
Pagi-pagi Kamila sudah bangun dari tidurnya segera menyiapkan baju untuk suaminya kekantor sebelum suaminya terbangun
" apa dia sudah sembuh " ucap Kamila sambil melihat Joseph
sudah menyiapkan baju suaminya Kamila langsung pergi memasak ke dapur
" sudah selesai " ucap Kamila
karena semua sudah selesai Kamila pun pergi mandi
Joseph terbangun dari tidurnya, dian langsung pergi untuk mandi
beberapa menit kemudian Joseph keluar dari kamar mandi
" siapa yang menyiapkan bajuku ? " tanya Joseph binggung
" tidak mungkin kan dia " teringat kamila
" aku tidak akan memakainya " ucap Joseph
sudah berpakaian rapih Joseph berjalan kebawah untuk sarapan
Joseph tidak memakan sarapannya dia langsung berangkat kekantor
" Devan siapkan sarapan dikantor ku aku belum sarapan " ucap Joseph
" ahh masa sudah punya istri tak ada yang menyiapkan sarapan " ucap Devan
" dia hanya istri palsu ku " ucap Joseph
Devan pergi untuk memesankan sarapan untuk bos nya
" meeting di mulai 30 menit lagi " ucap Devan pada bosnya yang sedang makan
__ADS_1
" baiklah " ucap Joseph
masuklah Joseph ketempat meeting
berbeda keadaan di rumah Kamila hanya diam saja di rumah dia merasa bosan berdiam diri di rumah
" apa aku kerumah ayah saja yah " ucap Kamila
" ntah mengapa dia tidak memakan masakanku, dia tidak memakai baju yang kusiapkan, dia tidak lagi mengerjaiku" ucap Kamila binggung
" mungkin dia sudah mulai baik padaku " ucap Kamila
Kamila pun tertidur pulas di sofa
" Devan sudah sangat malam ayo kita pulang " ucap Joseph
" iya bos mengapa ga pulang dari tadi saja ini sudah sangat malam " ucap Devan
mobil hitam mewah pun tiba di halaman rumah
terasa ada yang menganggu tidurnya Kamila pun membuka matanya
" kau apa kau lakukan padaku, apa kau mau mencium ku? " tanya Kamila
" siap juga yang mau mencium mulut mu yang seperti kaleng rombeng " ucan Joseph
" bibir mu itu yang selalu menghina diriku dengan mulut pedasmu " ucap Kamila
" dasar dia pendiam yang amat dingin tapi mulutnya pedas sekali sepeti cabe 100 kg " ucap Kamila sambil berjalan menuju kamarnya
Joseph berjalan menuju anak tangga dan langsung pergi mandi
" ah segar nya " ucap Joseph
__ADS_1
Joseph menbaringkan tubuhnya di kasur sambil melihat gambar wanita di ponsel nya
" kapan kau kembali, kenapa kau tidak pernah menghubungiku "
" apa kau tidak merindukanku" ucap Joseph
lelah yang sangat mendominasi hingga membuat Joseph tertidur
berbeda di lain tempat Kamila merasa tidak bisa tidur
" ah gara- gara aku tidur sore jadi jam segini aku ga bisa tidur " ucap Kamila
" apa yang dilakukan kak Bagas yah? apa dia merindukanku? ponselku rusak jadi aku tidak tau kabarnya?
" setiap hari aku hanya menunggu dia pulang kerumah setelah pulang dia tidur tidak pernah menyapaku sungguh pernikahan yang penuh dengan kepalsuan tak ada kebahagian yang ku rasakan "
" apa aku bekerja saja yah karena setiap hari di rumah membuatku bosan?
gerutu Kamila karena tidak merasa kantuk
Joseph terbangun dari tidurnya dan pergi ke dapur untuk minum
" apa yang kau lakukan disini malam- malam begini " ucap Joseph
Joseph terpake dengan kecantikan Kamila yang memakai baju tidur satin warna merah memperjelas kulit mulus putihnya
" aku ingin minum " ucap Kamila
saat berajak pergi Kamila terpeleset
dengan sigap Joseph menolong Kamila tanpa sadar mereka dalam posisi Joseph jatuh ke lantai dan Kamila menindig tubuh Joseph
" apa kau bisa turun kau berat " ucap Joseph yang saling tersipu malu
__ADS_1
"ahh iya maaf " ucap Kamila langsung pergi dari hadapan Joseph