
Zia berjalan menuju fakuktas kedokteran dan mencari lab yang Bright maksud, dan benar saja disana ada Bright dan juga teman teman nya,
"Sayang" panggil Zia
"kemarilah" ucap Bright
"Kenapa kalian disini"? Tanya Zia heran
" Jay, dia menjadi mentor disini, kami ingin menemuinya" ucap Green
"Nomor siapa yang kau pakai,"? tanya Zia
" Itu nomor Vox, maaf, ponselku tidak terisi daya, semalam aku bergadang untuk membuat proposal" ucap Bright
"Hemm, lain kali jangan ceroboh" ucap Zia
"Hari ini jay akan debut, dia menemukan sebuah obat untuk menghilankan stress agar bisa mengurangi angka para pecandu nark0b* " ucap Green
"Ehmm bagus, dia benar benar perduli terhadap orang lain, dia orang yang sangat baik" ucap Zia
"Kemari, dan duduk" ucap Bright menarik tangan Zia dan memangku nya seperti biasa,
"Wuiih, cinta benar benar mengerikan" ledek Vox melihat ke posesifan Bright
Tak lama kemudian debut pun di mulai, jay mulai naik ke atas pentas, dan mempromosikan ramuan yang dia temukan dan hal itu membuat Zia bersemangat, dia yakin bahwa dirinya juga bisa membuat ramuan yang bisa membuatnya dan juga Bright sembuh,
"Semangat sekali" bisik Bright
"Aku akan membuat obat untukmu" bisik Zia
Bright terkejut sepertinya Zia tidak main main dengan ucapan nya,
"Baiklah, aku akan menunggu" bisik Bright mencium pipi Zia,
Zia turun dari pangkuan Brigh, dan disudut sana ada seseorang yang terus mengintai nya,
"Kak micke, apa kau merasakan nya"? Gumam Zia
" Ya, dia memperhatikanmu" ucap Micke
Zia dan Micke adalah seorang Yakuza, mereka bisa merasakan hawa jahat yang sedang mengintai mereka,
"Kamu bilang apa aku tidak dengar" ucap Bright
"Aku pamit ke toilet" ucap Zia pamit
"Oke hati hati, dan jangan lama"
Zia pun memilih untuk keluar dari ruangan itu, dan berjalan santai,
"Pukk"
"Bughhhh"
Dalam satu kali tendangan seseorang telah terlempar jauh,
"Arghhhhhh, kenapa kau menendangku, awwwhh" ucap nya
Seorang pemuda tampan dengan rambut kriting menepuk pundak Zia dan membuat Zia spontan menendang nya,
"Siapa kau"? tanya Micke tajam, dia saat ini sudah berada di atas pemuda itu dan menarik kerah baju nya
" Sabar micke, ini aku, awwwh" ucap nya mengeluh
__ADS_1
"Siapa"?
" Dragon, astaga"
"Hahhh, DRAGON"?? Teriak Zia dan Micke terkejut
Dragon eyes adalah seorang perancang b0m yang handal, dia bisa menciptakan dan menjinak kan sebuah peled4k,
" Ssttt, aku kemari atas perintah tuan, aku di tugaskan untuk membantu mu menjaga nona Zia,
"Maaf kan aq Gon ku kira bukan kau, aku merasa ada bahaya mengintai ku dari tadi" ucap Zia,
"Tidak apa apa nona, uhhh tendangan anda kuat sekali, sampai saya tidak mengira bahwa anda adalah putri tuan Winter yang lemah" ucap Gon terkekeh,
"Baiklah karena kau baik baik saja, aku pamit masuk, sebelum tuan dingin ku mengamuk" ucap Zia cepat cepat masuk
Saat diperjalanan, tiba tiba mulut Zia di bekap oleh seseorang dan
"Brukkk"
Zia pun pingsan di tempat,
"Cepat bawa dia" ucap nya,
Micke tidak bisa mendengar suara Zia yang dibekap dan terjatuh karena dia sedang berbincang dengan Dragon,
...****************...
"Kenapa Zia lama sekali" gumam Bright
"Susul saja ke toilet" ledek Vox,
Lalu mereka melihat Micke bersama Gon masuk ke dalam ruangan tanpa ada Zia disana,
"Hey Micke, kemana Zia"?
"Apa, jadi kau tidak bersama nya"?
Dengan cepat Bright dan Micke menelpon nomor Zia secara bergantian, namun hasilnya nihil, Zia tidak mengangkat, bahkan yang terakhir telah di matikan
Bright mulai panik, dan cepat cepat mencari Zia, begitu juga dengan yang lain, mereka berpencar untuk mencari Zia
...****************...
