
"Hubby"
"Ehmm"
"Jika suatu hari aku mencintai pria lain, apa yang akan kau lakukan"? Tanya Zia
" Aku akan menyingkirnya sehingga hanya ada aku saja di dalam hatimu" ucap Bright membuat wajah yang menggoda,
"Haha, tidak bisakah aku memiliki dua pria"? Tanya Zia
" Haha tamak sekali anda nona" ucap Bright lagi
"Cihhh siapa juga yang akan menduakan Hubby, satu saja tidak akan habis sampai aku tua" ucap Zia
"Bagaimana tendernya sayang, perlu kah aku ikut kesana"? Tanya Bright
" No need, i can handle this problem" ucap Zia optimis,
"oke i see, I know, my girl is the smartest haha" ucap Bright terkekeh dengan ucapan nya sendiri
"Baiklah tuan dingin bolehkah saya mendapatkan sebuah ciuman sebagai hadiah " ucap Zia mendekatkan wajahnya
Bright menatap dalam ke arah Zia dan perlahan mereka pun berciuman, hanya ada suara decapan di dalam keheningan,
"Hai"
"Oooppsss" Sesil menutup matanya karena lagi lagi dia telah menghancurkan moment kebersamaan Zia dan Bright
Zia tertawa melihat Bright yang mengusap wajah nya dengan kasar ingin memaki Sesil namun pria itu kembali sadar bahwa tetap dia yang akan babak belur,
"Sayang tolong matikan program nya saat aku disini" ucap Bright lesu
"Hahaha, tidak Hub, semakin lama semakin banyak musuh yang mengintai" ucap Zia mengecup hidung Bright
"Hemm baiklah" sahutnya lagi
"Ada apa Sesil"?
" micke bilang, besok tender akan di mulai, kau bersiaplah" ucap Sesil
"Baiklah, kau boleh pergi, lain kali jika ada Bright disini kau jangan masuk ke ruangan ini" ucap Zia
"Baiklah, boss maafkan aku" ucap Sesil pada Bright
"Ckkk"
Bright hanya berdecak sebal, dan tidak menjawab ucapan Sesil
"Mau di lanjutkan Hub"? Tanya Zia
Bright tersenyum dan langsung mencium Zia kembali,.
...****************...
Keesokan hari nya, Zia bersiap dan dia sudah memakai pakaian serba hitam, seperti ala nona mafia, sedangkan Sesil memakai topeng yang juga berwarna hitam,
__ADS_1
" Trak, Trak"
"Woah, anak gadis dady benar benar mengerikan" ucap Winter berdecak kagum, Zia benar benar adalah darah dagingnya karena semua kegemaran Winter juga adalah kegemaran Zia,
"Tetap berhati hati, Sesil jaga Zia untuk dady" ucap Winter
"Pasti dad"
"Cup"
Kedua gadis itu pun mencium pipi Ayah kesayangan mereka,
"Hubby aku pergi"
Ucap Zia pamit melalui pesan singkat
"Hati Hati sayang, aku mencintaimu" balas Bright
Zia tersenyum lalu pergi bersama Sesil
***
Ada sekitar tiga puluh pembisnis besar di sana, semua kerumunan langsung terbelah ketika seorang pria melewati mereka, dia adalah SILVER XUSISON sang Cyborg bisnis
"Woah, Selamat datang tuan Silver, akhirnya anda menginjakkan kaki di tanah kota Mercy" sapa panitia acara, kemudian mata mereka tertuju pada dua gadis yang juga menarik perhatian, mereka adalah Zia dan juga Sesil mereka adalah satu satunya wanita yang mengikuti tender ini
"Tak , tak, tak"
"Serra, nama ku adalah Serra dan ini Sesil kakak ku sekaligus calon wakil Ceo" ucap Zia
" Ah ya nona serra"
Silver melirik kearah dua gadis yang memiliki aura hebat dalam diri mereka sangat tangguh dan memikat, silver pun tersenyum smirk,
"Mata Sesil terus mengintai, karena kejahatan bisa terjadi di mana saja, Zia juga dapat melihat, beberapa orang telah mengantongi beberapa s3njata entah untuk beladiri atau untuk menyerang,Zia hanya tinggal tunggu waktunya saja,
" Apakah ada yang mencurigakan Silv" tanya Bride lewat earphone nya, pria itu tidak hadir, dia hanya memantau lewat Silver saja,
"Keluarlah tuan jangan suka bersembunyi"
Silver terkejut, tiba tiba Sesil ada dihadapan nya,wajah mereka sangat dekat, sehingga nampak seperti sedang berciuman jika dilihat dari belakang
"Jaga kesopanan anda nona" ucap Silver datar
"Jangan galak padaku tuan " ucap sesil mencolek dagu Silver dan pergi begitu saja, sementara di seberang sana Bride masih setia mendengarkan mereka,
"Ada apa silv"? Tanya Bride
" Gadis yang datang bersama wanita bernama serra itu datang seperti angin, cepat dan tidak terlihat, tiba tiba saja dia datang dan berbicara kepada anda tuan, bahkan wajahnya sangat dekat dengan saya" ucap Silver sedikit syok
"Ckk, menurutmu bagaimana"?
