
Film telah berakhir, semua orang berhamburan keluar termasuk Zia dan Bright, Bride juga berjalan dengan santai, tanpa di duga dia melihat ibunya sedang berjalan dengan seseorang, dengan cepat Bride memakai masker dan topi sebagai penyamaran, setiap dia keluar dia selalu membawa kedua benda itu untuk berjaga jaga,
Terlihat dari kejauhan ibunya sedang memasuki toko berlian, dia terlihat sangat bahagia, sementara Bride melihatnya dengan tangan yang mengepal,
"Kita singgah disini sayang" ucap Bright mengajak Zia,
"Ehmm untuk apa"?
" Membelikan mu perhiasan" ucap Bright
"Aku tidak mau, kau tau aku tidak suka itu Hub"! Sahut Zia
" Ayolah satu saja" bujuk Bright
Dea dan kekasihnya mendengarkan perdebatan kecil pasangan muda itu, dan dea mengejek dalam hati dan menyebut Zia perempuan Bod0h
Zia meliriknya setelah mendengar seseorang mengumpati nya dalam hati
Saat Bright berbalik, mata Dea melotot tak percaya, kaki nya lemas bagaikan jeli yang tak bertulang
"Ada apa dengan anda nyonya"? Tanya Zia
" Ah, ti, tidak, Ayo pergi ke sana sayang, aku tidak suka modelnya" ucap Dea melarikan diri,
"Aneh sekali" gumam Zia
"Tidak usah dipikirkan" ucap Bright membawa Zia masuk untuk memilih, sedangkan dari kursinya Bride melihat Zia lagi yang sedang bersama kekasih nya
"Lagi, lagi dia, ckk"
Bride berlalu pergi dan kembali ke tempat dimana dia memarkir kan mobil nya namun tiba tiba terdengar suara teriakan dari arah kanan
"Rampok tolongg"
Bride menoleh dan melihat bahwa yang berteriak adalah ibunya, Bride langsung berlari untuk cepat membantu,
"Bughh"
"bughh"
Pertarungan antara dua lawan satu pun terjadi, lelaki yang bersama Dea sudah tersungkur babak belur, mereka di ramp0k dan lelaki itu mencoba melawan, namun karena tidak seimbang akhirnya dia yang babak belur,
***
"Sayang aku ingin ke toilet dulu" ucap Bright
"Pergilah hub, aku menunggu mu di area parkir ya"? Ucap Zia
" Baiklah, tunggu aku disana, dan jangan nakal" ucap bright mengecup kening Zia,
Zia berjalan menuju tempat parkir, namun tidak disangka dia melihat seorang pria sedang bertarung dengan jumlah yang tak seimbang,
Zia mendekat dan memahami situasi terlebih dahulu, pria yang memakai masker itu sudah mulai kewalahan melawan enam orang pria sendirian,
Zia menaruh barang barangnya kedalam mobil dan memutuskan untuk membantu pria itu,
__ADS_1
"Bughhh"
"Bughhh"
Bride terkejut melihat seorang wanita bergerak lincah membantunya melawan para peramp0k,
"Serra" gumam nya pelan,
Zia tidak mendengarkan gumaman nya karena sibuk menghajar orang,
"Bughh"
"Bughh"
"Kretak"
"Argghhh"
Enam lawan dua, dan akhirnya mereka semua tumbang seketika,
Keringat bercucuran di kening Zia, dadanya sesak, dia tidak ingat dengan penyakitnya sendiri, dia ter engah engah dan memegang dada nya,
"Sayang" teriak Bright kaget melihat Zia sedang menunduk dan ter engah engah, tanpa memperdulikan yang lain Bright langsung menggendong Zia dan membawanya ke rumah sakit,lagi lagi Dea melihat Bright dengan penuh keterkejutan, dengan cepat dia mengambil ponsel nya dan mengambil foto Bright,
Sementara Bride menatap kepergian mereka dengan tatapan aneh, dan memutuskan untuk mengikuti mereka berdua,
"Hey terimakasih pemuda" ucap Dea berteriak
Bride tidak memperdulikan ibunya dan langsung melesat pergi,
" Ada, ada o"
"Huuufffhhh"
Zia tidak bisa berkata kata, dada nya terlalu sesak
"Sudah, nanti saja kau jelaskan" ucap Bright melajukan Mobilnya dengan kecepatan penuh,
***
Zia di rawat di ruang igd, asmanya kambuh, jadi dia butuh oksigen untuk membantu nya bernafas, Bright tidak memberi tahukan orang rumah karena Zia memohon untuk tidak membuat mereka semua khawatir,
Bride sendiri terus mengikuti Zia dan Bright, dia mencari tau semua tentang gadis itu, dan dia mendapatkan informasi, ternyata, gadis serra adalah Ziana serra Valmost, putri bungsu dari tuan Winter Valmost, dan pria yang bersamanya bernama Bright Axelo, putra bungsu dari tuan Gun Axelo, keduanya merupakan putra dan putri dari seorang raja bisnis, faktanya lagi Zia memiliki penyakit asma bawaan dari lahir, jadi kondisi tubuhnya sangat lah lemah,
Bride berpikir keras, gadis itu memiliki hati yang baik, dia sakit namun dia masih bisa membantu Bride untuk menghabiskan para pria tadi, Bride adalah orang yang tidak suka berhutang budi, jadi dia berjanji dalam hati akan menolong Zia di lain hari,
"Huuffft"
"Bride menghela nafas panjang dan berlalu pergi"
...****************...
