
Frans segera pergi menuju kamar Cantika
"Kreekl.. " suara pintu
" mumpung mereka sedang berjalan-jalan aku segera mengambil pasta gigi yang di pakai Kamila " Ucap Frans
Frans segera menuju kamar mandi
" Sepertinya ini punya Kamila, Cantika dari dulu sangat suka warna ungu " Ucap Frans
Frans segera keluar dari kamar Cantika
"Aku akan pergi hari ini juga menuju rumah sakit " Ucap Frans
Frans segera menuju parkir mobil
"Dad mau kemana? " tanya Cantika sambil berteriak
" Ah Dad ada urusan sebentar dengan teman " Ucap Frans
" Oke Dad titi dj " Ucap Cantika
" apa titi dj ? bukannya penyanyi " Ucap Frans
" haha Dad ga gaoooelll... Hati-hati dijalan Dad " Ucap Cantika
Kamila hanya tersenyum
" kamu ada-ada aja oke sayang.. " Ucap Frans
Segera Frans menyalakan mobil dan segera pergi
" hahah Tika-tika kamu ada-ada saja " Ucap Kamila
" yahh kamu ketawa liat aku bercandain Dad " Ucap Cantika
Frans sudah sampai di rumah sakit besar
" Sus saya ingin melakukan tes DNA " Ucap Frans
__ADS_1
" Silahkan Pak kesebelah sini" Ucap Suster
" Terimakasih Sus " Ucap Frans
Frans melakukan semua proses yang harus di lakukan
" untuk hasilnya Bapak silahkan kembali lagi besok " Ucap Suster
" Baik Sus terimakasih " Ucap Frans
" Trriitt..... triiitt... "Suara Ponsel
" Hallo" ucap Frans
" iya Bos aku sudah mendapatkan sedikit informasi " Ucap suara di dalam telpon
" yah bagaimana? " tanya Frans
" Bos orang di photo yang Bos kirimkan usianya sama seperti nona juga mereka dilahirkan di rumah sakit yang sama ayahnya adalah pengusaha di bidang jual beli alat-alat bangunan namun ayahnya terlilit hutang saat istrinya meninggal dan terpaksa menikahkan Kamila kepada Putra keluarga step yaitu Joseph namun dari info yang saya dapatkan Bos keluarga step sedang mencari-cari menantunya yang ada di photo tadi " Ucap suara dari telpon
" Siapa nama ayahnya? " tanya Frans
" Segera cari pak haris dan ketempat aman " Ucap Frans
" Baik Bos " Ucap suara dalam telpon
Frans mematikan telpon dan segera berjalan menuju parkir mobil
" tapi bila di pikir-pikir ini tidak mungkin sebuah kebetulan " Ucap Frans dalam mobil
Joseph masih dengan keadaan yang murung dan amat sangat stress sekali
Wiliam melihat anaknya begitu tidak bisa diam saja amat sangat membuatnya frustasi
" triiitt.... tiiritt.... " Suara telpon
" Hallo... " Ucap Wiliam
"Bos kenapa anak buah pak Fransencari tahu tentang menantumu apa mungkin menantumu ada dikediaman Pak Frans " Ucap suara telpon
__ADS_1
" Dari mana informasi ini kamu dapatkan " Ucap Wiliam
" aku menyelidiki siapa yang berteman dengan Kamila ternyata dia bukan orang biasa dia adalah anaknya Pak Frans sehingga aku coba menyelidiki dan mendengar anak buah Pak Frans sedang mencari informasi tentang menantumu Bos " Ucap Suara di dalam telpon
" Sepertinya dugaanmu benar sepertinya menantuku di sembunyikan keluarga Pak Frans" Ucap Wiliam
" Iya Bos coba segera hubungi Pak Frans " Ucap suara di dalam telpon
" Oke terimakasih infonya akan segera ku kirim uang karena kerjamu bagus " Ucap Wiliam
" Terimakasih Bos "
Segera Wiliam mematikan telpon
" Apa aku hubungi saja pak Frans hanya ingin memastikan " Ucap Wiliam
Segera Wiliam menghubungi Frans
" Hallo " Ucap Wiliam
" Halo, ada apa menelpon? " tanya Frans
" Tidak aku hanya ingin memastikan saja apa benar menantuku ada di kediaman mu? "
" Dari mana Bapak Wiliam mendapat informasi bila menantu anda ada di kediaman saya " Ucap Frans
" Dari informasi anak buahku teman yang bersama menantumu adalah anak mu Frans " Ucap Wiliam
Frans binggung harus menjawab apa sedangkan hasil tes DNA belum keluar
" jangan sampai aku kehilangan Kamila sebelum hasil tes keluar " Ucap Batik Frans
" Hallo.. " Ucap Wiliam
" Mungkin anak buah anda salah Pak anak saya pun tidak ada dirumah sudah lama menghilang " Ucap Frans
" Oke bila begitu " Ucap Wiliam
Wiliam mematikan telpon
__ADS_1