
" Kamila bukan berarti Joseph mempunyai mobil hanya 2 dia tidak punya banyak uang memang sedari kecil Joseph tidak suka pamer terhadap orang-orang karena dia tidak suka melihat mata orang-orang yang melihatnya dengan tatapan aneh atau pun hanya ingin memanfaatkan ketulusannya " ucap Bu merta
" oh seperti itu sepertinya kamila terlalu banyak nonton film deh Bu " jawab Kamila
" yah banyak nonton film-film gajelas jangan nonton yang bermanfaat dong atau yang menghibur diri bukan yang banyak komplikasi hidup didunia nyata pun sudah beban di beri beban dengan menonton hal seperti itu " ucap Bu Merta
" apa yang Ibu katakan benar " ucap Kamila
" yasudah ini pergi dulu yah " Bu Merta meninggalkan Kamila
Tak lama terdengar suara langkah kaki
" eehh ayah " ucap Kamila
" apa kamu sehat nak? " tanya ayah
" alhamdulilah Kamila sehat yah, bagaimana dengan ayah? " tanya kembali Kamila
" ayah sehat nak "
" ayah mau makan? " tanya Kamila
" iya sepertinya ayah akan makan di sini karena sekarang sudah waktunya makan siang " jawab Haris
" yasudah ayo kita makan siang bersama yah " Kamila menuntun ayahnya berjalan
Kamila dan ayah Haris sedang makan bersama di meja makan
" apa setiap hari kami kesepian seperti ini bila tidak ada ayah? " tanya Haris
" tidak yah biasanya Kamila ada ibunya mas Joseph sedang keluar " jawab Kamila
__ADS_1
Kamila berbohong pada ayahnya padahal setiap hari dia hanya sendiri dan menunggu suaminya pulang tapi dulu mas Joseph sangat dingin berbeda dengan sekarang yang lembut dan sering menyapa Kamila bukan untuk mengerjai Kamila
Ibunya Joseph setiap hari pergi dengan teman-temannya
" oh begitu, syukurlah kalau begitu makanya cepatlah mengandung agar kamu tidak sendiri di rumah " ucap Haris
" iya yah semoga saja " ucap Kamila tersenyum
Kamila dan ayahnya terus berbincang dan tak terasa waktu sudah sangat sore, waktunya Joseph pulang
" Devan ayo kita pulang " ucap Joseph berdiri dari kursi kantornya
" apa bos tidak salah jam segini sudah pulang? " tanya Devan
" aku tidak salah kan biasanya aku pulang kerumah " jawab Joseph
" bos kan suka pulang malam dari kantor " ucap Devan
" ah ehmmm... hari ini aku ingin pulang saja lebih awal " ucap Joseph gugup menjawab devan
Devan dan Joseph berjalan keluar kantor
" tumben bos jam segini udah pulang ada apa ini " guman hati devan
" ayo bos silahkan masuk" Devan membuka pintu mobil
Joseph masuk tanpa menjawab Devan dan duduk sambil melamun memikirkan dirinya yang bekerja tidak fokus hari ini hanya memikirkan Kamila saja
" ada apa denganku hari ini terus memikirkan Kamila " guman batin Joseph
Tiba Joseph di halaman rumah dan melihat ada mobil ayah mertuanya di depan rumah , Joseph segera masuk kedalam rumah.
__ADS_1
" Joseph kamu sudah pulang? " tanya Haris
" iya yah " Joseph menyalami tangan mertuanya
" mas sudah pulang " Kamila menyalami suaminya
" iya sayang " jawab Joseph
" aku akan siapkan air hangat untuk mu dan makanan malam " ucap Kamila
" tak usah aku akan menyiapkannya sendiri, kamu ngobrol saja sama ayah " Joseph pergi ke kamar atas
" terimakasih mas " senyum Kamila senang
" manis sekali " batin Joseph
" Kamila ayah pulang sekarang saja " ucap Haris
" jangan dulu yah makan malam dulu di sini " ucap Kamila
" tak usah ayahkan sudah makan siang tadi di sini , dan juga ayah sudah terlalu lama di sini "
" lebih baik ayah makan malam di sini " paksa Kamila
" rindu ayah sudah terobati padamu lain kali ayah kesini lagi "
" baiklah yah " Kamila menyalami ayahnya
Kamila mengantar ayahnya keluar dari rumah dan melihat ayahnya menyalakan mesin mobil
" Daahhh yah " lambai tangan kamila
__ADS_1
" Daaahh sayang " lambai tangan Haris
"