
Didalam mobil Joseph merasa sedikit aneehh
"Devan aku yakin itu masakan Kamila " ucap Joseph
"mungkin bos sangat merindukan nyonya hingga rasa masakan orang lain seperti nyonya" jawab Devan
"tidak mungkin Devan aku yakin sekali "
"Bila bos merasa yakin bagaimana kita coba simpan beberapa anak buah disana" ide Devan
"ah benar apa sebaiknya begitu " ucap Joseph
"iya lebih baik begitu bos sehingga rasa yakin yang bos rasakan bisa kita yakinkan " Jawab Devan
"yah benar kamu yah sudah simpan anak buah kita disana " Perintah Joseph
Waktu sudah gelas tapi Kamila dan Cantika masih sibuk karena banyaknya pelanggan yang datang
"Mila apa kamu tidak lelah ? " tanya Cantika
"Tak apa aku masih kuat ko, mereka sama sekali tidak menyusahkan ku" Kamila mengelus perutnya
"ya bila sudah lelah kamu bilang saja jangan di paksakan kasian baby mu " Ucap Cantika
"Siap Cantiku hehe " Kamila tertawa
__ADS_1
Cantika kembali mengambil pesenan para tamu
Joseph sudah sampai di rumah berjalan menuju kamar dan merebahkan tubuhnya keatas kasur
"dimana kamu sayang, aku sangat merindukanmu" ucap Joseph
"apa tak bisa kau muncul begitu saja dihadapanku aku amat sangat frustasi memikirkanmu "
"hari ini aku memasak makanan yang sangat mirip denganmu apa itu kamu bila benar kamu semoga secepatnya kita bertemu "
ucap Joseph terus saja keluar dari mulutnya tanpa terasa jam sudah sangat malam dan Joseph pun segera berjalan kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri
Di lain tempat ada yang amat merasa bahagia
"Kamila lihat ini uang yang sangat banyak selama 2 minggu ini restaurant sangat ramai berkat dirimu " Ucap Cantika sambil menghitung uang
"ini untukmu Kamila " Cantika memberikan sejumlah uang untuk Kamila
"tidak usah aku sudah menumpang disini saja sudah sangat bersyukur itu tidak perlu " ucap Kamila
"jangan seperti itu simpanlah uang ini untuk kami memeriksakan kandunganmu " ucap Cantika
"Terimakasih Cantika " Kamila memeluk Cantika
"iya sama-sama jangan sampai kau lelah perutmu semakin membesar bila sudah lelah kamu jangan sungkan-sungkan untuk langsung istirahat saja aku tidak mau terjadi sesuatu dengan baby-babymu " ucap Cantika
__ADS_1
"iya aku juga paham akan kondisi ku tapi tidak berat ko aku selalu merasa tidak sedang hamil sangat tidak menyusahkan mungkin mereka tau jauh dari papahnya " ucap Kamila
"sudah jangan bersedih sekarang ada aku yang akan selalu menjagamu dan selalu ada untukmu, mungkin saat perutmu semakin membesar aku akan mencari karyawan untuk membantumu " Ucap Cantika
"Terimakasih Cantika atas perhatiannya, mungkin bila tak ada kamu aku tak tahu harus bagaimana"
" Sudah kita memang di takdirkan untuk saling bertemu dan saling mejaga satu sama lain "
"Iya mungkin ini memang sudah takdir" ucap Kamila
"Aku mau mandi dulu yah sebelum makan malam " Cantika pergi menuju kamar mandi
" Baik, aku akan memasak dulu untuk makan malam sebelum mandi " Kamila berjalan kedapur
"akhirnya selesai juga " ucap Kamila
"kamu sudah selesai ayo cepat mandi kita makan bersama " ucap Cantika
Kamila langsung berjalan menuju kamar mandi
"hari ini aku sangat takut melihat wajah Joseph yang sangat dingin seperti pertama kali aku bertemu dengannya " gerutu batin Kamila
"Kamila cepat mandinya " Teriak Cantika dari luar kamar mandi
" ahhh ... aduuh aku selalu saja melamun.. " gerutu Kamila
__ADS_1
"iya sebentar lagi aku beres " Teriak Kamila