Sementara itu di dalam hutan gelap, di sebuah gubuk, tangan dan kaki nya di ikat dengan tali, sepertinya kali ini Zia tidak bisa terlepas dengan mudah,
"ughh"
"Kau sudah bangun"?
Zia terkejut ternyata pelakunya adalah Ayumi, dia ingat saat itu dia akan kembali ke ruang debut yang di pimpin oleh jay, namun tiba tiba ada orang yang menariknya dan membuatnya pingsan
" Ckk ternyata kau lagi gadis gila" umpat Zia
"Plakkkkk"
Sudut bibir Zia robek dan mengalir darah segar disana, Yumi menamparnya dengan sangat kencang,
" Apa yang kau inginkan"? tanya Zia tajam, dan berhasil membuat bulu kuduk Ayumi meremang,
"Drag" panggil Yumi,
Drag sang hacker pun masuk tanpa memakai pakaian , dia hanya memakai celana saja,
__ADS_1
"Bagianmu" ucap Yumi
Ternyata Yumi ingin merusak masa depan Zia
Perlahan Drag membelai wajah Zia yang cantik, sungguh diluar nalar, ini pertama kalinya Drag menemukan seorang gadis yang begitu cantik
"Cuiihh"
Zia meludahi wajah Drag, dan membuat pria itu kalap
"Bugghhh"
"Argghhh"
Zia terlempar bersama kursinya, Drag yang marah langsung menendang Zia yang terikat di kursi tadi
"Hey , aku menyuruhmu untuk men0dai nya bukan untuk membunvnuh nya bod0h" umpat Yumi kesal,
"Dia meludahiku" sahut Drag penuh amarah, sementara Zia sudah merasakan sakit di sekujur tubuhnya
" Bright, tolong aku, kak micke, aku tidak ingin ternoda" bathin Zia menjerit
Drag kembali menarik Zia bersama kursinya dan menyobek pakaian Zia dengan kasar, sementara gadis itu sudah menangis pilu, dia tidak mengira bahwa dia akan mengalami hal se si*al ini,
"Brakkkkkk"
"Ziaaaa"
"Bugh, bugh, bugh, bugh"
Micke ,Dragon beserta Bright dan yang lainnya datang tepat waktu, nasib baik Micke ingat bahwa dia menempelkan alat p3lacak kedalam ikat rambut Zia, dengan begitu dia mudah mencari posisi dimana Zia berada
"Zia, kau baik baik saja" ucap Bright, dia begitu sakit di ulu hatinya ketika melihat Zia dalam keadaan yang sangat buruk, wajahnya memar, dan hanya memakai pakaian dalam saja
"Sa, sayang"
Zia sangat kacau, dunianya seakan runtuh, tubuhnya bergetar hebat, dia takut masa depan nya akan hancur, Zia mengalami trauma berat,
"Si*l apa yang kau lakukan Drag, apa kau tidak mengenali tuan mu, dia Ziana Serra, putri tuan Winter
" Jedaarrrrr"
Langit seakan runtuh, saat Drag mendengar nama itu, Drag dan Dragon adalah saudara kembar, mereka telah lama terpisah, Drag pergi karena pernah patah hati, dia menyukai Zia, sementara Zia adalah Putri dari tuan nya, Winter tentu melarang keras anak buahnya untuk mendekati Zia, Drag keras kepala dan Winter pun mengeluarkan nya dari Yakuza, setelah dia keluar dari Yakuza dia mengembangkan bakatnya di bidang per3tasan, dan ketika Ayumi ingin mencari nama Zia, dia jadi ingat pada gadis yang pernah dicintai nya dan menaruh dendam pada Winter yang tidak menerimanya,namun dia tidak sadar bahwa gadis itu adalah orang yang sama,
"A, apa"?
Drag terduduk lemas, dia hampir saja menodai orang yang pernah dia cintai
"Dorrrrr"
Dengan tidak sabar dan penuh dengan kemarahan, Bright men3mbak Drag tepat di dadanya, membuat pria itu terkapar seketika
"Draaaggg"
Dragon menyebut nama saudaranya, dan menangis tak percaya, Drag akan pergi secepat itu setelah mereka lama tidak berjumpa,
"Dorrr"
"Aarhhhhhh, "
Bright juga menemb*k Ayumi tepat di kaki nya , dia tidak bisa berpikir jernih lagi, setelah melihat keadaan Zia,
Bright melepas bajunya dan memakaikan nya pada Zia, lalu memerintahkan Micke untuk segera membawa Zia ke rumah sakit,.
__ADS_1
...****************...
Tegang amat di part ini yak...!!