
"Duhh lelah sekali hari ini banyak sekali pelanggan yang berkunjung " Ucap Cantika sambil mebulak-balikan badannya
"Iya makin hari makin ramai saja " ucap Kamila
"Iya semua ini berkah kamu Mil" Ucap Cantika
"lah engga lah semua ini berkat kerja keras kita berdua " Ucap Kamila
"Aku mau mandi dulu yah " ucap Cantika berjalan sambil membawa handuk
" Iya aku mau menulis surat untuk ayahku dulu " Ucap Kamila
" oke aku yang mandi duluan " Ucap Cantika
Kamila berjalan mengambil kertas dan pulpen duduk di kursi
" Yah, apa ayah sehat? Semoga ayah selalu sehat yah maafkan aku tidak bisa menemani ayah untuk saat ini
Yah aku ingin minta bantuan kepada ayah untuk segera mengurus surat ceraiku karena aku ingin segera bebas dari belenggu dan juga beban yang saat ini aku pikul, maaf bila Kamila merepotkan ayah untuk saat ini Kamila tidak bisa mengurusnya sendiri karena Kamila sedang mengandung 7 bulan do'akan selalu Kamila yah agar sehat dan persalinan lancar yah..
aku selalu merindukan ayah maaf untuk saat ini aku tidak bisa menemui ayah "
Kamila rindu ayah
"aku simpan dimana amplop warna coklatnya yah aku lupa " ucap Kamila
Kamila mencari diatas laci juga juga dikamar
__ADS_1
"ah ternyata ini "
Segera Kamila memasukan suratnya kedalam amplop coklat
"C kreeekk" Suara pintu
" Sudah beres Mil menulis suratnya " Ucap Cantika
"iya sudah ini " Kamila menunjukan amplop coklatnya
"oh oke taruh di meja makan yah agar besok pagi aku tidak lupa " ucap Cantika
"dasar kamu pelupa hehehe" Jawab Kamila sambil tertawa
"Cepat mandi sana kamu sudah bau bumbu dapur kasian baby mu kebauan haha " Cantika meledek Kamila
Kamila berjalan menuju kamar Mandi..
"kriinngg... kringgg" Suara HP berbunyi
"Siapa malam begini menelpon" Ucap Wiliam
"ah ini pasti informasi penting " Ucap Wiliam
" yah Halo... "
"Bos dari saksi yah ada di TKP pada saat itu ternyata Ibu nyonya tidak di tabrak oleh Tuan bos tapi memang oleh orang lain dan sudah meninggal saat di tempat pada saat yang bersamaan datang mobil tuan bos sehingga seperti tuan yang menabrak ibu nyonya tapi melainkan orang lain bos yang melarikan diri tanpa tanggung jawab " Ucap suara dalam telpon
__ADS_1
"Ahhh apa yang kamu katakan benar " Ucap Wiliam dengan nada senang
"Iya bos dia melihat sendiri dan memangku ibu nyonya ternyata sudah tah bernyawa saat dia meminta bantuan dan meninggalkan ibu nyonya datang mobil tuan sehingga seperti tuan yang menabrak " Ucap suara dalam telpon
"Aku harus segera memberi tahu Joseph pasti dia senang " dalam hati Wiliam
" oh oke terimakasih akan aku kirim uang kepadamu kerja bagus " ucap Wiliam
" Terimakasih Bos " ucap dalam telpon
Telpon dimatikan
Segera Wiliam keluar Kamar dan berlari menuju kamar Joseph
" Joseph... Joseph... " Ucap Wiliam
" Ada apa yah malam-malam begini berteriak " Joseph yang mengusap air matanya
" Sudah nak jangan menangis terus ternyata bukan kamu yang membunuh ibu Kamila " Ucap Wiliam
" apa yah... " Joseph kaget
" Bukan kamu yang membunuh ibu Kamila saat kecelakaan dahulu " Ucap Wiliam
"tapi yah jelas-jelas aku yang menabrak saat itu aku ingat " Ucap Joseph
" anak buah ayah sudah menjelaskan pada ayah bahwa saat itu sudah terjadi kecelakaan dan mobil itu kabur dan saat bersamaan kamu datang sehingga seperti kamu yang menabrak ibu Kamila " Ucap Wiliam
__ADS_1