" Sangat menantang tuan" sahut Silver
"Biarkan mereka menang, dan lihat bagaimana mereka membangun bisnisnya" ucap Bride,
__ADS_1
Silver tersenyum Smirk, dan pergi dari pelelangan itu, tidak perlu melihat alur tender tersebut karena, mereka sudah tau bahwa kedua perempuan itu akan menang,
Sesuai dugaan, Zia dan Sesil lah yang memenangkan tender raksasa yang sedang di perebutkan, namun diam diam ada seseorang yang tidak terima dengan kemenangan Zia,
"Dorr"
"Serahkan surat tanah itu atau kau akan mat*" ucapnya menembakan peluru ke udara
"Prok, Prok"
"Akhirnya seorang pengecut keluar juga" ucap Zia bertepuk tangan
Bride terkekeh, dia melihat jelas keadaan yang sedang terjadi di acara lelang ,karena merasa penasaran, dia langsung meret4s kamera cctv yang ada disana
"Hey kau, tidak takutkah pist0lku ini akan melubangi kepalamu" gertak nya
"Nggak tuh, aku tidak takut" ucap Zia datar
"Sesil, habisi" ucap Zia
"Srettttt"
D*rah berceceran dimana mana, Sesil langsung memot*ng urat leh3r lelaki itu, sedangkan yang lain diam mematung dan tidak percaya, kapan gadis itu datang dan melakukan hal kejam itu pikir mereka
Bahkan Bride, mata nya menatap tak percaya ke arah layar laptopnya, gadis yang bersama Serra benar benar mengerikan pikirnya,
di belakang Bride ada Silver yang juga sedang diam dan menganga tidak percaya atas apa yang telah dia lihat dengan kedua matanya,
"Jangan harap ada orang yang akan bisa lolos ketika mencoba berurusan dengan ku" ucap Zia berjalan melewati para pebisnis yang menatap nya dengan perasaan ngeri, ucapan Zia bermakna bahwa jangan sampai ada yang membocorkan kejadian hari ini, jika ada maka dia seratus persen adalah Musuh Zia,
"Hehe, luar biasa" puji Bride puas, dia sangat menikmati tontonan nya hari ini,
...****************...
"Waw akhirnya gadis kecilku kembali" ucap Hendrick yang datang mengunjungi kediaman Valmost, dia mencari Zia, tapi Evelyn mengatakan bahwa Zia akan memulai pergerakan nya dalam membangun sebuah bisnis,
"Hai dokter tampanku, apakah sudah lama menunggu,mana hadiahku hari ini"? Ucap Zia memberikan tangan nya
" ini dia" ucap Hedrick memberikan sebuah kunci, dia sudah berjanji jika zia lulus dengan predikat Cum laude, maka dia akan memberikan hadiah untuk Zia
Tidak muluk muluk Hedrick memberikan sebuah mobil sport keluaran terbaru untuk Zia
"Waw E sport 135" teriak Zia semangat
"Kau terlalu memanjakan nya sayang" ucap Evelyn bahagia memiliki calon suami yang sangat royal, dan menyayangi adiknya Ziana,
"Mana gadis kecilku yang satu lagi"? Tanya Hedrick kepada sesil
" Dia sedang berganti pakaian" ucap Zia,
Sementara Sesil berjalan lewat belakang dia bertemu dengan Winter yang sedang duduk bersantai,
"Hey ada apa dengan wajahmu haha"? Tanya Winter tertawa
" Biasalah dad, Kami habis bersenang senang" sahut Sesil
Winter sudah mengerti apa arti dari bersenang senang itu, dan dia hanya bisa tertawa dan menggelengkan kepala mengingat kelakuan kedua putri nya,.
__ADS_1