
Wanita itu masuk kedalam mobil tapi dengan rasa tidak enak di hatinya
" maaf Pak apa bisa saya mampir untuk berganti pakaian dulu saya tidak ingin suami saya melihat keadaan saya seperti ini " ucap wanita itu
"baiklah " jawab Joseph
melihat keadaan wanita itu membuat hati Joseph tak tega melihatnya
" ayo bu turun kita berganti pakaian disana " Joseph menunjuk kearah salon
" tapi pak saya hanya minta untuk berganti pakaian tidak untuk ke salon "
" tak apa semoga suami ibu senang melihat istrinya cantik " Joseph tersenyum
"terimakasih pak " ucap wanita itu
Segera wanita hamil itu turun dari mobil dan masuk kedalam salon
"mbak mohon untuk membuat ibu ini cantik " ucap Joseph
"baik tuan " ucap pegawai salon
menunggu beberapa menit selesai juga
" terimakasih pak anda sangat baik "
" tak usah begitu bu saya lebih muda dari ibu tak perlu memanggil saya pak panggil nama saya saja Joseph " ucap Joseph
Segera Joseph mengantar wanita itu tapi saat ditengah perjalanan
"kriiiuuuukkk " suara perut
" apa ibu lapar? " tanya Joseph
Dengan malu wanita itu mengangguk
__ADS_1
"kita mampir ke restauran dekat sini saja " Ucap Joseph
Joseph memhentikan mobilnya
" mari bu kita masuk " ucap Joseph
Joseph pun duduk berdua dengan wanita itu tanpa Joseph sadari dia berada di restauran milik Cantika
" Permisi " Ucap Joseph
segera Cantika menghampiri Joseph
"ingin pesan apa? " tanya Cantika
" ini.. ini.. bu mau apa? " tanya Joseph
"sama saja seperti kamu " jawab wanita itu
" baik tunggu sebentar " ucap Cantika
Seketika Cantika merasa kesal melihat mereka berdua
Segera Cantika kedapur untuk menyiapkan pesananya
"ini pesananya.. Mila kamu jangan keluar yah " Ucap Cantika
"kenapa? " tanya Kamila penasaran
" tak apa cuman yah sudah kamu disini saja " Ucap Cantika
"tak mungkin aku menjelaskan padamu Kamila" batin Cantika
"ini sudah siap " Ucap kamila
segera Cantika mengambil nampan itu dan mengantarkan kepada meja yang memesan
__ADS_1
"sebenarnya ada apa ? " Kamila penasaran
Kamila keluar dari dapur dan mengintip sedikit tanpa Kamila sadari disamping wanita hamil itu adalah Joseph
"apa? apa aku salah lihat? " Kamila mengucek matanya
"jadi benar dia bersama dengan Berlian " tanpa Kamila sadari air matanya menetes dan berlari menuju dapur
"hikksss kamu jahat.. kamu jahat "
"benar memang kamu tak pernah mencintaiku Joseph " ucap Kamila
Cantika kembali lagi menuju dapur dan melihat Kamila yang sedang menangis segara Cantika memeluk Kamila
"aku sudah bilang jangan keluar " ucap Cantika
" tapi aku penasaran kenapa kamu melarang ku " jawab Kamila
"sudahlah jangan kamu menangis karena laki-laki itu kamu harus menunjukan bahwa kamu bisa hidup tanpa laki-laki itu dan ingat ada baby di perutmu yang harus kamu perjuangkan" ucap Cantika
"apa yang kamu katakan benar aku harus bisa bangkit demi anak-anakku jangan sampai babyku merasa sedih " ucap Kamila
" ayo kembali semangat kita buat dia menyesal " ucap Cantika
"iya kamu benar mulai sekarang aku tak akan menangisi laki-laki seperti itu "
" Benar jangan pernah menangis karena laki-laki brengsek "
Segera Kamila kembali berdiri meski hatinya tak bisa berbohong memang rasanya sakit tapi ada Cantika yang selalu memberikan semangat dan selalu ada untuknya
" Terimakasih Cantika kamu selalu ada untukku " ucap Kamila
" tak apa, aku akan selalu ada untukmu"
Kembali mereka berdua saling memeluk
__ADS_1
"jangan sedih-sedih lagi oke " Ucap Cantika
"oke " Kamila tersenyum