Perubahan Sikap Ziana Serra

Perubahan Sikap Ziana Serra
Terkuak


__ADS_3

Moon dan keluarga Axelo sudah datang ke rumah Jeni dan pernikahan sudah di tetapkan yaitu tanggal tiga bulan depan, Jeni sedang berada di atas angin saat ini, dan dia sudah mulai bebas keluar masuk kediaman Axelo,


"Morning mom" sapa Jeni


"Morning sayang, bagaimana apakah masih merasa mual"? Tanya Yuri perhatian


" Tidak mom, terimakasih, ramuan yang momi berikan sangat mujarab" ucap Jeni, pasalnya kemarin Yuri meracik ramuan khas jepang untuk wanita yang sedang hamil muda,


"Ckk"


Sun dan Bright hanya bisa berdecak kesal melihat keakraban menantu dan mertua itu, Sun dan Bright tidak menyukai Jeni, begitu juga Gun, mereka tidak pernah berbicara kepadanya,


Hari ini hari minggu mereka semua tidak ada yang pergi ke perusahaan, jadi mereka memakai baju santai di rumah


"Grungggg"


Suara deru motor sport terdengar di sekitar mansion Axelo, dan Bright langsung tau siapa yang telah datang,


"Sayang" sapa Bright berlari menghampiri Zia


"Eh Hub, bisakah aku memberi kejutan" ucap Zia tertawa, karena kekasihnya selalu saja tau ketika dia datang untuk menemui nya,


"Tidak bisa" sahut Bright membantu Zia membuka helm


"Aku bosan di rumah, jadi aku datang membawakan kue untuk ayah dan ibu mertua" ucap Zia


"Baiklah ayo masuk" ucap Bright


"Morning, Momi kak Jen, Kak Sun, kak Moon dan Dady Zia yang tampan" sapa Zia


"Ughh gadis Dady sudah datang kemari nak" ucap Gun melebarkan tangan nya meminta pelukan, lalu Zia pun berhambur memeluk calon mertuanya itu,


Jeni melihat iri dengan keakraban Zia dan Gun, karena selama dia di sana Gun tidak seakrab itu dengan nya,


Zia melirik ke arah Jeni yang sedang mengepalkan tangan nya lalu Zia tersenyum penuh Maksud,


"Mom, dad Zia bawakan kue" ucap Zia memberikan satu kotak Kue coklat


"Wah, kamu membuatnya"? tanya Yuri menghampiri Zia


" Ya dong mom, siang ini biar Zia yang memasak untuk kalian" ucap Zia


"Nah bagus itu, Jadi Jeni bisa belajar memasak darimu, ya kan Jen"? Tanya Yuri


" Eh,, ah iya Mom" ucap Jeni kikuk


"Si4l, masa aku di suruh masak, aku menikahi anakmu untuk jadi ratu bukan babu, memang kurang aj*r, awas kau Zia akan aku balas kau nanti, gara gara kau cari muka jadi aku juga kena" bathin Jeni


Zia terkejut, ternyata Feeling nya benar, Jeni bukan lah gadis yang baik,


"Aku harus mencari tau, dia mengandung anak siapa" bathin Zia


"Sesil dengarkan aku, kau cari bukti kejahatan jeni, kurasa ada yang tidak beres dapatkan semua bukti foto ataupun bukti tertulis" ucap Zia menekan anting yang menghubungkan nya dengan telinga Sesil


"Nah benar, kau harus bisa memasak, agar Moon tidak banyak makan di luar" ucap Sun menambahkan bahan bakar


"I iya kak nanti aku akan belajar dengan Zia" ucap Jeni


***


Jam makan siang telah tiba, Zia sedang berada di dapur bersama Jeni, Zia memasak dengan lihai sementara Jeni hanya memperhatikan Zia saja, dia sangat malas jadi dia tidak perduli , hingga muncul seringai jahat di wajahnya,


"Zia aku boleh bantu"? Tanya Jeni memegang tangan Zia


"Tidak usah,kak Jen duduk saja" ucap Zia

__ADS_1


"Brugghhh"


"Awww, Zia kenapa kau mendorongku" ucap Jeni pura pura jatuh


"Ada apa ini"? Teriak moon yang datang karena mendengar suara benda jatuh


" sayangg"


Moon terkejut melihat Jeni yang terkapar di lantai sementara Zia menatap tak percaya bahwa Jeni akan menjebaknya


"Dia mendorongku sayang" ucap Jeni memegang perutnya


"Hei Zia apa yang kau lakukan, apa kau tau Jeni sedang hamil" ucap Moon membentak Zia,dan pada saat itu Bright baru saja datang


Zia tak mau termakan jebakan, jadi dia akan membalikan keadaan,


"Hiks, Hiks, Hubby, kak moon membentak ku" ucap Zia mengadu pada Bright


"Lagi lagi kau Moon"


"Bughhh"


Moon tersungkur, lagi lagi Bright menghajar nya dan terjadilah lagi perkelahian kakak beradik itu,


"HEY HENTIKAN, ADA APA INI" Gun membentak dan menghentikan perkelahian keduanya


Mereka semua di kumpulkan di ruang keluarga kali ini Gun menyidak mereka semua,


"Katakan kenapa"? Tanya Gun datar


" Hiks, aku hanya ingin membantu Zia, tapi Zia marah dan mendorongku" ucap Jeni


Lalu semua mata memandang ke arah Zia, Bright menggenggam tangan Zia, dia percaya kekasihnya tidak mungkin melakukan hal itu, terlebih Lagi Zia tau bahwa Jeni sedang mengandung


