
Malam ini Moon akan memberanikan diri untuk jujur kepada kedua orang tua nya, dia sudah siap menanggung segala resiko nya, dan saat ini keluarga Axelo itu sudah berkumpul,
"Jadi apa yang ingin kau katakan pada kami"? Tanya Gun, mereka semua penasaran dengan apa yang akan di sampaikan oleh Moon pada mereka,
" Aku ingin menikahi Jeni, segera" ucap Moon
Yuri terkejut, kenapa tiba tiba putra kedua nya ingin menikahi gadis itu pikirnya
"Jangan katakan bahwa kau sudah menghamili nya Moon"?tanya Gun
" Be, benar, dia sudah mengandung anak ku" sahut Moon terbata bata
"Plakkk"
"Apakah ini balasanmu pada kami Moon, keluargaku tidak ada yang aku ajarkan untuk menjadi seorang laki laki brengs3k" ucap Gun menampar Moon dengan keras
"Kau lihat ini yuri, ini lah anak yang kau lahirkan" ucap Gun
"Stop Gun, "! ucap Yuri menyela
Bright dan Sun saling lirik, mereka tidak mengerti kenapa kedua orang tua nya malah bertengkar,
" Bawa kami kepada kedua orang tua Jeni, kau harus segera menikahi nya" ucap Yuri mengelus pipi Moon yang merah akibat tamparan dari Gun
"Terus saja kau manjakan dia" ucap Gun pergi dengan penuh kemarahan
"Semoga dia benar benar anak mu bro" ucap Sun berlalu, sedangkan Bright dia sudah tidak bisa berkata apa apa lagi,
Moon luruh kelantai, dia benar benar gagal menjaga amanat dari kedua orang tuanya,
"Hiks, maafkan aku mom" ucap Moon berlutut
"Tidak nak, semua akan baik baik saja, yang kau perlukan hanya lah untuk bertanggung jawab" ucap Yuri mengelus punggung Moon yang bergetar,
...****************...
"Ada apa dengan mu Hub, wajahmu lesu sekali"? Tanya Zia, Bright langsung melesat pergi ke kediaman Valmost, dia butuh istirahat dan hanya Zia yang bisa membuat rasa lelahnya hilang,
" Pekerjaan kantorku menumpuk, belum lagi aku harus membuat skripsi, dan tadi Moon mengatakan bahwa dia telah menghamili Jeni" ucap Bright
"Ya tuhan, sampai sejauh itu ya"? Ucap Zia kaget
"Ya, dad sangat marah padanya, sedangkan mom dan dad juga bertengkar gara gara kecerobohan Moon" ucap Bright
"Kau jangan seperti itu padaku Hub" tunjuk Zia di wajah Bright
"Cupp"
"Aku akan menjagamu sampai waktunya tiba sayang" ucap Bright mencium jari telunjuk Zia,
"Hemm jika memang itu anak nya, maka kakak mu memang harus bertanggung jawab, kasihan bayi yang tidak berdosa" ucap Zia
"Zia"
__ADS_1
Lagi lagi Sesil datang dan mengganggu momen mesra Zia dan Bright, wajah pemuda itu langsung mendung saat mendengar suara si rob0t cantik memanggil nama kekasihnya,
"Huuuhh, bisakah kau tidak mengganggu kami"? Tanya Bright
" Hey tuan ada apa dengan mu, Zia adik ku dan ini rumahku, aku bebas datang kapan saja" ucap Sesil kesal
"Dasar rob0t" umpat Bright
"Hub, jangan mengumpatnya" ucap Zia
"Greepp"
"Bughhh"
"Byuuuurrrrr"
Baru saja Zia memperingatkan Bright, tiba tiba saja Sesil marah ketika di katai rob0t, Sesil langsung memukul dan menyerang Bright lalu menceburkan nya ke kolam renang, karena saat ini posisi Zia dan Bright sedang berada di taman belakang rumah dekat dengan kolam renang,
"Ya ampun" ucap Zia terkekeh sambil menekan kepalanya yang berdenyut,
"Rasakan itu" ucap Sesil pergi meninggalkan Bright dan Zia
"Kurang *jar kau rob0t" maki Bright, naik ke permukaan kolam
"Hahahha, kapan kalian akan akur hub, aku sudah memperingati mu, kau tidak boleh memaki Sesil seperti itu" ucap Zia tertawa dan memberikan handuk untuk Bright
"Dingin sayang, ayo masuk" ucap Bright kedinginan,
"Astaga, apa yang terjadi padamu Bright haha" tanya Evelyn tertawa melihat tubuh Bright yang basah
"Ada ada saja, kenapa mereka berdua sangat tidak akur" tanya Evelyn
"Setiap aku dan Bright sedang bersama, Sesil selalu datang mengganggu, Bright bahkan menginginkan Aku agar mematikan program sesil setiap dia datang kemari" ucap Zia
"Lalu kenapa kau tidak melakukan nya"?
