
Kamila merasa sangat penasaran apa yang telah terjadi dengan Joseph
Kamila berjalan menuju meja kerja dengan membawa air minum
"tok.. tokkk" terdengar suara pintu
" ckreekk" pintu terbuka
Kamila melihat ruangan itu sudah sangat berantakan benda-benda berhamburan ke mana-mana dan melihat seseorang menangis dan tersungkur di tepi meja
Kamila segera menghampiri
" aahhh kenapa begini mas? " tanya Kamila sangat khawatir melihat Joseph seperti itu entah perasaan apa tapi Kamila tak tega melihat Joseph seperti itu dan langsung memeluk Joseph
"ada apa mas ?" tanya Kamila kembali
Joseph hanya diam dan dia merasa nyaman di pelukan Kamila
Kamila mengelus rambut Joseph
" kau mau memaafkanku? " tanya Joseph pada Kamila
" kenapa kau harus meminta maaf padaku? tanya balik kamila
__ADS_1
" karena aku selalu membuatmu sedih " jawab Joseph
" Tak apa aku mengerti apa yang terjadi diantara kita bukan keinginan kita " ucap Kamila
" aku berjanji padamu tidak akan membuat kau bersedih lagi mau kah kau menerimaku sebagai suamimu? "tanya Joseph sambil memeluk Kamila
" ya aku mau mas " jawab Kamila
" ya aku akan menjadi suami yang baik untukmu" ucap joseph
" sudah yah mas ayo sekarang kita tidur ini sudah sangat malam " ucap Kamila menggandeng Joseph
" yah ayo " Joseph berjalan mengikuti langkah Kamila
" apa kamu tidak mandi mas ingin langsung tidur? " tanya Kamila karena Joseph terus saja memeluknya di atas kasur
" yah aku ingin tidur saja sambil memelukmu" ucap Joseph masih agak sedikit tidak terbiasa
" yasudah kalau begitu " jawab Kamila
Joseph tidak menjawab dia hanya memeluk kamila dengan perasaan yang tidak bisa di jelaskan
Mereka pun terlelap dalam tidurnya
__ADS_1
saat tengah malam tiba-tiba Joseph terbangun
di tataplah Kamila yang tertidur pulas
" aku akan belajar mencintaimu Kamila " Joseph mengejup kening Kamila dan pergi untuk mandi karena dia merasa sangat lengket sekali
Di kamar mandi Joseph membersihkan dirinya sembari masih dengan perasaan yang tidak karuan
" aku harus melupakan Berlian dan mencintai Kamila besok akan ku ajak Kamila untuk belanja karena wanita biasanya senang di ajak shopping " guman batin Joseph
Selesai ritual mandinya Joseph berpakaian langsung kembali lagi ketempat tidur , dia memandangi Kamila yang sedang tertidur pulas
" aku tidak menyangka penyebab kau kehilangan seorang ibu karena ku
apa hari- harimu masa sudah tidak menyenangkan lagi saat ibumu sudah tiada aku percaya kau wanita kuat
aku mohon jangan pernah benci aku Kamila aku akan selalu ada untukmu dan memberimu cinta yang begitu besar jangan bersedih lagi mulai dari sekarang " mengelus rambut Kamila dengan lembut
Joseph sangat merasa bersalah di dalam dirinya akan melakukan apa saja kalau Kamila bisa memaafkannya andai saja dia tau lebih awal tentang kenyataan ini mungkin dia akan memperlakukan Kamila dengan baik tak akan dia menentang pernikahan ini
Rasa persalah amat menyelimuti hatinya Tapi dia akan menyembunyikan dulu kenyataan ini mungkin akan memberitahu pada waktu yang tepat disaat Joseph sudah memberikan apa yang membuat Kamila bahagia .
" jangan pernah bersedih jadikan diriku sandaranmu dan selalu bahagia untukku Kamila " Joseph berbicara sembari memeluk Kamila dia merasa lebih lega dengan Kamila ada di sampingnya tidak ada perasaan sesak seperti awal karena mungkin Kamila bisa menerima dirinya
__ADS_1