"Zia "? Ucap Gun memanggil Zia yang hanya diam


"Apa kau iri karena Jeni akan memasuki kediaman Axelo lebih dulu darimu"? Tanya Moon sinis


" Kenapa harus iri, yang harus iri itu kau kak, karena Hubby ku bisa memasuki Kediaman Valmost" ucap Zia


"Skak Mat"


Moon langsung terdiam, dia lupa bahwa Keluarga Valmost lebih berkuasa dari pada keluarga nya, sedangkan Gun menyunggingkan senyumnya mendengar jawaban Zia yang mematikan,


"Kenapa harus ada pertengkaran dua calon menantu"? Tanya Yuri sedih


" Maafkan Zia mom, Zia tidak mendorong kak Jeni, mungkin dia tidak hati hati saat berjalan" ucap Zia


"Jelas jelas kau mendorongku " ucap Jeni meninggikan suara karena kesal


"Hey, kenapa kau marah, aku tidak menyinggung mu kan, kalau aku salah ya aku minta maaf" ucap Zia


"Maaf saja tidak cukup, kau pikir nyawa calon anakku semurah itu" ucap Jeni


"jangan keterlaluan kau Jeni" ucap Bright tak terima


"Kau diam Bai, jangan ikut campur" ucap Moon


"DIAM" bentak GUN


"Dady sakit kepala melihat pertengkaran kalian ini, dan dady tau Zia tidak bersalah Jeni cepat minta maaf" ucap Gun


"Apa"?


" Jelas jelas Zia mendorong kekasihku dad, kau benar benar tidak adil" ucap Moon

__ADS_1


"Gruuuuuungggggg"


Saat suasana sedang tegang tiba tiba Sesil pun datang dengan segulung kertas,


"HAI SEMUANYA" sapa Sesil


Bright langsung lemas melihat kedatangan si r0bot cantik, sedangkan Zia ingin tertawa


Gun yang sedang tegang pun rilex kembali melihat kedatangan saudara kembar Zia itu,


"Ada apa Sesil" tanya Gun


"ini dia"


"Hap"


Sesil melempar sebuah gulungan kertas ke tangan Moon dan Moon langsung membaca semua nya,


Tangan nya gemetar, matanya merah, urat kepala nya bermunculan,


Sesil memberikan barang bukti bahwa Jeni tidak mengandung anak nya melainkan anak pria lain yang bernama Edward,


"Apa itu moon"? Tanya Yuri penasaran


" SI4LAN KAU JENI, KAU TIDAK MENGANDUNG ANAKKU"!! Teriak Moon


"Duaaarrrrr" bagaikan tersambar petir, Jeni langsung berdiri kaku, bagaimana Moon bisa tau rahasianya,


Yuri dan Gun merampas kertas itu dari tangan Moon dan Disana terdapat bukti bahwa Jeni melakukan penipuan,


"krakkk"


"APA INI, COBA KAU JELASKAN" ucap Gun melempar kertas kertas di tangan nya, dan Dengan tubuh gemetar Jeni mengambil dan membaca tulisan nya disana juga terdapat beberapa lembar foto ketika Jeni bersama Edward, foto Jeni sedang Menyu4p seorang dokter dan Juga foto Jeni sedang menjebak Moon bersama dengan teman teman nya,


"i, ini, ini bohong aku di fitnah" ucap Jeni ketakutan


"Sesil darimana kau mendapatkan semua ini, darimana kau tau"? Tanya Bright


Sesil pun menceritakan kecurigaan nya pada Jeni semenjak dia memasuki kediaman Axelo dan atas Perintah Zia sesil mencari informasi tentang Jeni dan mengikuti nya kemanapun dia pergi,


" Kau sangat pintar sayang" bisik Bright


"Tentu saja Hub, orang yang akan menjadi bagian keluarga kita haruslah orang orang yang tepat" bisik Zia


Moon marah besar, dia menyeret Jeni agar keluar dari mansion nya sementara Jeni menjerit meronta dan Melawan, dia tidak mau tidur di jalanan karena kedua orang tua nya juga akan terancam bangkrut akibat berani membohongi keluarga Axelo,


"Brakkk"


Moon menutup pintu dengan kasar dan memerintahkan para penjaga untuk mengeluarkan Jeni dari halaman rumahnya


"Hiks, Hiks"


Moon menangis pilu, hari ini hidup nya benar benar terasa hancur, dia berlari dan mengurung dirinya di dalam kamar


"Moon" ucap Yuri


"Biarkan dia menenangkan diri, nanti setelah dia lebih baik, kita akan berbicara kepadanya" ucap Gun


"Sesil,Zia terimakasih nak, kalian memang yang terbaik, kalian sudah menyelamatkan Moon dari jebakan jahat Jeni" ucap Yuri


"Sama sama Mom, jangan bersedih lagi ya, semua akan baik baik saja" ucap Zia dan sesil memeluk Yuri,


Gun dan Bright tersenyum,melihat keakraban Zia dan juga Yuri,.


...****************...

__ADS_1


Yang udah hujat Othor siapa hayooo..


Minta maaf Loh,, padahal ceritanya masih lanjut .. Sabar dong jangan asal Nguap Lu ya 😅😅😅


__ADS_2