Pintu Takdir Melepas Lajang

Pintu Takdir Melepas Lajang
Episode 8


__ADS_3

PERNIKAHAN MANTAN


Pagi yang indah, aku melangkah dengan semangat luar biasa menuju runag kerjaku. Zaky memberikan efek luar biasa terhadap diriku. Sekalipun ini semu, aku rela. Karena jujur, aku memang tidak mampu untuk biasa tanpa dia. Terlalu dalam rasaku padanya. Semoga setelah kejadian semalam, hubungan kami akan membaik.


Kulirik cincin berwarna putih pemberian Zaky semalam.Manis. Sekalipun aku sangat berharap ini sebagai symbol pergerakan hubungan kami, namun kenyataannya tidak-aku tetap bahagia. Logikaku benar-benar sedang tidak bekerja. Sekali lagi tak apa, aku bahagia karena itu. Itu saja sudah cukup bagiku.


Pandanganku tertuju pada kaktus pemberian Hafiz. Mungkin benar perumpamaan yang diberikan Hafiz tempo hari saat memberikan kaktus ini. Ruang yang nyaman…..matahari, dan….


“Ehhheemmm…, suara seseorang mengagetkanku sekaligus membuyarkan lamunanku tentang Hafiz dan kaktusnya


Aku menoleh, Deby sudah memasang senyum manisnya. Dia merupakan juniorku juga, Kami sudah bekerja sebagai tim selama 4 tahun ini. Divisi promosi menjadi tempat tumbuh suburnya persabahatan kami.


“Hai…ada jadwal even baru?”, tanyaku


“Aku dapat email dari holding mbk, ada tawaran menarik rupanya. Udah baca?”, Deby menjelaskan dengan penuh semangat

__ADS_1


Aku segera bergegas menuju meja kerjaku dan menyalakan laptop untuk memastikan berita yang disampaikan Deby. Kubaca dengan seksama. Sebuah tawaran promosi, sepertinya menggiurkan.


“Ini semacam model baru promosi jabatan menurutku, kamu minat? “ aku meminta pendapat Deby.


“Itu dia, sebenarnya berminat. Tapi sayangnya penempatan Jogja mbak. Kayaknya harus piker-pikir dulu. Toh waktu pendaftarannya juga masih 3 bulan kedepan kan?,” Deby memberikan jawaban.


“Hemmm, iya sih”, kita lihat ntar lah ya….., “aku berargumen


“Oh ya, Mb Dea dapat undangan dari Pram?”, Deby mengingatkanku pada sosok Pram yang sebenarnya membuatku malas.


“Datang?”,tanya Deby dengan nada sangat hati-hati, karena dia adalah salah satu temanku yang saat itu turut menjadi saksi mata atas perlakukan Pram waktu itu


”Aku usahakan, sekaligus memastikan penyesalannya atas apa yang pernah dai perbuat padaku. Tapi kayaknya dia gak nikah sama Si Tania itu kan ya?” tanyaku.


“Bukan mbk, itu si Gendis katanya gadis desa yang dijodohkan oleh orang tuanya. Sekarang kan Si Pram udah kerja di salah satu perusahaan milik mertuanya itu. Katanya sih tajir…Daannn perjodohan itu mengandung modusnya Si Pram buat dapetin hartanya si Cewek”, Deby menjelaskan panjang lebar.

__ADS_1


“Kamu tuh yaaa, udah kayak wartawan gossip ajaaahhh,” aku mencubit pipi Deby. Dia hanya tertawa terbahak-bahak.


“Kalau aku sih, males bangett dating. Kalau kamu perlu tuh, tunjukkin kalau saat ini kamu udah dapat yang tajir melintir juga. Ha ..ha..haa, Deby berkata sambill berlalu dan melambaikan tangannya, kemudian menghilang dibalik ruang sebelah.


Ide brilian. Deby memberikan ide yang culas sekaligus keren untuk menghadiri pernikahan Pram. Hemmmm, kupastikan akan kubalas perlakuanmu padaku beberapa waktu silam. Sebenarnya aku cukup penasaran dengan calon istrinya Pram. Karena setahuku dia dulu sangat tergila-gila pada Tania. Ternyata mereka putus.


Aku ingat betul saat itu Pram sempat mengatakan bahwa, aku tidak akan pernah bisa mendapatkan laki-laki yang melebihi dia. Karena baginya, aku hanya gadis biasa yang tidak bisa memperhatikan penampilan. Mustahil mampu mendapatkan pria yang menawan.


Kali ini aku akan membuktikannya padamu. Segera kuraih undangan Pram yang kutaruh di laci meja kerjaku, lalu kufoto dan ku kirimkan kepada Zaky. Tak lama kemudian Zaky membalas, “Ok”.


Yesss. Zaky juga tidak keberatan untuk mendampingiku menghadiri pernikahan Pram. Zaky juga sudah mengetahui bahawa Pram adalah mantanku. Mantan yang pernah menyakitiku karena sebuah pengkhianatan.


Menghadiri pernikahan mantan itu, bagiku sebagai momen luar biasa. Dimana saat itu, keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi diperlukan. Semoga dia benar-benar menyesal dengan perlakuannya padaku beberapa waktu silam. Karena aku yakin, Zaky yang perfeksionis akan datang membawa kendaraan terbaiknya demikian pula penampilannya. Aku sungguh tidak sabar untuk besok……


Pram, aku datang dan bersiaplah ….

__ADS_1


__ADS_2