
Sudah tiga hari Zia di rawat, tiga hari juga dia tidak bicara kepada siapapun dia merasa bahwa dirinya kotor, padahal dia tidak di sentuh sama sekali, hanya pakaian nya saja yang di buka paksa, Freya maupun Zia memegang teguh prinsip nya, yaitu mempertahan kan kesucian nya untuk orang yang dia cintai,
"Ceklek"
Bright masuk membawa satu kotak coklat dan buket bunga, dia sangat merindukan keceriaan gadis itu, dia rindu Zia yang selalu mengganggu nya,
"Zia"
Zia menoleh, dan kembali diam menunduk
"Berhentilah bersedih, dia tidak melakukan apapun padamu, kamu sudah di periksa, semua nya baik baik saja" ucap Bright
"Aku merindukanmu" ucap Bright memegang tangan Zia
lagi lagi Zia hanya bisa menangis, dan memeluk Bright dengan erat, kesan yang di tinggalkan Drag benar benar melekat di pikiran Zia, dan meninggalkan trauma yang mendalam,
"Hiks, Hiks"
"Cupp"
"Jangan menangis, percayalah padaku, semua akan baik baik saja" ucap Bright,
Jika kalian bertanya tentang keadaan Ayumi, saat ini dia duduk di kursi roda sama dengan Bright, karena saat itu Bright kalap dan men3mbaki kedua kaki gadis itu, Hiroshima sangat marah pada Bright, namun setelah tau apa yang putrinya lakukan, Hiroshima akhirnya mengerti, dan langsung membawa Ayumi kembali ke jepang, namun gadis itu sepertinya belum juga Sadar, dan menaruh dendam mendalam kepada Zia dan juga Bright,
Drag telah di kebumikan, sementara Dragon kini menetap di negara NY untuk berdiri bersama Micke di samping Zia, Winter memerintahkan nya untuk menjaga si bungsu,
Keluarga Valmost juga segera datang setelah mengetahui keadaan Zia, Vivian dan Samuel jatuh sakit setelah melihat keadaan Zia, dan mereka marah kepada Winter karena telah membuat Zia jauh dari mereka,
***
"Dad, kuharap setelah ini, kau mempertimbangkan tentang keberadaan Zia, lebih baik dia tinggal bersama kita kembali, tentang Bright, dia akan mengikuti Zia bila memang dia serius untuk mencintainya" ucap Evelyn
Winter sendiri sangat menyesal dengan keputusan nya, dan dia pun memikirkan untuk membuat Zia pulang kembali ke negara X, dan tinggal bersama nya,
"Ya, dad akan membawa Zia kembali, katakan pada mom dan kakak mu, maafkan dad" ucap Winter berlalu, dia segera pergi ke arah rumah sakit tempat Zia di rawat,
...****************...
"Sayang" panggil Winter
Bright dan Zia menoleh ke arah pintu, disana berdiri seorang Pria paruh baya yang masih terlihat gagah,
"Dadd"
__ADS_1
"Greppp"
"Akhirnya kau mau memanggil dady sayang" ucap Winter memeluk Zia dengan erat,
"Pulanglah nak, kita kembali ke negara X, dad tidak mau lagi jauh darimu Zia" ucap Winter, dan Zia pun mengangguk setuju, menurutnya negara NY sangat buruk, dan dia ingin melupakan kejadian yang telah menimpanya,
"Pulanglah, aku akan mengurus kepindahan ku kesana" ucap Bright
"Terimakasih" ucap Zia lemah
***
Satu minggu berlalu, Zia dan keluarga Valmost kembali ke negara X,keluarga Besar Axelo juga memutuskan untuk pindah ke negara X, tapi tidak untuk moon dan Sun
Sun ingin mengurus perusahaan nya sendiri sementara Moon, dia masih ingin menyembuhkan luka nya dan melupakan cinta nya untuk Zia, hanya Bright, Gun dan Yuri saja yang pindah Negara,.
