
Helen melirik suara itu berasal dari mana
" Aduhhh kacau " Ucap Helen
Pria itu keluar dari mobil
" Apa yang kamu lakukan " ucap Frans sambil memegang tangan Helen
" Aku ingin mengusir mereka karena aku sangat terganggu dengan keberadaan mereka dari tadi mereka terus saja melihat kearah rumah kita " Ucap Helen
" Apa kamu dengar apa yang diucapkan istriku " Teriak Frans
" Maaf Pak Frans sekali lagi saya minta maaf dan tak akan menginjakan kaki kesini lagi " Ucap orang-orang suruhan Wiliam
" oke jangan sekali-kali lagi kalian datang kesini bila tidak ingin merasakan akibatnya " Ucap Frans
Frans dan Helen berjalan menuju rumah
Frans mendorong Helen kedalam kursi
" Aku tau kamu pasti akan memberitahukan keadaan Kamila disini " Ucap Frans dengan marah
"apa yang kamu tahu tentang Kamila "
" aahhhggh.... " Helen gugup
" Jawab cepat " Teriak Frans
__ADS_1
" Aaakuuu... tadi mendengar pembicaraan Kamila dan Cantika " Ucap Frans
" Awas jangan sekali-kali kamu membeberkan apa yang kamu tahu pada orang-orang diluar sana " dengan Nada marah Frans langsung pergi dari sana
" Kamu gilaaa Mas dia siapa hingga harus kita lindungi " Ucap Helen
" Sudah yah jangan ngajak ribu disana seperti ini atau kamu akan tahu konsekuensi nya "Ucap Frans
" Hubungan kita kacau semenjak ada mereka " Ucap Helen
" Apa kamuuuu.... eeehhhghh" Frans mulai berjalan kearah tangga tanpa ingin berdebat dengan Helen
" eeeuhhhhhhkkk... " Helen mengacak-acak rambutnya
" awas aja kamu nanti aku balas berbuatan kalian " Ucap Helen
" Kreeek... " Suara Pintu
" Apa kalian baik-baik saja " Ucap Frans
" iya kami baik saja Dad" Ucap Cantika
" Apa kami baik saja Kamila? " Tanya Frans
" iya om aku baik-baik saja" Jawab Kamila
" Ayo sini duduk " Ucap Frans
__ADS_1
" Kamila om sudah tahu kamu berasal dari mana orang-orang yang tadi berada di luar sedang mencarimu dan sepertinya mereka bukan orang biasa, apa kamu bisa ceritakan apa yang terjadi sebenarnya " Ucap Frans dengan sangat lembut
" Sebenar .. " Cantika dengan lantang ingin menjawab
Tangan Kamila menyentuh tangan Cantika seketika Cantika mengerti
" Biar aku saja Tik " Ucap Kamila
" Tidak perlu terburu-buru kamu bisa pelan-pelan menceritakan apa yang terjadi " Ucap Frans dengan nada lembut
" Sebenarnya dulu aku dipaksa menikah karena lilitan hutang orang tua ku yang sangat besar saat itu ibuku meninggal membuat ayah sangat tertekan hingga usaha ayahku mulai menurun dan mulai mecari pinjaman keluarga Step yang menolong kami saat ayahku mulai tidak bisa membayar pinjaman itu ayahku memaksa menikahkan ku dengan putra keluarga Step hari-hari kujalani dengan pernikahan yang tak sedikit pun aku inginkan namun berjalannya waktu aku mulai mencintai suamiku, kehidupan rumah tangga ku mulai membaik seperti rumah tangga pada umumnya namun suamiku terdapat selingkuh dengan mantan pacarnya dahulu hingga aku meninggalkan rumah dan pergi tidak ingin lagi aku bertemu pria seperti itu namun mereka terus saja mencariku karena ingin mendapatkan anak di kandungan ku ini " Kamila mencaritakan semuanya sambil menitikan air mata
" Sudah jangan menangis sekarang kamu tidak sendiri lagi ada om ada Cantika juga " Frans mengusap air mata Kamila
" Terimakasih om Cantika " Ucap Kamila
Semua orang memeluk Kamila dan memberikan kekuatan
" Bila kamu merasa di sini sudah sangat tidak aman om bisa melindungimu dan kita cari tempat yang aman hingga keluarga Step tidak bisa mencari mu " Ucap Frans
" Iya Dad lebih baik begitu kita akan mulai lagi merintis usaha di tempat yang jauh dari mereka " Ucap Cantika
" Terimakasih Om Cantika " Ucap Kamila
" Udah Mil kamu jangan berterimakasih terus karena kamu sudah seperti keluargaku, iya kan Dad? " tanya Cantika
" Iya saya sekarang kita adalah Keluarga " Ucap Frans
__ADS_1
Frans memeluk mereka dengan kasih sayang
" Sayang bila ini benar apa yang aku curigai begini rasanya aku memeluk kedua putri kita " dalam hati Frans