Pilih Satu

Pilih Satu
bab 12


__ADS_3

"tidak apa apa" Keisya menurunkan kedua tangannya dari pinggangnya "kamu tahu aku sedang sibuk, tiba tiba disuruh kesini?" ucapnya.


"Aku hanya merindukanmu" bisiknya ditelinga Keisya "kamu tau jka kamu tidak mau apa yang akan aku lakukan pada perusahaan papamu?" ancam Arsenio agar Keisya menuruti semua kemauannya.


Keisya tidak suka dengan sikap orang yang suka mengancam 'yah aku tahu kamu memang hebat segalanya, tapi tolong jangan libatkan aku dalam kehidupanmu' batin Keisya kesal.


Mereka makan di ruangan Arsenio. Tadi sebelum Keisya sampai, asisten Daffin telah menyiapkan semuanya. Arsenio meminta Keisya untuk menyuapinya. Sepanjang menghabiskan makanan mereka tanpa suara, karena memang aturan makan Arsenio tidak boleh bicara saat makan.


"sudah, aku mau kembali ke kantor" ucap Keisya yang duduk di hadapan Arsenio.


"kamu ke kantor sama siapa?" tanya Arsenio, karena Arsenio verniat untuk mengantar Keisya.


"sama iron man, terbang, kenapa?" jawab Keisya sambil kedua tangannya diletakkan di pinggang.

__ADS_1


"bagaimana kalau sekarang aku jadi spiderman biar kita gelantungan sambil pelukan" lanjut Arsenio dengan memegang dagu Keisya.


"cih gelantungan, tarzan? auouoo" ketus Keisya sambil membentukan bibirnya menjadi huruf O.


"besok sampai 3hari kedepan kita tidak bisa bertemu, aku akan pergi ke kota x untuk menyelesaikan bisnis, aku akan tinggal di hotel xxx" ucap Keisya memberitahukan Arsenio.


Keisya tidak mengetahui bahwa hari itu pertunangan Arsenio. Memang itu perjodohan, tapi Arsenio ingin untuk menyembunyikan dari media agar tidak ada yang tahu bahwa Arsenio memiliki tunangan, termasuk Keisya. Bahkan Arsenio memintan kepada keluarganya dan keluarga tunangannya agar tidak mempublikasikan hubungan mereka. Arsenio telah jatuh cinta pada Keisya sejak pandangan pertama waktu mobilnya hampir mencelakai Keisya. Arsenio berfikir bahwa pertunangan itu tidak harus menikah, jadi dia menyetujui permintaan papa tirinya untuk bertunangan dengan wanita pilihan papanya.


"apakah aku boleh meyusulmu?" tanya Arsenio pada Keisya. Karena sehabis pertunangan dia tidak mau berlama lama dengan tunangannya.


"aku pulang!" Keisya meninggalkan Arsenio yang masih duduk di sofa. Dia kembali ke perusahaannya.


'besok adalah hari pertunanganku Keisya, aku tetap akan menyusulmu untuk menghindari duduk bersamanya' batin Arsenio saat Keisya meninggalkannya.

__ADS_1


Di perusahaan papanya Keisya


Keisya mempersiapkan berkas berkas yang diperlukan untuk keluar kota besok, Besok Keisya harus berangkat pagi pagi karena dia memesan tiket di bandara jam 6 pagi, jadi segala sesuatu harus dipersiapkan hari ini.


***


Keisya sampai di kota x tepat jam 8pagi. Dia segera menyelesaikan tujuannya pergi ke kota itu agar pekerjaannya cepat selesai.


Di kediaman Arsenio semua sudah dipersiapkan dengan baik, Acara pertunangan Arsenio dengan artis ternama yang sedang naik daun akan segera dilangsungkan.


Dengan berat hati Arsenio mengaitkan cin cin di jari wanita yang bahkan baru dia kenal. Keinginan Arsenio pasti sama dengan orang orang lainnya, mengaitkan cin cin di jari orang yang mereka cintai. Namun, karena paksaan papa tirinya membuatnya melakukan semua yang diperintahkan.


Setelah acara pertunangan selesai, Arsenio diminta keluarganya untuk menghabiskan waktu bersama tunangannya. Arsenio menolak dengan alasan perjalanan bisnis.

__ADS_1


Siapa yang tidak ingin mendapatkan laki laki tampan, sukses, tajir seperti Arsenio. Bahkan tunangannya sangat berbangga diri karena telah bertunangan dengan Arsenio. Menurutnya tidak dipublikasikan tidak apa apa asalkan besok kalau menikah acaranya besar besaran.


"ma pa, aku berangkat melakukan perjalanan bisnis" Arsenio melajukan mobilnya menuju bandara, dia telah menghubungi pilot pribadinya agar mengantarkannya menggunakan jet pribadinya.


__ADS_2