Pernikahan Takku Inginkan

Pernikahan Takku Inginkan
episode 22


__ADS_3

" pak jus mangga satu jus strawberi satu " ucap Kamila


" baik" ucap bapak penjual jus


Joseph terus memperhatikan Kamila ntah kenapa menurut Joseph hari ini Kamila sangat cantik


" dia sangat cantik hari ini " ucap Joseph


padahal setiap hari pun Kamila cantik tapi tak pernah terlihat cantik karena Joseph selalu memikirkan Berlian


" mas ini jusnya " ucap Kamila


" oh iya terimakasih " ucap Joseph


" emmm segar sekali, mas apa jus mangganya enak?" tanya Kamila


" enak tapi sedikit asam " jawab Joseph


" mau mencoba punyaku? " tanya Kamila


" boleh" ucap Joseph


padahal Joseph tidak berminum dari bekas orang lain tapi ntah kenapa untuk punya Kamila dia tidak merasa ragu


" wahhh enak sekali " ucap Joseph


" enakan mas aku paling suka strawbery" ucap Kamila


" apa kita mau main yang lain lagi mas? " tanya kamila


" ehmm sepertinya tidak karena aku masih merasa pusing " ucap Joseph


" maafkan aku yah mas karena aku yang memaksa mas jadi begini " ucap Kamila sedih


" tak apa mungkin badanku saja hari ini sedang tidak fit " ucap Joseph


mereka berdua hanya duduk dan memperhatikan anak-anak kecil yang lucu


" mas lihat deh itu anak kecil yang itu lucu sekali yah " Kamila menunjuk anak kecil yang gendut putih itu


" ah iya lucu sekali " ucap Joseph


" kalau kita punya yang seperti itu di rumah akan semakin ramai mas " ucap Kamila senang

__ADS_1


" apa kau mau punya anak bersama ku? " tanya Joseph


" aku tidak bilang mau punya anak mas maksudnya bila ada di rumah kita loh " jawab Kamila


" yah mau ada dimana bila kita tidak membuat " ucap Joseph


" yah kan tidak perlu buat mas adopsi saja bisa " ucap Kamila


" tapi kita masih belum mencoba mila, jika kita mencoba bisa sajah kita punya yang lebih lucu dari itu " ucap Joseph tertawa


" ahh mas ada-ada saja " ucap Kamila malu


mereka berdua terus saja berbincang keasikan sampai waktu sudah hampir sore


" mas ini sepertinya sudah sore ayo kita pulang " ucap Kamila


" ah iya, ayo kita pulang " ucap Joseph


Mereka berdua sudah berada di dalam mobil tiba-tiba mendengar suara perut berbunyi


"kruikk.. kruuk... " suara perut


" apa kau lapar? " tanya Joseph


" ah yasudah kita mampir dulu ke restoran yang dekat-dekat sini sajah " ucap Joseph


" tapi mas kayanya baso bakwan yang itu enak deh " Kamila menunjuk bapak perjual bakso


" kau serius mau makan disamakan tidak sehat " ucap Joseph


" iya mas aku mau itu sepertinya enak deh makan pinggir jalan gtu " ucap Kamila


" oh baiklah tapi makannya di mobil mas yang pesanan kesana " ucap Joseph


Joseph memarkirkan mobilnya ke samping jalanan


" pak baksonya 1 yah " ucap Joseph


" baik pedesnya yang pedes setan apa pedes biasa " tanya penjual bakso


" sebentar pak " ucap Joseph


Joseph berjalan kearah mobil

__ADS_1


" Mila baksonya pedes setan apa pedes biasa? " tanya Joseph


" apa sih mas pedes setan ada- ada ajah " ucap Kamila


" ga tau mas kan kata si abang yang jual " jawab Joseph


" pedes biasa ajh mas " ucap Kamila


Joseph berjalan lagi menuju abang tukang baso


" pak pedesnya biasa ajh " ucap joseph


" ini sudah beres " uang abang penjual bakso


"berapa pak? " tanya Joseph


"20rb ajh " jawab abang bakso


" ini , gausah kembalian " Joseph menyodorkan uang 100rb 10 lembar


" makasih pak ini banyak sekali " ucap abang tukang bakso


Joseph pergi mendekati mobil karena Kamila sudah menunggu


"ini " ucap Joseph menyodorkan bakso kepada Kamila


" wahh ini kayanya enak ni" ucap Kamila


Kamila memakan bakso dengan sangat lahap Joseph merasa giller melihat Kamila


" apa mas mau? " tanya Kamila


" engga itu baksonya ga sehat " jawab Joseph


" ah mas tapi kayanya mas mau deh soalnya dari tadi mas liatin Kamila makan bakso sampe mau ileran gtu " ucap Kamila tersenyum


" ayo mas dicoba " Kamila menyodorkan baso bulat ke mulut mas Joseph


" ayo mas aaaa "


dengar ragu Joseph membuka mulutnya


" gimana mas rasanya " ucap kamila

__ADS_1


"....... hhmm.. " Joseph


__ADS_2