" Kita tidak tau kapan kejahatan akan mengintai, aku menciptakan Sesil untuk melindungi keluarga kita kak" ucap Zia menjelaskan, lalu tiba tiba Bright datang dengan pakaian baru yang Zia siapkan khusus jika Bright menginap di sana,
"Hmm Sayang, aku pamit pulang ya" ucap Bright pamit
"Baiklah, hati hati di jalan, maafkan Sesil ku ya Hub" ucap Zia
"Baiklah"
"cupp"
"Bye"
Bright pun pergi meninggalkan Zia setelah memberikan kecupan sayang,
***
"Aku sudah bicara pada keluargaku, mom menyuruhku untuk segera datang menemui orang tuamu" ucap Moon
__ADS_1
Mata jeni langsung berbinar akhirnya dia bisa menjadi salah satu anggota keluarga Axelo pikirnya,
"Baiklah, bagaimana jika lusa" ucap Jeni bersemangat
"Baiklah akan ku usahakan" ucap Moon, entah ada apa yang mengganjal di hatinya dia seperti hampa dan tidak bahagia, padahal memiliki anak dan istri adalah impian semua orang, tapi dia tidak merasakan apa apa,
"Ada apa Moon, "? Tanya Jeni
" Ah tidak apa apa, kapan kau akan membawaku untuk melakukan pemeriksaan, aku ingin melihat calon bayiku, aku punya dokter pribadi bagaimana jika kita konsultasi kepadanya" ucap Moon
"Eh, ti tidak perlu aku juga punya dokter pribadi cukup memakai jasa nya saja" ucap Jeni kalang kabut,
"oh begitu, ya baiklah terserah saja" ucap Moon, hatinya semakin tidak karuan melihat gelagat Jeni yang mencurigakan, sedangkan Jeni merasa lega karena Moon percaya padanya,
...****************...
Gun melamun di ruang pribadi milik nya, dia benar benar hancur mendengar kelakuan b3jat putra kedua nya, dia merasa gagal dalam mendidik anak anak nya,
"Ceklek"
"Dad" sapa Bright
"Hemm, kau darimana Bai"?
" Rumah Zia"
"Kenapa rambutmu basah"? Tanya Gun
" Rob0t br3ngsek itu menceburkan ku ke kolam karena aku mengumpatnya" ucap Bright
"Khem, dad pikir kau berbuat tak senon0h juga dengan Zia" ucap Gun
Bright terkejut, bagaimana mungkin dia berani merusak gadis kesayangan nya itu
"Tidak mungkin dad, imanku kuat" ucap Bright
"Baguslah, dady benar benar sakit kepala melihat kelakuan kakak kedua mu, Sun saja tidak berani, malah dia masih jomblo sampai sekarang" ucap Gun
"Kak sun bukan jomblo, tapi playboy, pacarnya banyak Dad, dia tidak serius pada siapa pun" ucap Bright
"Hahhh"?
Gun terkejut, pasalnya Sun seperti pendiam dan tidak banyak tingkah, ternyata fakta nya adalah Sun lebih parah dari Moon dan Bright,
" Astaga"
Gun memijat kepalanya yang sakit, anak anak nya benar benar membuatnya stres,
"Dad, apa kau pernah mendengar perusahaan Evil"? Tanya Bright
" Tidak, kenapa dengan itu"?
"Perusahaan itu saat ini sedang meraja lela kudengar ceo mereka orang yang terkenal sadis dan tanpa ampun, kurasa Ayah mertua akan sedikit kewalahan menghadapi nya" ucap Bright
__ADS_1
"Hehh menarik" ucap Gun menyeringai, dia malah ingin menyaksikan bagaimana cara orang itu menaklukan sahabatnya, apalagi saat ini Winter sudah memiliki Sesil yang setia berdiri di samping mereka,.