"Selamat datang tuan putri" seru Samuel menyambut kedatangan mereka semua, dia pulang duluan karena ingin mengadakan penyambutan untuk kedatangan Zia kembali ke rumahnya,
Keadaan Zia sudah membaik, meskipun masih suka melamun namun sifatnya yang ceria sudah mulai kembali, apalagi ada Bright yang selalu mendukungnya,
"Awww, princess"
Ketiga sahabat Zia juga hadir, mereka adalah May, Yosie dan Kely, mereka bahagia ketika mendengar bahwa Zia akan kembali dan berkuliah disana, sayangnya ketiga gadis itu masih belum lulus dari SMA, namun setidaknya mereka masih bisa hangout bersama,
"Wuihhh, tampan sekali" ucap May
"Awwww"
"Sadarlah dia pacarnya Zia" ucap Kelly menepuk pipi may yang mengagumi ketampanan Bright,
"Tidak ada salahnya kan aku memuji nya" ucap May cemberut
"Menurutku kak Micke tidak kalah tampan" ucap Yosie meleleh
"Kak Gon manis sekali" ucap Kelly
Zia tertawa melihat kekonyolan sahabatnya tersebut, sementara Bright merasa lega karena bisa melihat tawa Zia lagi,
Untuk lahan Laboratorium Zia, micke membatalkan nya, gedung itu akhirnya di buat menjadi sebuah Banglo untuk tempat istirahat para pekebun, tentu saja mereka sangat bahagia karena memiliki tempat berteduh setiap mereka merasa lelah setelah bekerja, karena posisi gedung itu berada di dalam hutan,
Zia masih berniat untuk membuat suatu ramuan, dan lebih gila nya lagi dia akan membuat percobaan untuk dirinya sendiri, dia memutuskan untuk menjadi wanita kuat yang tidak takut pada apapun, ternyata Trauma Zia membuatnya membenci semua Pria selain Bright,keluarga dan saudara lelaki nya,dia akan menyingkirkan lelaki manapun yang berani mengganggunya,
***
__ADS_1
Akhirnya Zia memulai aktivitas nya, kali ini Zia terang terangan meminta kepada Ayahnya untuk memiliki lab Grifin milik ayahnya dan Winter pun memberikan nya dengan mudah, karena dia sudah tau ambisi putrinya tersebut,
"wusssshhh"
Entah cairan apa yang di racik Zia, warna nya hijau dan baunya menyengat, disana ada satu rob0t berbentuk manusia yang telah Winter rancang, namun dia belum bisa mengaktifkan nya, Zia berniat untuk mengakses rob0t wanita itu dan membuatnya menjadi ajudan yang setia, Zia memasukan 0tak dan hati manusia, agar rob0t itu memiliki hati nurani,
"Ayolah" gumam Zia
Keringat membasahi dahi Zia, sudah beberapa hari dia sibuk dan tidak mengabari Bright, namun Winter sudah memberitahukan nya apa yang sedang Zia lakukan, Bright mengerti dan memutuskan untuk mengisi waktunya dengan melakukan terapy pada kaki nya,
"Ceklek"
"Turn on"
"Ssssttttt,, kling, kling"
R0bot itu bergerak, dan bangun, layaknya manusia yang baru bangun dari tidurnya, matanya langsung mengakses keberadaan Zia
"Hai Boss" ucap nya
"Prok, Prok"
"Wah, hebat" ucap Dragon kagum
Micke dan yang lain nya bertepuk tangan, Zia benar benar gadis hebat, dalam waktu singkat dia bisa membuat R0bot yang di beri nama Sesil itu bergerak, padahal Winter sudah menyimpan nya selama dua tahun, namun sesil belum juga bisa di akses,
"Hai sesil, siapa aku"
"Boss saya, Ziana serra"
"Namamu"?
" Sesilia nona" ucapnya
"keluargaku siapa"
"Valmost, Axelo, , bla,, bla,, bla"
Sesilia menyebutkan semua orang terdekat Zia, agar Sesilia tidak menyerang mereka, selain orang orang yang di tanamkan pada otak sesil adalah orang yang perlu di curigai, dan dengan otomatis mata Sesil bisa melihat mana musuh yang harus di serang,
"Kau harus di program lagi, agar bahasamu tidak kaku" ucap Zia menekan tombol off yang berada di balik telinga sesil, sangat kecil dan tidak akan di ketahui siapa pun kecuali orang orang yang menyaksikan Zia membangkitkan Rob0t Sesil,
"Cukup Zia istirahatlah, Bright berada di rumah dia mencarimu'' ucap Micke
__ADS_1
" Si*l aku sampai melupakan pria dingin ku" umpat Zia, dengan cepat dia meninggalkan lab nya, dan berjalan untuk mencari Kekasihnya,.
Bersambung gays , pegel weyyy 🤪