
Cantika segera kembali ke rumah dengan sangat cepat sangat khawatir kepada Kamila
"semoga tidak terjadi apa-apa " batin Cantika
Karena terlalu tergesa-gesa Cantika tidak melihat ada sebuah motor yang meyalip Cantika dengan kecepatan tinggi
"Duaaarrtt t"
Cantika terjatuh karena tersenggol motor yang menyalip Cantika semua belanjaan miliknya juga ikut terjatuh untuk saja berlanjaannya di simpan di kantung besar dengan diikat kuat sehingga jatuh pun tidak berceceran kemana-mana
" adduhhh untung hanya jatuh sedikit, woyy maen kabur ajah tanpa tanggung jawab" Teriak Cantika
"adduuuh aku harus cepat-cepat pulang takut terjadi sesuatu pada Kamila" Ucap Cantika
Dengan luka di kakinya Cantika memaksakan diri kembali mengayuh sepedanya
" wah itu orang-orang masih di sini " Ucap Cantika sampai di depan cafenya
Segera Cantika berlari keatas untuk melihat keadaan Kamila
" Milaa.. apa terjadi sesuatu? " tanya Cantika
"ti...dak.. " jawab Kamila gugup
" ada apa? jujur padaku " Cantika memaksa Kamila untuk menjawab
" sebenarnya tadi aku keluar untuk menjemur pakaian tapi aku lihat di luar ada laki-laki memakai baju hitam aku segera masuk kedalam rumah sepertinya mereka suruhan Joseph untuk memata-mataimu karena tidak percaya dengan adanya aku " Ucap Kamila
" sepertinya memang benar begitu, tapi kenapa dia bisa tau kau ada disini " tanya Cantika
__ADS_1
"sepertinya dia tau dari masakanku " jawab Kamila
" tahu begitu aku tidak menjual pada sekertarisnya "
"yah sudah tidak apa itu sudah terjadi tika tidak perlu di sesali "
"apa kita tidak jual makanan kepada sekertarisnya saja? " tanya Cantika
"jangan bodoh kamu haha malah akan semakin mencurigakan bila kita tidak lagi menjual pada mereka " jawab Kamila
"awwww " teriak Cantika
"kamu kenapa? " tanya Kamila
Kamila melihat kearah bawah ada darah yang mengalir
" yaaaammmpuunnn... Cantika" teriak Kamila
"kamu masih bisa tertawa cepat ikut aku akan aku bersihkan lukanya " Kamila menarik Cantika untuk duduk
Cantika menurut duduk di kursi
"awww pelan-pelan " ucapan Cantika
"katanya tadi luka kecil ko baru segitu saja sudah mejerit " Ucap Kamila
" yah ternyata lumayan perih "
"kenapa kamu bisa begini Tika? "
__ADS_1
"tadi saat dijalan pikiranku teringat padamu aku takut terjadi apa-apa denganmu sehingga aku jadi melamun dan tak melihat motor menyalipku dari arah samping " jawab Cantika
"hiitsss.. hiit..." Kamila menangis
"kenapa kamu menangis kan aku hanya bercerita " Ucap Cantika
"kamu sangat baik padaku dan sangat mengkhawatirkan ku " ucap Kamila
"aku memang menyayangimu Mila kau sudah seperti saudara bagiku "
" tapi aku tidak bisa melakukan apa-apa untukmu aku hanya menyusahkanmu" ucap Kamila
"tidak aku sangat senang dengan adanya kamu disini apa lagi sebentar lagi kamu akan mempunyai baby pasti akan semakin ramai disini, sudah jangan berbicara begitu sekarang kita adalah keluarga " Cantika merentangkan kedua tangannya
"Terimakasih" Kamila segera memeluk Cantika
" tapi ngomong-ngomong laki-laki di bawah itu apa benar tidak akan melihatmu yah? " tanya Cantika
"itu yang aku takutkan mereka melihatku tapi semoga saja mereka tidak melihatku karena tadi hari masih pagi " jawab Kamila
"yah semoga saja, untuk saat ini kau hanya pokus untuk memasak saja jangan dulu melayani para orang yang datang ke cafe oke? " tegas Cantika
"tapi kakimu sedang sakit bagaimana bisa begitu" ucap Kamila
" ini tidak sakit kok aku masih bisa "
"Ta.. piii... "
"ssuuutty.. tak ucap tapi-tapian ini demi keselamatan aku tak ingin kehilangan kamu Mila "
__ADS_1
"aku juga sangat menyanyangimu Tika " Kamila tersenyum