Perubahan Sikap Ziana Serra

Perubahan Sikap Ziana Serra
Rahasia


__ADS_3

Keesokan hari nya Bride keluar dari kediaman Valmost, dia mengatakan bahwa dia tidak akan pulang selama satu minggu,dan akan kembali setelah pesta grand opening Real estate milik Winter akan di langsungkan, karena akan melakukan perjalanan bisnis, walaupun berat Yuri harus rela melepaskan putranya pergi,


Gun menatap kepergian pemuda itu, sebagai lelaki Gun memiliki insting yang kuat, Bride patah hati setelah mendengar Bright akan menikahi Zia, itulah yang sebenarnya terjadi,


Namun tak ingin luka putranya semakin dalam, Gun memilih untuk bungkam dan membiarkan Bride melakukan apapun sesuai dengan keinginan nya, selama hal itu adalah hal baik


"Andai aku manusia, aku akan menggantikan posisi mu di hati tuan Bread" ucap Sesil


Zia tertawa,


"Namanya Bride Ses" ucap Zia


"kenapa kau cantik sekali, sampai sampai semua orang mengejarmu, Green, bright, bahkan saudaranya Bride dan Moon, huufftt aku tak habis pikir" ucap Sesil


"Mana ku tahu, tuhan yang memberikan semua nya, aku hanya tinggal menikmatinya saja" ucap Zia terkekeh


"Kejarlah jika kau mau, bukankah dia sangat gila terhadapku, mungkin dia bisa berubah arah dan menyukaimu Ses,karena kita sangat mirip" ucap Zia


Sesil menyeringai, tidak mungkin dia mencintai manusia, dia tidak di program untuk jatuh cinta pikirnya, tapi dia ingin sedikit bermain dengan Bride, karena sudah berani menggangu tuan nya,


...****************...


"Kenapa kau berbohong"? Ucap Sesil yang tiba tiba ada di ruang bawah tanah Bride


" Kenapa kau selalu ikut campur"? Tanya Bride


"Bukan kah wajahku mirip dengan Zia, kenapa kau tidak mencintai ku saja, jangan mengganggu hubungan orang lain''ucap Sesil dingin


Bride terkesiap, apa maksud dari saudara Zia itu, dan benar, Bride lupa Sesil dan Zia memiliki wajah yang serupa, dengan cepat dia menyeret Sesil kedalam ruang pribadinya,


"Hey apa yang akan kau lakukan" ucap Sesil memberontak


"Jangan ada yang menggangguku" ucap Bride menatap kearah anak buahnya


"Brakkkk"


"Bughhh"


Bride melempar Sesil ke atas ranjang, sedangkan sesil masih menatapnya datar,


"Kau bilang, menginginkan cintaku, aku akan berikan" ucap Bride menyobek paksa pakaian Sesil, dan mengungkungnya ,saat ini posisi Bride ada di atas sesil,


Ada yang aneh disana, gunung kembar Sesil nampak begitu keras, saat Bride akan menyentuhnya, dengan sekuat tenaga Sesil menendang perut Bride sampai pemuda itu tersungkur ke bawah


"Baaaakk"


"BRENGS3K" maki Sesil, dia langsung menampar wajah Bride dengan ganas


"Plak, plak"


Sudut bibir Bride sobek, dan kesabaran nya sudah habis, dia mulai menggila,


"Bughh"


"Argghhh"


Bukan sesil yang merasa kesakitan, tapi Bride, dia merasakan tulang tangan nya retak, tubuh Sesil sangat keras seperti baja,


Bukan nya merasa heran, Bride malah tertawa girang,


"Hahahahha, ternyata kau Rob0t" ucap Bride yang baru saja mengetahui rahasia Sesil


"Aku bukan Rob0t, si*llllllll" teriak Sesil menghajar Bride, pemuda itu akhirnya pingsan karena di haj4r tanpa ampun oleh Sesilia,

__ADS_1


"Klakkk"


"Panggilkan ambulan sebelum bos kalian m4ti" ucap Sesil


Silver langsung berlari menuju arah kamar pribadi tuan nya, betapa terkejutnya dia melihat Bride dalam keadaan babak belur dan tak sadarkan diri,


"Benar benar iblis" gumam Silver ngeri dengan kekuatan Sesil,


...****************...


Tak ingin di rawat di rumah sakit, Bride malah kembali ke kediaman Axelo dengan wajah yang babak belur dan hal itu membuat Yuri dan Gun khawatir


"Siapa yang melakukan nya Bride, kenapa wajahmu seperti ini, ya tuhan" ucap Yuri mengelus wajah putranya,


"Aku berkelahi dengan perampok mom,mereka sebanyak enam orang dan aku sendirian" ucap Bride berbohong


"Astaga, syukurlah tidak terlalu parah" ucap Gun,


Dari kejauhan Zia dan Bright hanya memperhatikan saja, mereka terlalu malas untuk bertanya,


"Cihh berbohong" gumam Zia


"Ada apa sayang, apa kau mengatakan sesuatu"? Tanya Bright


"Hemm tidak" ucap Zia


"Rob0t b0dohmu itu yang telah menghajarku" bathin Bride


Zia terkejut dan menatap ke arah Bride, kenapa laki laki itu tau bahwa Sesil adalah robot, bisa gawat pikirnya


