
"krriiiing... kriiing... " suara alarm
Joseph seketika mengerjap-ngerjap matanya
"ini sudah pagi " ucap Joseph
melihat kearah nakas dan melihat photo istrinya yang sedang mengandung
"bagaimana keadaanmu saat ini sayang segera kembali padaku" kecup Joseph pada bingkai photo itu teringat akan masa-masa dimana kehamilan Kamila yang sungguh banyak dengan kenangan sangat indah
Flashback
"Sayang sudah jangan photo aku terus " ucap Kamila
"sekarang usia kandunganmu sudah 3 bulan aku ingin setiap momen bertambah usia kandunganmu selalu ada photo untuk melihat perubahan pada perut buncit ini " Joseph dengan gemas menyubit hidung Kamila
"saya sakit... " Kamila cemberut
"maaf saya aku sangat gemas padamu" Ucap Joseph
"iya kau gemas karena aku semakin gendut " jawab Kamila dengan ketus
"tak apa sayang aku akan selalu mencintaimu" Joseph mengecup kening Kamila
"janji yah kamu akan selalu mencintaiku dan ingat jangan membuatku kesal seperti dulu "
"iya sayang aku berjanji" Ucap Joseph akan mencium bibir Kamila
segera Kamila berlari untuk menghindari Joseph
"Sayang jangan lari ingat kamu sedang mengandung " Teriak Joseph
"Bleeee... " Kamila menjulurkan lidahnya
__ADS_1
"awas saja bila sampai tertangkap olehku " ucap Joseph
flashback On
Mengingat semua itu Joseph menjatuhkan air mata
"segeralah kembali aku akan menebus semua kesalahanku " ucap Joseph memandangi bingkai photo
Joseph segera mendiri dari tempat tidur pergi menuju kamar mandi
"ckreekk.... " suara pintu
"Joseph ayo cepat makan " ucap Merta
terdengar suara air di kamar mandi
" oh ternyata Joseph sedang mandi " ucap Merta
"ayah apa tidak ada perkembangan soal menantu kita? " tanya Merta
"sejauh ini masih belum ada bu tapi Do'akan saja semoga menantu dan cucu kita segera kembali " jawab Wiliam
"iya yah semoga saja badai ini cepat berlalu " Ucap Merta
"syuuuttt... " Wiliam berkode kepada Merta
Segera Merta mengerti apa yang suaminya lakukan itu tandanya Joseph sedang turun dari tangga mereka tidak ingin Joseph sedih meskipun mereka tahu setiap malam Joseph selalu memandangi bilang photo istrinya tapi ayah dan ibunya tidak ingin memperlihatkan mereka juga sedih
"Selamat pagi ayah.. ibu" Ucap Joseph
"Selamat pagi nak" jawab Merta dan Wiliam serentak
" ayoo sarapan dulu disini sayang " ucap Merta
__ADS_1
" tak usap bu aku buru-buru sekali karena ada rapat hari ini " jawab Joseph
"kenapa Devan tidak menjemputmu ? " tanya Wiliam
" Mungkin Devan sedang sibuk yah, tak apa aku bisa menyetir sendiri " Ucap Joseph
Joseph segera meninggalkan ruang makan dan berjalan menuju keluar untuk segera berangkat ke kantor
" Devan kalau bisa kamu pesan kan sarapan di restauran yang kemarin untukku " Ucap Joseph
"Tapi bos agar tak curiga aku menyuruh orang lain saja ke sana yah " Jawab Devan
"oke bagaimana baiknya saja " ucap Joseph
"oke bos maaf aku tidak bisa menjemput hari ini aku agak sibuk "
" tak apa " ucap Joseph
segera mematikan telpon Joseph melihat kearah depan ada wanita hamil yang sedang berjalan dengan pakaian lusu dan seperti gak tahu arah seketika Joseph teringat akan Kamila
" semoga kamu tidak seperti orang itu sayang atau hatiku akan sangat sakit " batin Joseph
Joseph segera keluar dan berlari menghampiri wanita itu
" kamu mau kemana? " tanya Joseph
" aku sedang mencari alamat suamiku " Jawab wanita itu
" apa ada alamatnya? " tanya Joseph
"ini alamatnya tapi saya tidak punya uang lagi untuk naik kendaraan " jawab wanita itu
"tak apa biar saya antar mari masuk " Joseph membuka pintu mobilnya
__ADS_1