memletakan air di meja
" Maaf Tuan bagaimana bila di tempat bibi saja di sana ada keluarga bibi yang bisa ikut membantu nona mila untuk melahirkan juga rumah bibi tidak jauh dari rumah sakit mungkin bila memakai mobil hanya 10-15 menit saja " Ucap BI sumi
" Memang rumah bibi tidak akan penuh bila ada Kamila dan Cantika? " tanya Frans
" tidak Tuan karena kini anak bibi sudah membangun rumah atas uang pemberian dari Tuan " Ucap BI sumi
" dirumah itu sekarang hanya ada siapa? " tanya Frans
" Hanya ada ibu saya Tuan " jawab BI sumi
" Terimakasih BI atas tawarannya akan saya pikirkan juga selidiki dulu apa itu tempat yang aman untuk mereka tinggal " Ucap Frans
" yah sama-sama Tuan bibi kasihan melihat nona Kamila " Ucap BI sumi
" ahhh terimakasih BI sudah peduli pada Kamila " Ucap Kamila
"iya sama-sama nona " Ucap BI Sumi
__ADS_1