Perubahan Sikap Ziana Serra

Perubahan Sikap Ziana Serra
Bright Axelo


__ADS_3

"Lapor tuan muda,setelah nona Zia sembuh kembali, dia banyak berubah, sifatnya tidak lagi semena mena, dia juga pandai di setiap mata pelajaran" Lapor seorang pria gagah


"Hemm, pergilah" sahut pria yang di panggil tuan muda


"Sepertinya ada sesuatu yang membuatmu berubah, gadis kepala batu" gumam nya,


Dia adalah pemuda tampan dan gagah bernama BRIGHT AXELO Putra bungsu dari tuan GUN AXELO, pemuda itu mengalami cacat dikakinya, karena dulu saat dia kecil dia pernah menyelamatkan hidup seorang gadis, naasnya Bright yang harus celaka dan mengalami patah tulang dan membuatnya harus duduk di kursi roda,


Bright dijodohkan dengan Ziana kecil pada saat itu, tapi saat mereka di pertemukan Zia malah menghina nya dengan sangat kejam dan membuat Bright sakit hati,


Flashback on***


Keluarga Axelo adalah keluarga nomor satu di negara NY mereka memiliki bisnis yang sama luasnya seperti keluarga besar Valmost,kepala keluarganya bernama GUN AXELO,adapun istrinya bernama YURI YAMA AXELO wanita cantik yang berasal dari jepang, lalu mereka mempunyai tiga orang putra yang bernama SUN AXELO, MOON AXELO dan putra Bungsunya BRIGHT AXELO


Mereka tumbuh menjadi tiga pria yang sangat tampan, namun sayang si bungsu harus duduk di kursi roda karena dia pernah mengalami kecelakaan, hari ini Keluarga besar itu datang menyambangi keluarga besar VALMOST untuk meneruskan pertunangan BRIGHT dan ZIANA yang sudah di setujui semenjak mereka masih bayi, tuan Gun dan tuan Winter adalah sahabat karib yang sudah lama tidak bertemu, dan untuk pertama kalinya juga Bright dan Zia bertemu


"Mom, kita sedang menunggu siapa, kenapa kita harus bersiap begini"? Tanya Zia kecil yang saat ini masih berusia tujuh tahun


" Tunanganmu sayang" jawab Vivian lembut


"Apa"?


" Ssstt, percaya saja pada momy ya" ucap Vivian menenangkan Zia, sebenarnya Vivian sangat cemas, karena dia tau putrinya sangat sadis dalam berbicara, apalagi mengingat keadaan Bright yang sudah satu tahun harus duduk di kursi roda, Vivian takut Zia akan menghina nya, ini terlalu mendadak untuk menjelaskan kepada Zia


"Selamat datang tuan besar AXelo, bagaimana kabarmu" Winter langsung menyambut kedatangan keluarga besar itu dan berpelukan serta salam ala pria,


"Kau semakin mengerikan saja" sahut tuan Axelo


"Kau pikir kau tidak, cihh, dasar tak tau diri" sahut Winter, sedangkan keluarga yang lain hanya tertawa saja mendengar ucapan kedua penguasa tersebut


"Sudahlah, sayang, ajak mereka masuk" ucap Vivian menyela, lalu kemudian mereka pun berjalan bersama masuk kedalam kediaman Valmost


Mereka pun duduk dan saling berhadapan, Samuel, Evelyn dan Zia duduk di sebelah Winter dan Sun, Moon dan Bright duduk di sebelah Gun, sebelumnya Asisten Bright yang bernama Ken telah membantunya pindah dari kursi rodanya, dari tadi Zia menatap sinis ke arah Bright, dia memang sangat tampan, namun sayangnya dia cacat pikir Zia, dan Bright sendiri pun menyadari arti tatapan Zia, namun dia berusaha untuk tetap tenang


"Baiklah Aku akan mengatakan maksud dari kedatangan kami, kau masih ingat dengan janjimu kan Win"? tanya Gun


" Tentu saja, " sahut Winter yang sudah tau maksud dari sahabatnya tersebut


"Sepuluh tahun kedepan, tepat usia Ziana tujuh belas tahun, mereka akan resmi bertunangan" ucap Gun


"Apa, siapa yang akan bertunangan dengan Zia daddy"? Zia langsung berdiri dan bertanya kepada sang ayah, karena selama ini dia tidak tau bahwa dia sudah memiliki calon tunangan

__ADS_1


" Bright Axelo" tunjuk Winter kepada putra bungsu tuan Gun


"Pria cacat itu, "?


