
Flashback on
Dulu Joseph adalah pria yang baik, perhatian dan juga ceria
namun saat 7 tahun lalu dia ditinggalkan Belian hidup nya sudah tidak lagi berwarna seperti manusia hidup tapi sudah tak hidup Rasa sakit yang Joseph rasakan sangat dan kepada Belian karena Joseph tidak pernah merasakan kasih sayang seperti yang Berlian berikan
" Joseph ayo makan aku suapin yah "
" Joseph sini biar aku yang memakaikan dasimu"
"Joseph biar aku keringkan rambutmu"
"Joseph kamu ingin makan dengan apa? "
"Joseph apa kamu ingin minuman strowberi"
" Joseph sayang jangan terlalu lelah nanti kamu sakit"
Perhatikan perhatian kecil itu yang membuat Joseph sangat mencintai Berlian namun kebahagian itu tidak lama karena Berlian memilih karirnya dari pada dirinya
Seketika hancur hati Joseph saat Berlian meninggalkannya
flashback on
" memang seperti apa bi tuan dahulu" ucap Kamila
__ADS_1
" Tuan dahulu sangat baik, ramah, perhatian kepada semua orang tidak seperti sekarang" ucap bi tarsih sedih
"masa sih bi bahkan di bicara pun seperti sangat berharga kepadaku saja berbicara hanya bila ada butuhnya dan malah sering mengerjaiku " ucap Kamila kesal
" ah sudah lah bi lebih baik kita makan " ucap Kamila
Bi tarsih dan Kamila pun menikmati makanan
" duhh kenyang banget bi " ucap Kamila
" ah iya nyonya, juga sudah malam tapi tuan belum pulang , yah sudah nyonya segera istirahat " ucap Bi tarsih
" ah iya bi bila kita hanya berdua jangan memanggilku nyonya aku tidak enak panggil saja aku Mila " ucap Kamila
"yasudah terserah bibi saja, yasudah bi aku kekamar dulu yah untuk istirahat badanku sudah pegal- pegal membereskan kamar tuan yang sudah seperti perang dunia ke 2 saja " ucap Kamila sambil berjalan
" ya nyonya" ucap Bi tarsih
setelah nyonyanya itu sudah tak terlihat lagi
" bukannya tuan suka rapih yah kenapa kamarnya seperti itu, nyonya bilang seperti seperti perang Dunia ke 2 apa semengerikan itu " gimana Bi tarsih
suara pintu terbuka
"ckreekk" suara pintu
__ADS_1
seseorang berjalan menuju dapur
" aku kira dia tidak akan memasak lagi untukku
apa dia tidak kesal selalu aku kerjain setiap hari,apa besok aku kasih dia perkerjaan yang lebih sulit " ucap joseph sambil berpikir keras
" ahh sudah lah lebih baik aku mandi dan beristirahat" ucap Joseph
Joseph pun berjalan kearah anak tangga untuk menuju kamarnya
15 menit berlalu Joseph sudah selesan dengan ritual mandi
" waah dia bisa membereskan pakaian yang aku lempar kesembarang tempat dan sudah rapih sajah didalam lemari ku ,sepertinya besok harus aku beri bekerjaan yang lebih sulit " ucap Joseph
Joseph membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur
" bila sudah pulang begini aku selalu teringat padamu Berlian " ucap Joseph menatap langit- langit kamar
" aku harus membuang ular setengah manusia itu dulu sebelum Berlian nanti akan pulang dan mengetahui semuanya , tapi bagaimana caranya wanita itu sangat sabar dan penurut kepadaku setiap aku memerintah nya dia hanya bilang iya " ucap Joseph frustasi
Joseph berpikir dengan dia memberikan pekerjaan rumah tangga seperti memasak beberes mungkin Kamila akan kesal karena dia wanita yang di manja ayah dan ibunya karena dia adalah anak satu-satunya dari keluarga itu.
tapi itu salah Kamila adalah wanita mandiri yang selalu tidak ingin menyusahkan kedua orang tuanya.
semasa kuliah dahulu Kamila selalu bekerja sampingan di seperti di cafe-cade karena tidak ingin memberatkan semua kepada orang tuanya .
__ADS_1