
Cantika segera turun kebawah
" ahhh sudah ada Dady " Ucap Cantika sambil menuruni anak tangga
" Selamat pagi sayang " Ucap Frans
" Selamat pagi Dad.. meja makan sangat penuh sekali dengan makanan kesukaanku Dad " Ucap Cantika
" Yah hari ini Dadyau merayakan kepulanganmu " Ucap Frans
" ahhh Dady tidak usah begini kan aku sudah besar " Ucap Cantika
Kamila melihat kehangatan antara Cantika dan Om Frans membuatnya ingat akan masa lalu yang selalu di biarkan sendiri saat ibunya sudah meninggal Ayah Kamila tidak pernah Peduli padanya semenjak ibunya meninggal
" Tante mana om? " Tanya Kamila
" ahh mungkin Tante belum siap-siap karena memang tante suka bangun siang " Ucap Frans
" Oh begitu " Ucap Kamila
" Yah Dady emang selalu sendiri kalau sarapan Mil " Ucap Cantika
" Pasti Om sangat kesepian " Ucap Batin Kamila merasa sedih
" Karena Hari ini merayakan kepulangan Cantika kembali Dady mau kita berphoto " Ucap Frans
" Ahh Dady ada-ada saja kan aku sudah besar " Ucap Cantika
__ADS_1
" Yah bagi Dady kamu tetap putri kecil Dady " Ucap Frans
Cantika segera mendekatkan diri dan Dady nya memegang Handphone untuk mulai berselfi
" Kamila ayo ikut kita berphoto " Ucap Frans
" ahh tidak Om " Ucap Kamila
" Ayo jangan sungkan " Ucap Frans
Kamila mendekatkan dirinya dengan rasa yang sangat Canggung dan juga gugup
Frans, Kamila, dan Cantika menikmati sarapan mereka hari ini dengan penuh canda tawa
" ahh kenyang Sekali " Ucap Cantika
" Iya masakan Bi sumi sangat enak " Ucap Kamila
" iya Tik ayo " jawab Kamila
Frans segera naik ke ruang kerjanya
" itu sudah aku kirim photonya " Ucap Frans
" Baik Bos akan segera kami selidiki " Ucap suara dalam telpon
Segera Frans mematikan telponnya
__ADS_1
" Semoga hasilnya sesuai dengan yang aku curiga kan " Ucap Frans dalam hati
Di Rumah keluarga Steph terlihat semua orang amat sangat binggung
" Kemana aku harus mencari Kamila hingga saat ini belum ada kabar tentangnya " Ucap Joseph
" jangan pergi dariku lagi please sayang kembali "
" cepat pulang aku sangat merindukan kalian anak-anak dady jangan samapai kalian lahir tanpa dady nak " Ucap Joseph sambil terus menangis
Merta mendengar tangisan Joseph dari balik pintu
" hikss.... hiksss... " Merta ikut menangis
Merta segera lari menuju ruang kerja suaminya
" Yah bagaimana ini kasihan Joseph hiksss... " Ucap Merta
" ada apa dengan Joseph " Ucap Wiliam
" Aku tidak tega melihat Joseph harus menangis setiap hari .. segera kamu temukan Kamila " Ucap Merta sambil memeluk Wiliam
" Iya sabar.. anak buah ayah selalu bergerak siang pagi malam mungkin kita harus lebih bersabar kamu harus kuat jangan seperti ini kita di sini untuk bisa memberi semangat pada Joseph jangan seperti ini kita harus kuat jangan rapuh " Ucap Wiliam
" Iya tapi yah aku tidak bisa melihat terus Joseph menangis "
" Kita harus memberi waktu Joseph untuk bisa sabar kuat mungkin hatinya saat ini pasti masih sangat rapuh tapi mungkin dengan terus menangis setiap hari akan membuat Joseph lebih kuat "
__ADS_1
" Sungguh malang nasib anak kita hiksss... " Merta terus menangis dalam pelukan Wiliam
" sudah jangan bicara begitu mungkin dibalik semua ini ada kebahagian yang menanti untuk anak kita ini adalah sebuah gelombang kehidupan yang harus kita lewati untuk menuju tempat yang paling indah "ucap Wiliam terus mengelus punggung Merta