Pernikahan Takku Inginkan

Pernikahan Takku Inginkan
episode 44


__ADS_3

Flashback On


Merta ingat dulu akan dirinya selalu memaksa Joseph menjadi anak yang sempurna dan selalu tak pernah mengerti apa yang Joseph lakukan dan Joseph lalui di setiap harinya


dan masa dimana Merta selalu menyalahkan Joseph adalah disaat kecelakaan itu terjadi


" Joseph kamu bodoh kenapa kamu harus bersedih karena di tinggalkan wanita itu lihat sekarang hidupmu hancur dan membunuh orang "


"Joseph kamu bodoh "


Terus saja Merta menyalahkan atas apa yang terjadi saat itu hingga membuat Joseph mengalami hari-hari yang mengerikan dengan berbagai tekanan yang menimpanya


untung saja ada Wiliam yang selalu menenangkan Joseph memberi semangat bawah kamu bisa hingga sedikit-sedikit Joseph mulai kembali bangkit dan mendirikan perusahaan miliknya hingga menjadi sukses saat itu Merta mulai merasa bersalah atas perilaku yang dia lakukan karena merubah putranya menjadi anak yang pendiam dan jarang senyum membuat hatinya hancur hingga pikirannya pun mulai berubah


" aku tak ingin dia sempurna cukup melalui hidup yang indah seperti dulu selalu tersenyum " ucap Merta


Flashback Off


Joseph senang dengan perubahan yang ibunya lakukan


" tak apa bu Joseph mengerti "


"maafkan ibu nak hiksss" Merta menangis tak sanggup lagi menahan tangis


" sudah bu jangan menangis " Joseph mengusap air mata ibunya


"iya nak kamu jangan sungkan untuk bercerita kepada ibu yah " Merta memegang tangan Joseph

__ADS_1


" Baikmu, Joseph akan mandi dan pergi ke untuk mencari Kamila "


"iya nak semangat pasti Kamila akan memaafkan mu yakin lah "


Joseph segera pergi mandi dan segera bersiap untuk mencari Kamila


" sayang sarapan dulu " teriak Merta


" nanti saja bu aku sarapan di luar " Joseph sambil berlari


" yasudah jangan lupa untuk sarapan " teriak kembali Merta


"Oke " teriak Joseph


Hari ini Joseph sangat semangat mencari Kamila karena untuk pertama kalinya Joseph mendapatkan suport dari sang ibu


" mau kemana kita bos " tanya Devan


" baik bos, eh bos bagaimana dengan surat cerai yang ayah Kamila inginkan " ucap Devan


" tunggu dulu sampai kasus penyelidikan kecelakaan dahulu sangat jelas aku masih sangat binggung " ucap Joseph


" baik bos kalau begitu memang kasus ini sedikit janggal "


" segera selidiki kebenarannya agar aku bisa kembali bersama lagi dengan Kamila " Joseph memandang keluar dengan rasa yang amat rindu dengan istri dan anaknya


terus Devan menyusuri setiap jalan dan tak terlihat sedikit pun tanda-tanda adanya Kamila

__ADS_1


" kita sudah memutar-mutar setiap jalan bos tapi tak ada sedikit pun tanda-tanda nyonya " ucap Devan


" terus cari Devan " bentak Joseph


"tapi bos ini sudah malam dan dari tadi pagi bos tidak makan apa-apa lebih baik kita makan dulu " ucap Devan


" aku tidak mau makan Devan, aku masih kuat "


" tapi... "


Devan sangat cemas melihat wajah Joseph yang sangat pucat dari pagi hingga malam tidak ingin makan tapi apa daya Devan tak bisa memaksa bos nya


" tidak ada tapi-tapian cepat cari Kamila " bentak Joseph


Devan hanya bisa setuju dengan perkataan bos nya


" Bos apa kamu mau roti? " tanya Devan yang sedang menganjal perutnya karena dari siang belum makan


" aku tak mau kau saja yang makan " ketus Joseph


Tiba-tiba Joseph merasa pusing sekali


"ahhhkkkk.... " Joseph memegang kepalanya


" ada apa bos? " tanya Devan panik


Seketika Joseph langsung pingsan tak sadarkan diri

__ADS_1


"Bosss... Bosss... " Devan dengan panik terus mencoba membuat Joseph sadar


" yah makanya kamu harus segera


__ADS_2