"Kak Bride kamu kenapa, wajahmu jadi hancur begitu"? Ucap Zia pura pura perhatian


Bride tidak menjawab dia hanya pergi tanpa bersuara,


"Jangan terlalu dekat dengan nya Sayang, aku rasa dia menyukai mu" ucap Bright


"Hahh, tidak mungkin" ucap Zia mengelak,


Sementara Di dalam kamarnya Bride sedang duduk melamun dan merutuki kebod0han nya karena melayani Sesil,


"Andai dia manusia, mungkin aku sudah meniduri nya tadi" ucap Bride menghela nafas,


***


"Sesil" teriak Zia


"Ada apa sayang, kamu kok datang datang teriak teriak"? Tegur Winter


Zia langsung pulang ke mansion nya, dia ingin tau apa yang terjadi dengan nya dan juga Bride,


" Aku ada urusan dengan nya Dad, aku permisi" ucap Zia pergi mencari Sesil,


"Brakkkk"


Zia menendang ruang lab nya dengan keras, benar saja Sesil berada di sana bersama dengan Micke dan Dragon


"Sesil, apa yang kau lakukan terhadap Bride, dia jadi tau bahwa kau adalah Rob0t "bentak Zia


" Dia kurang 4jar dia hampir memperk0saku" ucap nya,


"Kalau tidak kau pancing dia tidak akan melakukan nya, aku menciptakan bukan untuk menggatal,Sesil"!!! Teriak zia


" Maafkan aku Zi"

__ADS_1


"SESILIA TURN OFF" belum menyelesaika perkataan nya,Sesil langsung diam mematung, programnya mati, Zia benar benar marah kali ini,


"Zia"! Panggil Micke


"Jangan bela dia kak, kali ini aku tidak bisa mentoleransi nya lagi, bahaya jika sampai dunia tau, akulah yang akan menjadi sasaran semua orang, aku pasti dalam bahaya, apalagi Bride itu adalah pria gila, aku takut dia membocorkan nya, satu satu nya cara agar gosip tidak tersebar adalah menghilangkan jejak Sesilia" ucap Zia menatap ke arah sesil,


Zia menangis, sudah lebih dari dua tahun Rob0t itu menemani nya, akhirnya hari ini akan tiba juga, dimana Zia sendiri yang akan menghancurkan Sesil,


"Aku hanya bisa mendukungmu Zia, " ucap Micke


"Aku juga siap membantu" ucap Dragon


Akhirnya keputusan Zia sudah bulat, dia akan menghancurkan Sesil, sementara Micke dan Dragon bertugas untuk menghapus jejak Sesil, seperti menghapus rekaman kamera cctv di tempat tempat yang pernah Sesil datangi,


"SELESAI" ucap Micke


Zia menatap datar ke arah Sesil, isakan isakan halus mulai terdengar,


"Selamat tinggal Sesil" ucap Zia


Tubuh Sesil di masukan kedalam mesin penghancur,suara ledakan mulai terdengar, dan tubuh Zia luruh ke lantai


"Maafkan aku Sesil, maafkan aku" ucap Zia menangis pilu


"Hiks, Hiks"


Zia berlari keluar, dan masuk kedalam kamarnya dia mengurung diri dan menangis sekuat kuatnya,.


...****************...


Keesokan hari nya Zia menjadi lebih pendiam, Zia juga sedikit menghindari Bright, gadis itu hanya ingin menenangkan dirinya saja,Semua orang merasa heran namun juga tidak berani bertanya, asalkan Zia baik baik saja mereka tidak akan ikut campur,


"Apa rencana mu kedepan nya Zia, mulai sekarang, aku yang akan kembali berdiri disampingmu" ucap Micke


Zia menghela nafas, saat ini dia berada di Serra Group, perusahaan itu sudah mulai berkembang dengan pesat di tangan Zia,


"Aku akan menikah dan punya anak kak, aku hanya ingin hidup normal dan bahagia" ucap Zia


Micke mengangguk, keputusan Zia tepat, jika dia sudah menikah Bright lah yang akan selalu disisinya untuk melindungi Zia,


***


"Cepat juga pergerakan nya" ucap Bride tersenyum, pasalnya dia baru saja akan mencari tau tentang Sesilia namun tiba tiba semua d4ta tidak dapat di akses,


"Apa yang anda cari tuan"? Tanya Silver


" Permainan belum di mulai, tapi aku sudah kalah duluan, Zia sudah menghapus jejak digital tentang Sesilia" ucap Bride


"Memangnya kenapa tuan"?


" Dia hanyalah Rob0t" ucap Bride singkat


"Hahhh"!!


Silver terkejut, pantas Saja kekuatan Sesilia begitu di luar nalar, ternyata dia hanyalah sebuah Rob0t,


" Namun yang lebih mengerikan adalah penciptanya tuan" ucap Silver


Bride tertegun, dia bahkan lupa bahwa pencipta Sesilia adalah Zia,.


...****************...


😭😭😭Kasihan Sesil jadi korban ,, gara gara abang Bride yang udah tau rahasia Zia 😭😭

__ADS_1


__ADS_2