
Kamila terus saja mengomel didalam mobil
" apa sih wanita itu main peluk-peluk saja
apa tidak lihat kamu sudah beristri juga akan memiliki anak tapi terus saja mendekatimu" gerutu Kamila
" sudah sayang jangan ngomel terus apa kamu lagi cemburu? " tanya Joseph
" apa sih mas aku tidak cemburu yah " Kamila kesal
Tibalah Kamila dan Joseph di rumah ibunya sudah menunggu kepulangan mereka
"wahh sudah pulang bagaimana pemeriksaannya hari ini? " tanya Merta
" ehmm masih belum terlihat jenis kelaminnya bu mereka masih malu-malu menunjukannya " jawab Kamila
" tak apa mau laki-laki atau perempuan yang penting sehat dan selamat"
" tapi apa yang ibu bilang benar mereka bayi kembar " ucap Kamila
" wah memang ibu lihat perutmu bukan sedang mengandung satu karena besarnya melebihi orang-orang yang mengandung satu anak "
" iya bu memang perut Kamila sangat besar "
" tak apa, ayo segera beristirahat, apa kamu sudah makan"
" sudah bu kalau begitu Kamila naik keatas " ucap Kamila
Kamila naik keatas tanpa menghiraukan Joseph , Kamila masih merasa kesal kepada suaminya
" ada apa nak istrimu mendiamkan mu? " tanya Merta
" tadi di restauran Berlian tiba-tiba saja datang dan memelukku" jawab Joseph
" wanita itu terus saja menganggumu jangan sampai rumah tanggamu juga dia hancurkan "
" tak akan aku biarkan bu aku kehilangan wanita yang aku cintai " tegas Joseph
__ADS_1
" cepat pergi keatas dan bujuk istrimu " ucap Merta
Joseph segera keatas menuju kamar mereka
"saayaaaanng"
" sayanggg"
"dimana dia" ucap Joseph
terdengar suara di dalam kamar mandi Joseph mendekati kamar mandi
" saaayaaang" teriak Joseph
" apa aku sedang mandi " jawab Kamila
Di lain tempat Berlian sedang terus menelpon anak buahnya
" apa yang sudah kalian dapatkan ? " tanya Berlian
" apa coba katakan saja aku sudah tak sabar ingin mendengar siapa wanita itu "
" Namanya Kamila nona dia lulusan kuliah soal mode atau seorang desainer dia baru saja lulus langsung di nikahi oleh Joseph pengusaha kaya, Kamila anak dari pak Haris pemilik matrial dan juga pemborong proyek, ibunya meninggal dunia saat Kamila masih sekolah, tak ada yang spesial dari Kamila nona " suara di telpon
" iya dia tidak spesial semenjak dia menikahi Joseph dia jadi wanita spesial "
" cepat cari informasi yang sangat penting untuk aku menghancurkan rumah tangga mereka aku sudah geram melihat mereka " ucap berlian
"baik nona "
"tuuut.. tuuut" suara telpon terputus
Kamila sudah berbaring di tempat tidur dengan suaminya yang terus saja menganggunya
" mas apaa sih geli deh " ucap Kamila
Joseph terus saja mengelitik badan Kamila
__ADS_1
" ayo dong sayang mas pingin nengok baby udah kangen nih sekarangkan babynya udah kuat jadi mas bisa melakukannya lebih sering " bujuk Joseph
" mas.... " ucap Kamila terhenti
Joseph segera mencium bibir Kamila
"aku tidak ingin mendengar penolakan " ucap Joseph
Joseph terus mencium Kamila dan membuka pakaian yang sedang Kamila pakai
"aahh mas " suara rintihan Kamila
"ahhhh"
Joseph terus memainkan gunung kembar dua milik Kamila dan sesekali menyesapnya
" mas ayo"
"apa kami sudah tidak tahan " ucap Joseph menyeringai
segera Joseph memasukan king cobra kedalam sarangnya
"ahhh"
"aahhh"
"ahhhh"
suara rintihan yang terus terdengar dikamar kedua insan yang merasakan kenikmatan dunia
" mas sudah sampai "
" berbarengan mas " ucap Kamila
keduanya kini berbaring diatas tempat tidur
" terimakasih sayang" Joseph mengecup kening kamila
__ADS_1