
Frans terus saja mondar mandir di kamar terus saja menggaruk kepala nya
" apa aku cari tau saja " Ucap Frans
" lebih baik aku cari tau dulu antara hasil perkiraan ku itu benar atau tidak mungkin akan membuatku tidak penasaran lagi "
Segera Frans mengambil Ponsel
" Halo Bos ada apa malam-malam begini " Suara dari Telpon
" ada seseorang yang ingin aku selidiki " Ucap Frans
" Oke bos kirim saja fotonya "
" oke aku akan mengirim photonya secepatnya kamu cari tau siapa dia sebenarnya " Ucap Frans
Keesokan Harinya Frans segera bangun pagi- pagi
" Bi cepat siapkan makanan kesukaan Cantika aku ingin merayakan kepulangannya " Ucap Frans
" Baik Tuan "ucap Bi Sumi
Segera Bi Sumi menyiapkan semua masakan untuk di hidangkan di meja makan
" ahh akhirnya sudah siap " Ucap Bi sumi
Kamila dan Cantika baru saja bangun tidur
" Ahhgghhh.... " Cantika menguap
" Tik aku mandi duluan yah rasanya badan ku gerah sekali " Ucap Kamila
" Oke Mil aku masih mengumpulkan nyawa haha "Ucap Cantika dengan Riang
__ADS_1
" ada-ada saja kamu Tik " Ucap Kamila sambil pergi kekamar mandi
Cantika masih berbaring diatas kamar sambil terus saja berpikir
" Pasti suami Kamila masih mencari Kamila tapi dia laki-laki brengsek bila saja dia bukan laki-laki seperti itu pasti aku akan coba mempertemukan mereka mungkin ada kesalahan pahaman " Ucap Cantika sambil memandang langit- langit
Kamila keluar dari kamar mandi
" Tika ayo mandi aku akan turun dulu kebawah untuk membantu Bi Sumi " Ucap Kamila
" Tak usah bantu Bi sumi kamu istirahat saja Mil " Ucap Cantika
" Tapi aku tidak enak hanya berdiam diri saja " Ucap Kamila
" yasudah terserah padamu saja " Cantika berdiri sambil berjalan menuju kamar mandi
Kamila turun kebawah dengan pakaian Bumilnya
Frans sudah duduk di meja makan
" aku akan kedapur membantu Bi Sumi " Ucap Kamila
" Tak usah Bi Sumi sudah selesai kamu duduk saja " Ucap Frans
Kamila menuruti ucapan Frans dan segera duduk di meja makan
"Aduhh aku gugup sekali duduk berdua dengan om Frans " Ucap dalam hati Kamila
Frans tau Kamila terlihat gugup
Frans mencoba memberanikan diri untuk bertanya
" Ayah mu tau kamu disini? " tanya Frans
__ADS_1
" Tidak tau om" jawab Kamila
" oh mengapa ayahmu tidak menghubungimu? " tanya Frans
" Ada sesuatu hal yangembuatku tidak bisa menghubungi ayah "
" tapi kamu pergi dengan keadaan hamil begini dimana suamimu? "
" Suamiku tidak ada om "
" kok bisa begitu coba bisa jelaskan kepada om mungkin om bisa memberi solusi " Ucap Frans
Cantika merasa ragu untuk menceritakan masalahnya kepada Frans
" Ayo coba bercerita mungkin saja omengenal suamimu " Ucap Frans Sekali. lagi untuk membujuk Kamila agar berbicara
" Sebenarnya aku dulu dipaksa menikah oleh ayahku karena mempunyai hutang kepada keluarga Stephan....... " Terus Kamila menceritakan dari awal pernikahan hingga akhirnya mereka berpisah
" Sungguh masalah kalian sangat rumit sekali " Ucap Frans
" Iya om aku pun binggung mengambil keputusan namun saat suamiku datang dengan wanita hamil ke restoran itu membuatku menjadi berani mengambil keputusan untuk bercerai " Ucap Kamila
" Iya memang kamu harus berani laki-laki brengsek seperti itu harus kamu buang seprti sampah karena setiap laki-laki yang menyayangimu tak akan melakukan itu "
" Tapi bila di pikir-pikir kembali sepertinya om kenal dengan keluarga Step apa mereka mempunyai anak bernama Joseph " Ucap Frans sambil masih berpikir
" Iya Betul Om Joseph adalah suamiku " Jawab Cantika
" Dia seperti terlihat laki-laki berprinsip tapi ternyata dia tidak lebih dari sampah " Ucap Frans sambil merasa marah
" Loh kok om marah begitu " Ucap Kamila
" ahh kenapa aku terbawa suasana begini tapi dada ini merasa sesak mendengar cerita anak itu " Ucap Frans dalam hati
__ADS_1
" ahhh om terbawa suasana " jawab Frans