
Mendengar apa yang Cantika katakan wajah Kamila langsung tersenyum lebar
" aku mau, apa yang bisa ku lakukan? " tanya Kamila
" kamu bisa membantuku mengelola cafe ini aku hanya sendiri mengelola kafe ini " ucap Cantika
"Baiklah tapi aku tidak punya tempat tinggal " ucap Kamila
" tak apa kamu bisa tinggal di atas cafe ini bersamaku aku hanya tinggal seorang diri " jawab cantika
" apa aku boleh? " tanya Kamila
" yah semua itu tidak gratis " ucap cantika
"tapi aku tidak punya uang " ucap Kamila menunduk
" tenang saja aku akan memotongnya dari gajimu" cantika menepuk pundak Kamila
"terimakasih " ucap Kamila
Kamila dan cantika terus berbincang menceritakan hal- hal yang menyenangkan membuat Kamila lupa akan hal yang sedang dia alami
" ayo kita tidur hari sudah semakin malam kamu juga butuh istirahat kasihan bayimu" cantika berdiri dari tempat duduk
Kamila hanya mengangguk mengikuti arah jalan cantika berjalan
"ini dia rumahku, maaf bila kurang nyaman " ucap cantika
"ah tidak ini nyaman ko " jawab Kamila
__ADS_1
" tapi kamu harus berbagi tempat tidur denganku" ucap cantika
" tak apa aku akan baik-baik saja " ucap kamila
" mulai sekarang kamu panggil aku aunty oke? aku akan menjadi aunty yang baik" cantika memegang perut kamila
"Baik aunty yang cantik" kamila menirukan suara bayi
" kalau begitu aku mandi dulu " cantika berjalan menuju kamar mandi
Di lain tempat seseorang sedang merasa frustasi
" apa kamu belum juga menemukannya? " tanya Joseph berteriak
" maaf bos mungkin nyonya sudah pergi dari negara ini " jawab Devan
Devan pergi meninggalkan Joseph yang amat terlihat buruk pakaian saja sudah tidak karuan , kamar sangat berantakan dengan joseph terus melemparkan barang- barang
" akhhhh kemana kamu kamila? "
" apa kamu tidak mencintai hingga pergi meninggalakanku "
"bagaimana dengan anak kita "
" akuu bodohhh... bodohhh"
Joseph terus berbicara sendirian dan menatapi langit-langit kamarnya tidak ada lagi seseorang yang selalu manja dan selalu memeluknya
kini kamila merasa ada yang kurang dalam dirinya hingga tidak bisa memejamkan matanya
__ADS_1
" kenapa kamu tidak bisa tertidur? " tanya cantika
" mungkin baby sedang kangen ayahnya karena setiap malam ayahnya selalu mengelus perutku dan aku selalu memeluknya " jawab Cantika
" ada sesuatu hal yang membuatku tidak bisa kembali padanya " ucap kamila
" apa Mantan?? " tanya Cantika
" eehhhhhmmm " ucap kamila
Cantika segera memotong ucapan Kamila yang terlihat binggung dan sedih dengan apa yang cantika katakan
" ya sudah biar aku yang mengelus perutmu oke? " Cantika mengelus perut kamila
"maaf harus merepotkan mu" jawab kamila
" ini tidak repot ko lagian aku senang bisa merasakan pergerakan mereka " ucap cantika
Kamila merasa nyaman dan akhirnya tertidur pulas , Cantika tersenyum melihat Kamila sudah tertidur pulas
"entah apa yang akan terjadi padamu bila kamu tidak bertemu denganku, aku akan menjaga kalian sebisaku meski aku tak tahu apa yang terjadi dengan momy kalian tapi melihat momy kalian membuat hatiku sedih, jangan nakal di perut momymu oke? karena aunty akan marah, momy kalian sudah bagaikan adik bagiku.." cantika terus saja berbicara
"hooaammm... "
"hooaammm.. "
" mimpi indah " ucap Cantika
cantika terus mengelus perut Kamila dan akhirnya merasa mengantuk dan mengikuti Kamila ke alam mimpi dengan posisi memeluk Kamila.
__ADS_1