Perubahan Sikap Ziana Serra

Perubahan Sikap Ziana Serra
Tolong


__ADS_3

Samuel dan Evelyn mengikuti kemana Winter pergi, sesuai dengan jurusan yang mereka pelajari yaitu management bisnis, jadi mereka memutuskan untuk belajar dengan perusahaan cabang milik ayah nya di negara itu,sedangkan Vivian seperti biasa akan berkumpul bersama teman sosialita nya, dan Zia sendiri pergi di bawa oleh Rider untuk berkeliling di sebuah Plaza,


"Woaahhh, besar sekali" ucap Zia


Dahi Rider mengernyit, kenapa nona nya seperti pertama kali melihat bangunan megah itu, padahal dulu mereka sering liburan ke sana, menyadari kesalahan nya, Zia langsung menutup mulutnya dan tertawa hambar


"Hehe, maaf paman, mungkin aku lupa dengan bangunan ini" ucap nya menampakan gigi kelinci miliknya


Rider kikuk, Zia nampak lucu dan menggemaskan, ketika seperti itu, jika saja dia bukan putri tuan nya, mungkin Rider akan mencubit pipinya


Tak mau berlama lama Rider dan Zia pun masuk ke pusat pembelanjaan tersebut,


Ketika melewati sebuah toko yang bertemakan Dark Clothes jiwa Yakuza seorang Freya pun bangkit, dia langsung saja memasuki toko tersebut untuk memilih, lagi lagi Rider merasa heran, tidak biasanya nona muda nya itu masuk ke tempat pakaian seperti itu


"Apa ini bagus paman, bagaimana menurutmu"? Tanya Zia


Rider menatap aneh kepada Zia, tapi dia hanya bisa menganggukkan kepala nya saja


" Baik lah , kakak aku mau ambil ini, ini, dan ini" ucap Zia


Pelayan toko langsung tersenyum bahagia karena tokonya di borong oleh Zia


"Terimakasih tuhan, akhirnya toko tempat ku bekerja ada pelanggan juga, aku bisa dapat bonus untuk membawa ibu berobat" bathin si pelayan


Zia mengerutkan keningnya dan menengok ke kanan dan ke kiri


"Ada apa nona"? Tanya Rider


" Apa kalian ada yang berbicara"? tanya Zia


"Tidak" ucap Mereka bersamaan


"Hem aneh, sepertinya tadi aku mendengar suara seseorang" gumam Zia


"Ada apa dengan nona bungsu, dia memang sangat aneh dan berubah" Bathin Rider


Zia menatap Rider, sedangkan Rider hanya diam tanpa ekspresi


"Deggg"!!


" Wah, jangan jangan aku bisa mendengar bathin seseorang, hebat sekali, dengan begini aku bisa melihat mana orang yang baik dan mana yang jahat, thanks god for everything" bathin Zia


Freya baru saja sadar, bahwa semenjak dia berpindah ke tubuh Zia, dia bisa mendengarkan isi hati seseorang, dengan kelebihan nya itu, dia jadi bisa melindungi keluarga dan orang lain dari kejahatan,


"Totalnya dua ratus ribu dollar nona" ucap si pelayan toko


Zia tau, apa yang dia dengar tadi adalah suara hati si pelayan, jadi dia akan sedikit membantunya, lalu dia pun menyodorkan uang sebesar tiga ratus ribu dollar


"Maaf nona, uang yang anda berikan lebih" ucapnya

__ADS_1


"itu bonus untukmu karena melayaniku dengan baik" ucap Zia meninggalkan toko itu, betapa senangnya hati si pelayan akhirnya dia bisa membawa ibunya berobat


Rider mengangkat sudut bibir nya, dia kagum kepada Zia yang sekarang,ketika Zia dan Rider keluar dari toko tersebut tiba tiba terjadi kericuhan, suara senj4ta bersahut sahutan


"Dorr"


"Dorr"


"Menunduk nona" Ucap Rider memeluk dan melindungi nona mudanya


Para pria berbaju hitam berlari mengejar seorang pemuda tampan


"ya dewa kenapa harus sekarang" bathin pemuda itu


"Paman bantulah dia" ucap Zia menatap wajah Rider


Rider mengerti dan membawa Zia ke tempat yang aman lalu kemudian langsung melesat menyelamatkan pemuda itu,


"Srett"


"Brugh"


"Bugghh"


"Krakk"


"Brughh"


