Pernikahan Takku Inginkan

Pernikahan Takku Inginkan
episode 9


__ADS_3

Pagi-pagi Kamila sudah bangun dari tidurnya segera menyiapkan baju untuk suaminya kekantor sebelum suaminya terbangun


" apa dia sudah sembuh " ucap Kamila sambil melihat Joseph


sudah menyiapkan baju suaminya Kamila langsung pergi memasak ke dapur


" sudah selesai " ucap Kamila


karena semua sudah selesai Kamila pun pergi mandi


Joseph terbangun dari tidurnya, dian langsung pergi untuk mandi


beberapa menit kemudian Joseph keluar dari kamar mandi


" siapa yang menyiapkan bajuku ? " tanya Joseph binggung


" tidak mungkin kan dia " teringat kamila


" aku tidak akan memakainya " ucap Joseph


sudah berpakaian rapih Joseph berjalan kebawah untuk sarapan


Joseph tidak memakan sarapannya dia langsung berangkat kekantor


" Devan siapkan sarapan dikantor ku aku belum sarapan " ucap Joseph


" ahh masa sudah punya istri tak ada yang menyiapkan sarapan " ucap Devan


" dia hanya istri palsu ku " ucap Joseph


Devan pergi untuk memesankan sarapan untuk bos nya


" meeting di mulai 30 menit lagi " ucap Devan pada bosnya yang sedang makan

__ADS_1


" baiklah " ucap Joseph


masuklah Joseph ketempat meeting


berbeda keadaan di rumah Kamila hanya diam saja di rumah dia merasa bosan berdiam diri di rumah


" apa aku kerumah ayah saja yah " ucap Kamila


" ntah mengapa dia tidak memakan masakanku, dia tidak memakai baju yang kusiapkan, dia tidak lagi mengerjaiku" ucap Kamila binggung


" mungkin dia sudah mulai baik padaku " ucap Kamila


Kamila pun tertidur pulas di sofa


" Devan sudah sangat malam ayo kita pulang " ucap Joseph


" iya bos mengapa ga pulang dari tadi saja ini sudah sangat malam " ucap Devan


mobil hitam mewah pun tiba di halaman rumah


terasa ada yang menganggu tidurnya Kamila pun membuka matanya


" kau apa kau lakukan padaku, apa kau mau mencium ku? " tanya Kamila


" siap juga yang mau mencium mulut mu yang seperti kaleng rombeng " ucan Joseph


" bibir mu itu yang selalu menghina diriku dengan mulut pedasmu " ucap Kamila


" dasar dia pendiam yang amat dingin tapi mulutnya pedas sekali sepeti cabe 100 kg " ucap Kamila sambil berjalan menuju kamarnya


Joseph berjalan menuju anak tangga dan langsung pergi mandi


" ah segar nya " ucap Joseph

__ADS_1


Joseph menbaringkan tubuhnya di kasur sambil melihat gambar wanita di ponsel nya


" kapan kau kembali, kenapa kau tidak pernah menghubungiku "


" apa kau tidak merindukanku" ucap Joseph


lelah yang sangat mendominasi hingga membuat Joseph tertidur


berbeda di lain tempat Kamila merasa tidak bisa tidur


" ah gara- gara aku tidur sore jadi jam segini aku ga bisa tidur " ucap Kamila


" apa yang dilakukan kak Bagas yah? apa dia merindukanku? ponselku rusak jadi aku tidak tau kabarnya?


" setiap hari aku hanya menunggu dia pulang kerumah setelah pulang dia tidur tidak pernah menyapaku sungguh pernikahan yang penuh dengan kepalsuan tak ada kebahagian yang ku rasakan "


" apa aku bekerja saja yah karena setiap hari di rumah membuatku bosan?


gerutu Kamila karena tidak merasa kantuk


Joseph terbangun dari tidurnya dan pergi ke dapur untuk minum


" apa yang kau lakukan disini malam- malam begini " ucap Joseph


Joseph terpake dengan kecantikan Kamila yang memakai baju tidur satin warna merah memperjelas kulit mulus putihnya


" aku ingin minum " ucap Kamila


saat berajak pergi Kamila terpeleset


dengan sigap Joseph menolong Kamila tanpa sadar mereka dalam posisi Joseph jatuh ke lantai dan Kamila menindig tubuh Joseph


" apa kau bisa turun kau berat " ucap Joseph yang saling tersipu malu

__ADS_1


"ahh iya maaf " ucap Kamila langsung pergi dari hadapan Joseph


__ADS_2