
" Bu apa dokternya sudah datang ? " tanya Joseph
" sebentar lagi datang nak " jawab Merta
Tak lama dokter pun datang
" dok cepat kekamar menantuku " ucap Merta mengantar dokter kekamar menantunya
"tok... tokk" suara pintu
" mungkin itu dokternya sayang " Joseph segera membuka pintu
" ayo dok silahkan masuk " ucap Joseph
"dok ini menantu saya seperti mengalami hal-hal seperti orang yang sedang hamil " ucap Merta
" biar saya periksa dulu nyonya " jawab dokter
Dokter sedang memeriksa Kamila yang terbaring lemas
" ayo nyonya muda kita cek dulu apa benar dugaan nyonya Merta" ucap dokter
segera dokter membawa Kamila kedalam kamar mandi
"aduhh bu aku jadi khawatir apa yang dokter lakukan di dalam kamar mandi ? " tanya Joseph
" dasar kamu bodoh yah dia sedang memeriksa istrimu"jawab Merta
Joseph berdiri di depan pintu kamar mandi dengan sangat tegang dan cemas apa yang terjadi dengan istrinya
"kreeekk...? " suara pintu terbuka
"apa kamu baik-baik saja sayang? " tanya Joseph segera mengendong Kamila kembali keatas tempat tidur
"Bagaimana dok dengan menantu saya apa dugaan saya benar " ucap merta
" yah dugaan nyonya benar nyonya muda sedang mengandung " jawab dokter
" wah kamu hebat nak disana membuahkan hasil dengan cepat " ucap Merta
" bagaimana tidak cepat dia melakukannya setiap hari bahkan setiap jam " ucap Kamila dengan lemas
__ADS_1
" saaayaaaaannngg " Joseph berteriak malu
" haha bagus- bagus sekali tembak langsung kena " ucap Merta
" iiiiibuuuuu " Joseph berteriak kesal
" jangan lupa nyonya harus banyak beristirahat karena ini kehamilan pertama anda dan juga kehamilan ini amat sangat muda mohon untuk menjaga kehamilannya" ucap dokter
" baik dok saya pasti akan banyak istirahat " jawab Kamila
" jangan lupa untuk meminum obatnya " dokter berjalan menuju pintu keluar
Bu Merta pun ikut keluar mengantar Bu dokter untuk pergi
"sayang terimakasih" Joseph mencium kening kamila
"iya sama-sama mas aku pun sangat senang " Kamila tersenyum lebar
" mulai hari ini dan seterusnya kamu di larang untuk memasak lagi biarkan bi Tarsih yang melakukannya" ucap Joseph
"Baik mas lagian bagaimana aku bisa masak dengan keadaan yang sering mual-mual" ucap Kamila
Joseph berjalan keluar kamar menuju dapur mengambilkan Kamila makanan
" Bi tolong siapkan makanan yang sehat untuk ibu hamil" ucap Joseph
" siapa yang hamil? " tanya bi Tarsih
" ya istriku lah bi, siapa lagi" jawab Joseph
" wah selamat tuan muda" ucap bi Tarsih
"ya terimakasih bi " Joseph tersenyum
" Sama-sama tuan " ucap bi Tarsih
Segera Bi Tarsih memasak dengan cepat karena tidak mau nyonya mudanya menunggu
" Tuan muda ini sudah siap " ucap bi Tarsih
"Terimakasih Bi, biar aku saja yang membawa kan keatas " Joseph mengambil nampan berisi makanan dari tangan bi Tarsih
__ADS_1
Joseph segera membawa makanan untuk Kamila
" sayang ayo makan aku suapin yah " ucap Joseph
" oekkkk.... oeeekkkk aduhh mas bau "
" aduuhh kenapa? makananya yang bau ? tanya Joseph
Kamila hanya mengangguk, segera Joseph kembali kebawah dan menyuruh bi Tarsih masak kembali
" Bi buatkan makanan yang lain katanya ini membuat Kamila mual " ucap Joseph
" Baik Tuan Muda " jawab bi Tarsih
Segera bi Tarsih membuat menu makanan yang lain
" ini tuan sudah siap " ucap bi Tarsih
tanpa menjawab Joseph segera membawa makananya keatas
" sayang ayo aaaaaa" Joseph mengangkat sendok menyuapi Kamila
"oekkk... oeeeekkk.. "
" aduh kamu mual lagi apa karena makanan ini? " tanya Joseph
Kamila hanya mengangguk
Joseph segera kembali kebawa dan menyuruh bi Tarsih untuk membuat kembali
sampai 5x bi Tarsih memasak dan menganti menu Kamila tetap saja mual
" sayang kalau tidak makan kamu nanti tambah sakit " ucap Joseph
" aku bukan tak ingin mas tapi aku tidak tahan makannya membuatku mual " ucap Kamila
Joseph binggung apa yang harus dia lakukan sejak pulang dari bandara hingga sudah malam Kamila belum memakan apa pun
" aku ingin tertidur di pelukanmu mas " ucap Kamila manja
Joseph hanya bisa menuruti kata-kata Kamila
__ADS_1