Pemuda yang di kejar tadi menatap Rider dengan tatapan tak percaya, sejak kapan pria itu datang dan membantu pikirnya,


Zia tersenyum melihat kehebatan ketua Yakuza itu, pantas saja dia di juluki sebagai P3mbunuh ilusi, karena gerakan nya yang cepat dan nyaris tak terlihat oleh mata


"Teri, makasih hahh, hahh" ucap pemuda itu dengan nafas tersengal


"Berterimakasih lah pada nona ku, karena berkat dia aku menolongmu" ucap Rider dingin


"Menyeramkan sekali"


"Puffttt"


Zia hampir saja tertawa mendengar bathinan pemuda yang Rider tolong, sedangkan pemuda itu langsung menatap Zia tanpa berkedip


"Luar biasa, sempurna" bathin nya


Sedangkan Zia tidak mendengar bathinan pria itu karena dia sibuk melihat barang barang nya, takut ada yang tertinggal


"Nona terimakasih" ucap pemuda itu


"Oke tidak masalah, ayo paman"ucap Zia menggandeng tangan Rider

__ADS_1


Rider hanya diam dan berjalan membawa Zia kembali


" Eyhh nona, siapa namamu"? teriak pemuda itu, tapi sayang Zia sudah menghilang dengan sangat cepat


"Huufftt, kenapa aku terlihat konyol ya, dia masih muda sepertinya masih anak SMA, apa aku ini ped0fil ya, haiissss entah, aku harus segera pulang dan melapor pada Daddy" ucap nya lalu pergi,


...****************...


"Apa"!


" Kurang aj*r, mereka masih saja tidak berhenti mengganggu keluargaku, sepertinya Dady harus meminta bantuan Win, dia mempunyai anak buah yang sangat hebat" ucap Gun, pemuda tadi ternyata adalah putra kedua Gun yaitu Moon Axelo


"Kenapa mereka selalu mengusik keluarga kita dad"? Tanya sang istri


Saat ini mereka sedang berkumpul dan mendiskusikan tentang penyerangan yang terjadi pada moon


Gun hanya diam dan mengingat apa yang pernah terjadi dulu, dan tidak ada yang berani bertanya lagi setelah melihat Gun yang hanya diam


" Untuk sementara kalian jangan kemana mana, untuk Bright, Daddy akan memberitahukan nya nanti" ucap Gun


"Lalu siapa gadis dan pria yang menolong mu Moon, daddy akan berterimakasih padanya nanti" ucap Gun


"Sayang sekali, mereka langsung pergi setelah menolongku dadd, sepertinya gadis itu masih duduk di bangku sekolah, tapi dia sangat cantik" ucap moon mengingat wajah ayu milik gadis yang menolongnya


"Aissh sepertinya ada yang jatuh cinta pada pandangan pertama" goda Yuri


"Haha, dia masih kecil mom" ucap Moon tersipu


"Apa apaan wajahmu itu sangat m3njijikan" ejek Sun


"Kau iri padaku bilang saja ahaha"


Gun hanya memandang wajah putranya saja, sepertinya Yuri benar, Moon memang sudah jatuh cinta pada gadis yang menolongnya,


...***************...


Dua hari telah berlalu hari ini keluarga Valmost akan datang menyembangi kediaman tuan Axelo mereka datang tanpa undangan dan pemberitahuan, Winter sengaja datang pukul delapan malam karena dia tau di jam itu semua orang telah berada di rumah, dia menyuruh Rider untuk mengikuti Gun, karna dia ingin Gun ada di rumah, tanpa dia sadari harusnya dia juga mencari tau tentang keberadaan Bright karena dia lah tokoh utama yang sebenarnya,setelah melewati penjaga Winter pun berhasil masuk dengan mudah karena mereka tau siapa itu Winter Axelo


"Ding dong"


"Ceklek"


Seorang pelayan membuka kan pintu kediaman Axelo,


"Tuan Gun ada"? Tanya Winter


" Ada,tuan mari silahkan masuk" ucap nya ramah


"Tak, Tak, Tak"

__ADS_1


Semua mata menatap kearah suara langkah kaki, Gun langsung berdiri, diikuti oleh kedua anak dan juga istrinya


"Win" , panggil Gun berjalan cepat dan memeluk sang sahabat, Yuri dan Vivian juga sama, sedangkan Sun dan Moon masih diam berdiri, dengan Moon yang menatap tak percaya kearah gadis yang pernah menolongnya saat di mall waktu itu.


__ADS_2