
Kamila berjalan menuju kebawah untuk memasak makan malam
" nyonya jangan biar saya saja yang masak " ucap Bi tarsih
" tak apa bi kita masak berdua saja " Kamila mengambil bahan makanan
" oke nyonya " senang nya Bi tarsih tak membiarkan nyonya nya masak sendiri
Setelah beberapa menu di masak akhirnya masakan Kamila pun selesai
" wah sepertinya enak sekali nyonya masakannya" ucap Bi tarsih
" aahh bibi bisa saja , sebaiknya kita bawa makanan kemeja makan dan tolong bibi panggilan ibu dan bapak yah " ucap kamila
" Baik nyonya" Bibi berjalan menuju kamar nyonya dan tuan besar
" aku harus memanggil orang menyebalkan seantero raya ini eehh bukan sepertinya satu dunia ini dia yang paling menyebalkan " ucap kamila berjalan keatas menuju kamar Joseph
Saat kamila membuka pintu kamar Joseph baru saja selesai mandi dan akan menggunakan pakaian
" aahhkk ..kau gila yah keluar bertelajang " kamila menutup matanya mengunakan tangannya
" apa kau juga gila masuk kekamar saat aku sedang menggunakan pakaian " Joseph sambil memakai pakaiannya
"kau yang gila bukan aku" ucap kamila
" kau mau merasakan tubuhku ini " Joseph berjalan mendekati kamila
"kau gilaa.. " tubuh kamila bergetar karena mereka berdua sangat dekat di sudut tembok
__ADS_1
"iya aku gila apa kau mau merasakn tubuh kekarku ini " Joseph tertawa kecil melihat reaksi kamila
"aaakhhhkk" di tendang lah king cobra milik Joseph oleh kaki kamila
" rasakan itu jangan macam-macam denganku, cepat kebawah untuk makan " kamila berlari segera kebawah
" uuuhh jantungku berdetak dengan kencang rasanya akan copot" guman hati kamila
Semua orang sudah berada di meja makan
" kalian tidak akan melakukan bulan madu " ucap bu merta
" tidak mah aku sibuk " ucap Joseph
" luangkan waktumu nak untuk istrimu" ucap ayah wiliam
" tak apa ayah dan ibu di rumah ini saja sudah cukup asalkan bersama mas Joseph " ucap kamila lembut sekali
" kamu sangat pengertian sekali" ucap bu merta
" tapi tetap Joseph harus mengajak kamila untuk berbulan madu " ucap ayah wiliam
" Iya Pak aku akan ajak dia bulan madu iyakan sayang" ucap Joseph dengan nada yang tidak biasanya
" uuhhh manis sekali seperti gulali tapi sayangnya kamu gulali basi " guman hati kamila
Selesai lah makan malam keluarga yang sangat damai dan sekarang mereka berkumpul di depan ruang tamu sambil menonton televisi
kamila menempel di dada bidang suaminya dan Joseph mengelus rambut istrinya
__ADS_1
" kalian membuat ibu ingat akan masa muda , iyakan yah? " tanya bu merta
"iya bu " jawab ayah wiliam sambil tersenyum
" segeralah kalian mempunyai anak agar rumah ini semakin ramai" ucap bu merta
" iya bu Do'akan saja semoga kamila segera mengandung iyakan mas " ucap kamila
" iya sayang " ucap Joseph
mereka berdua terlihat sangat romantis tak seperti biasanya seperti anjing dan kucing tidak pernah akur
" kalau bukan ada ayah dan ibu aku tidak mau seperti ini " guman hati kamila
" aku benci sekali harus berdekatan dengan ular ini " ucap Joseph
" aku harus mencari cara agar bisa masuk kekamar " pikir Joseph dan kamila
"huaaa ahhh" kamila menguap
" sudah ngantuk kah sayang ? " tanya Joseph
" iya aku sangat mengantung " kamila menguntungkan tangannya di leher Joseph
Joseph mengerti kamila sedang mengerjainya untuk diminta gendong ke kamar atas
Tanpa basa- basi Joseph mengendong kamila menuju kamar atas
" dasar kau kerbau berat sekali" bisik Joseph
__ADS_1
" bu ayah aku kekamar dulu " ucap Joseph sambil berjalan mengendong kamila