Pernikahan Takku Inginkan

Pernikahan Takku Inginkan
episode 73


__ADS_3

"Sekarang kalian diam dikamar jangan berkeliaran di halaman rumah Dad akan segera cari tempat yang aman untuk kalian bersembunyi " Ucap Frans


"Dad kita harus segera bergegas karena mungkin tinggal 2 bulan lagi Kamila akan melahirkan " Ucap Cantika


" Iya sayang Dady akan berusaha semaksimal mungkin untuk segera menemukan tempat yang aman sekarang kalian istirahat dulu saja "


Frans berjalan keluar dari kamar


" Hallo.. " Ucap Frans


" Pak hasilnya sudah keluar " Ucap Suster rumah sakit


" Bagaimana hasilnya ? " Tanya Frans


" Pak ternyata Bapak tidak ada hubungan darah " Ucap suara telpon


"Deg.... " Frans merasa syok karena sudah yakin Kamila adalah anak mereka yang meninggal dahulu


" pak... pakkk... " Suara di telpon


Seketika Frans mematikan telponnya dan kembali menuju ruangan kerja


Frans duduk termenung


" Aku amat yakin Kamila adalah anakku karena dia sangat mirip denganmu " Sambil memandangi photo alm istrinya


" Tapi tak apa aku akan menyayanginya seperti anakku karena Kamila dan Cantika sepertinya sudah sangat saling sayang aku akan memcoba untuk menyanyangi seperti anakku sendiri " Ucap Frans


Segera Frans mengambil telpon


" Hallo Bos... "

__ADS_1


" Cepat cari tempat untuk anakku bersembunyi dari keluarga Step " Ucap Frans


" Kalau ingin bersembunyi dari keluarga Step sepertinya harus di daerah perkampungan Bos "


" Yah cari lah tempat sepertinya yang dekat dengan rumah sakit juga jangan terlalu jauh dengan akses jalan " Ucap Frans


" Baik Bos.. "


Segera Frans mematikan telpon


Wiliam terus saja menunggu kabar dari anak buahnya


Terus saja mondar-mandir di rumahnya


" Bila menantuku benar ada di sana aku akan dobrak pintu rumah Frans " Dengan nada kesal Wiliam


" Kriiingg..... kriiiing... " Suara telpon


" Bagaimana hasilnya apa menantuku ada disana ? " tanya Wiliam


" Sepertinya menantu anda tidak ada disana dikarenakan Pak Frans bilang anaknya saja tidak ada pulang kerumah " Ucap Suara telpon


" Tapi coba selidiki lagi apa mungkin mereka di sembunyikan " Ucap Wiliam


" Tapi tadi ada seorang wanita yang berjalan menuju kami apa mungkin dia ingin memberitahu sesuatu "


" mungkin itu istri Frans coba kamu selidiki bila bisa ajak ketemu secara diam-diam " Ucap Wiliam


" Baik Bos akan segera kami laksanakan "


Wiliam mematikan telponnya

__ADS_1


" Semoga aku segera menemukan Kamila agar segara kesalahpahaman ini segera terselesaikan " ucap Wiliam


Wiliam berjalan menuju kamar Jospeh dan mengintip dari balik pintu yang tidak tertutup rapat


Joseph berbaring di tempat tidur dan terus memandang photo Kamila


" Apa kamu sangat membenciku hingga tak ingin bertemu dengan ku "


" apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi "


" Cepat pulang sayang tak pernah sedetik pun aku melupakan mu "


" Cepatlah pulang sayang hiksss" tangis Joseph


Wiliam melihat putranya sangat terpuruk membuat perasaanya makin sedih


" aku sudha tak kuat lagi melihatnya " Ucap Merta


" Kamu buat aku kaget saja " Ucap Wiliam


" Semoga anak kita bisa melewati semua ini "


" tapi bagaimana ini bila terus berlarut seperti ini aku takut Joseph akan hilang kendali atas dirinya lagi " Ucap merta dengan nada sedih


" Semoga tak ada hal yang buruk yang terjadi kepada anak kita, menantu kita, dan cucu kita " ucap Wilaom sambil memeluk istrinya


" Iya sayang tapi aku amat hancur melihat keluarga putraku sangat hancur berantakan seperti ini "


" Sudah kita harus yakin bahwa anak kita pasti kuat menjalaninya sekarang karena bila kita sama-sama sedih siapa yang akan memberikan semangat kamu juga harus kuat kita beri semangat kepada Joseph agar dia tak merasa sendiri "


" Iya benar sayang aku akan tetap bertahan dan berdiri untuk terus memberikan semangat kepada putra kita " Ucap Merta

__ADS_1


__ADS_2