Dea duduk dihadapan seorang hack3r dia sedang mencari info tentang pemuda yang dua kali dia temui di plaza tadi,
"Bright Axelo, pendiri perusahaan BZ Company, putra bungsu dari tuan Gun Axelo"ucap Pria itu menampilkan foto seorang Gun Axelo
__ADS_1
" Deg,, "
" DIA"
" Baiklah ini bayaranmu" ucap Dea menetralkan keterkejutan nya dan memberikan segepok uang lalu pergi dari tempat itu,
"Ternyata, kau anak dari pria brengs3k itu, ternyata kau malah hidup dengan tenang setelah kau tinggalkan aku Gun" ucap Dea menggenggam tangan nya,
Dea mengingat kembali bagaimana manisnya cinta mereka berdua, Gun berselingkuh dengan nya karena istri Gun yaitu Yuri juga menjalin hubungan dengan pria lain sampai mereka mempunyai seorang anak, namun naasnya Yuri datang kembali dan mengambil Gun kembali ke pelukan nya, sementara saat itu Dea belum sempat mengatakan bahwa dia juga sedang mengandung, Gun meninggalkan nya begitu saja tanpa kabar dan berita, pada saat itu Gun memakai nama palsu saat bersama Dea namanya adalah Axel richardo
"Kau lihat saja nanti, tuan Gun bagaimana cara aku akan menghancurkanmu "! gumam Dea dengan seringai kejamnya
...****************...
Zia sudah merasa lebih baik dan langsung meminta Bright untuk membawanya pulang ke kediaman Valmost,dan saat ini mereka sedang diperjalanan pulang,
" Tumben Zia lama sekali" ucap Sesil cemberut, dia merasa bosan seharian tanpa ada Zia
"Nah itu dia" ucap Samuel memberitahu
"Hai girls, jangan cemberut lah, aku membawakanmu oleh oleh" ucap Zia memberikan satu kotak yang berisi sebuah perhiasan
"Wah, bagus sekali, tolong bantu aku kak" ucap Sesil meminta bantuan Samuel untuk memasangkan kalung pemberian Zia,
"Kau cantik sekali" puji Zia
"Ahh terimakasih adiku, dan terimakasih adik ipar" ucap Sesil pergi menuju kamarnya,
Zia menggelengkan kepala melihat Sesil yang bersikap layaknya manusia normal,
"Semakin lama semakin ingin jadi manusia" ledek Bright
"Hussstt, nanti dia dengar, kau yang akan babak belur hub" ucap Zia cengengesan,
***
"Klik"
"Hem, ada seseorang yang mencari tau tentang anda tuan" ucap Boy
"Dapatkan alamat ip nya, dan hancurkan" ucap Gun
Boy langsung melakukan perintah tuan nya, dan menyerang perangkat yang berani mengacau kan privasi nya,
***
"Kling"
Bride menerima pesan dari ibunya dan langsung membacanya
"Aku menemukan Ayah kandungmu, "
Pesan itu berhasil membuat jantung Bride berdebar kencang, orang yang selama ini dia cari dan ingin dia ketahui akhirnya ibunya akan memberitahukan nya, Bride ingin tau pria brengs3k mana yang sudah berani membuat hidup dia dan ibunya sangat menderita,.
...****************...
__ADS_1
Wah, wah ternyata BRIDE anak kandung tuan Gun 😱😱😱