
" waahh selamat yah bos kau tidak menjomblo lagi, ku kira kau akan jadi jomblo sejati " ucap Devan sambil bersalaman dengan Joseph
" diam kau " ucap Joseph melototi Devan
di beberapa sudut ruangan wiliam dan merta sedang menjamu para tamunya
" waah- waah sebentar lagi kau mempunyai cucu " ucap Hilda teman merta
" yaahh semoga saja mereka cepat memberiku cucu " ucap merta dengan antusias
setelah acara selesai membuat para pengantin ini kelelahan meskipun acara sederhana tapi para kolega bisnis SA Group sangat ingin datang ke acara pewaris satu- satunya
" sangat melelahkan " ucap Kamila sambil berjalan menuju kamarnya
" mau kemana kau? ucap Joseph menahan tangan Kamila
" aku akan ke kamarku " jawab Kamila
" apa kau lupa ibu dan ayahku akan menginap disini " ucap Joseph
Joseph langsung menarik tangan Kamila dengan kasar
" wah anak mu pah sudah sangat tidak sabar " ucap bu merta kepada ayah wiliam
" haha iya tidak menyaka anak kita seperti itu sangat agresif " ucap wiliam
sedangkan yang terjadi di kamar adalah sebuah berdebatan bukan hal yang di bayangkan oreng kedua orang dua Joseph
" Aku akan mandi lebih dlu " ucap Kamila sambil jalan kearah kamar mandi
__ADS_1
" aku duluan karena aku sudah sangat lelah " ucap Joseph berjalan kearah pintu kamar mandi
" aku dulu " ucap Kamila memegang pintu kamar mandi
" ingat ini kamar ku aku yang lebih dulu " ucap Joseph dengan keras
Kamila hanya bisa mengalah karena memang dirinya hanya menumpang di rumah ini
setelah 15 menita selesai lah Joseph dengan ritual mandinya
Kamila langsung memasuki kamar mandi dengan terburu-buru
" wah sangat segar sekali " ucap Kamila
" wah aku lupa bahwa bajuku ada di kamar bawah bagaimana ini ? masa aku tidak pakai baju " ucap Kamila
Kamila berteriak kepada Joseph dari dalam kamar mandi
suaranya terdengar keras sekali dan membuat Joseph terganggu
" ada apa kau teriak- teriak berisik " ucap Joseph kesal
" aku tidak ada baju tuan , baju ku ada dikamar bawah" jawab Kamila
seketika Joseph menepuk jidat
" Buka ini pakai lah kemejaku dulu tidak mungkin aku mengambil baju mu di bawah karena ada ayah dan mamy ku " ucap Joseph
" ckreek" terbukanya pintu kamar mandi ada uluran tangan dari kamar mandi
__ADS_1
" terimakasih " ucap Kamila
Joseph kembali lagi ketempat tidur dengan duduk di tepian tempat tidur
'creekk " pintu kamar mandi terbuka
Joseph melihat kearah Kamila yang memakai kemeja berwarna putih dan terlihat paha mulus Kamila dan tubuh ramping
yang membuat Joseph kaget ternyata di balik gamis dan jilbab yang selalu dia pakai terbungkus rapih tubuhnya yang amat mengiurkan
" ternyata dia cukup se*y , tidak-tidak hanya Berlian yang paling aku cintai" guman batin Joseph
saat Kamila akan menaiki ranjang untuk tidur
" apa yang kau lakukan " ucap Joseph
" aku akan tidur " jawab Kamila
" kau tidak bisa tidur di atas kasur tidur lah di lantai ini untukmu bantal " ucap Joseph
melemparkan bantal ke Kamila
" dasar kau laki- laki tidak punya hati untuk kau masih punya jantung kalau tidak kau sudah mati " ucap Kamila kesa
Kamila menaruh bantalnya dan meringkukan diri di lantai
" aduuhh dingin sekali " guman Kamila
di sisi lain ada yang merasa puas
__ADS_1
" rasakan itu akan ku buat hidup seperti fi neraka" ucap Joseph