" ZIA" !! Bentak tuan Winter


"Tidak daddy, sampai aku menjadi perawan tua sekali pun aku tidak mau bertunangan dengan pria cacat seperti dia, dan kau, kau jangan bermimpi mendapatkan seorang putri cantik sepertiku, angsa jelek" ucap Zia berlari meninggalkan mereka


"Brakkk"


Zia menutup pintu dengan kasar dan mengurung diri didalam kamarnya


"Ssssttt"


" Arggghhhhhh"


Winter menjambak rambutnya kasar, dia sudah tau akhirnya pasti akan seperti ini,


"Dia menghinaku ayah" ucap Bright menunduk,


Yuri merem*s tangannya, sebagai seorang ibu, tentu saja hatinya begitu sakit ketika putra kesayangan nya harus di hina dengan sangat kejam


"Ayo kembali" ucapan singkat tuan Gun membuat hati Winter semakin tidak karuan


"Gun"


"Pluk, Pluk, "tuan Gun menepuk pundak Winter pelan


"Tidak akan ada yang berubah, kau tetap sahabatku" ucap tuan Gun, lalu kelurga besar Axelo pun meninggalkan kediaman Valmost


"Dad"!


Vivian menepuk pundak suami nya, dia juga merasa bersalah atas perbuatan Zia hari ini


" Anak itu pasti sangat sakit hati, Zia benar benar keterlaluan" ucap Evelyn geram, sedangkan samuel hanya acuh tak acuh, karena dia hanya perduli pada Zia saja, dan masa bod* h dengan anak lelaki yang belum di kenalnya itu


...****************...


Setibanya di kediaman Axelo, Bright langsung mengurung diri di kamarnya, dia sangat sakit hati dengan ucapan Zia, dia menanamkan rasa dendam yang sangat dalam, namun penghinaan Zia malah membuatnya berambisi untuk membuktikan pada Zia bahwa,walaupun dia cacat,dia bisa menjadi pemuda yang sukses dan mapan seperti ayahnya, dan terbukti, saat ini di usianya yang menginjak dua puluh tiga tahun, dia berhasil menjadi seorang ceo muda yang sangat di hormati di setiap negara, dan hal itu membuat keluarga besar Axelo semakin membusungkan dada.


*Flashback off*

__ADS_1


"Ken, bukankah besok kita akan pergi ke negara X, ?


" Benar tuan muda" sahut Ken


"Hmm, sudah waktunya untuk melihatmu kepala batu" gumam Bright


"Smirk"


Ken bergidik ketika melihat seringai mengerikan yang muncul di bibir tuan nya,jika Bright sudah memunculkan seringai itu, artinya akan ada sesuatu yang akan menjadi mainan nya,


...****************...


"Bulu kuduk ku merinding, ada apa ya"? Gumam Zia mengusap tengkuknya yang terasa dingin


" Huufft sudahlah, aku harus segera kembali ke rumah sebelum Twin mengomel lagi"


Zia pun pergi kearah parkiran mobil dan menunggu jemputan nya, Zia berpikir untuk belajar mengemudi, agar tidak perlu merepotkan orang lagi, dan dia juga bisa bebas pulang dan pergi,


"Ckiiittt"


"Zia pulang"teriak nya


" Hai sayang , bagaimana sekolahmu hari ini"? tanya Evelyn


"Hari ini aku mengisi jawaban sekolahku hahaa" ucap Zia


"Hemm tumben, biasanya kau akan pulang dengan kertas kosong" ucap Evelyn heran


"Sudah waktunya aku berubah kak, aku akan serius dan mengejar cita citaku menjadi seorang pengusaha muda" ucap Zia


Evelyn dan Samuel saling lirik,Zia benar benar telah berubah, semenjak dia di selamatkan Freya pikir mereka


"Anak baik, Abang harap kamu bisa membuktikannya" ucap Samuel mengusap kepala Zia dengan lembut,


***


Keesokan harinya sebuah Jet pribadi bertuliskan BA air telah mendarat apik di sebuah bandara internasional di negara X, ketika pintu jet terbuka terlihat disana dua orang pria tampan dan gagah menuruni tangga pesawat tersebut, mereka adalah Bright dan juga asisten setia nya ken, mereka telah tiba dengan selamat,Bright pergi ke negara itu untuk melakukan pekerjaan nya, dan juga ingin melihat Zia remaja secara langsung,dia berniat untuk membalas dendam atas rasa sakitnya kepada Zia Sepuluh tahun lama nya, belum mampu untuk menghapus rasa sakit yang Bright rasakan dari mulut tajam Ziana,


Apakah mereka akan bertemu, dan Bright akan membalas dendam,?


Ehmm entahlah.

__ADS_1


__ADS_2