Playboys Dan Playgirls Bersatu Karena Cinta

Playboys Dan Playgirls Bersatu Karena Cinta
Pernikahan Emu dan Asuna, Kairi dan Tsukasa


__ADS_3

Kini masalah yang muncul sudah berhasil menemukan solusinya.


Masalah yang ditimbulkan oleh adanya rahasia yang terbuka, kini sudah menemukan titik terang.


Keputusan pun sudah dibuat yaitu dengan mengadakan pertukaran.


Pertukaran yang dimaksud di sini, bukannya pertukaran pasangan, seperti yang dilakukan, saat masih melakukan taruhan dulu.


Tapi pertukaran yang dimaksud di sini adalah pertukaran urutan pasangan yang menikah.


Tadinya yang menempati urutan pertama adalah Emu dan Asuna karena Emu adalah yang tertua di antara para cowok.


Disusul oleh Lucky yang cuma lebih muda setahun dari Emu.


Baru terakhir adalah Kairi dan Tsukasa.


Kenapa bisa berubah?


Hal itu disebabkan karena Lucky dan Hammy sudah terikat resmi.


Lucky memiliki tanggung jawab penuh akan diri Hammy.


Lucky dan Hammy memiliki ikatan resmi yang tak terlihat.


Mereka terikat ke dalam hubungan yang tak bisa dipisahkan oleh siapapun.


Selain itu, pencegahan dari masih adanya pihak yang ingin memisahkan mereka.


Misalkan aja, Tsukasa yang ingin merebut Lucky kembali ke sisinya sebagai bentuk balas dendam akan rencana masa depannya yang dihancurkan oleh Hammy.


Sedangkan untuk pihak yang lainnya adalah Emu yang mengakui, kalau dirinya sangat mencintai Hammy.


Jika Lucky dan Hammy menikah duluan maka kemungkinan Tsukasa untuk memiliki Lucky kembali dan kemungkinan Emu untuk bersama dengan Hammy akan menjadi kecil atau nyaris menjadi nol.


Itulah alasannya, Lucky dan Hammy yang menikah duluan.


Lucky dan Hammy menikah untuk mempersempit kemungkinan, adanya orang ketiga di dalam hubungan mereka.


Begitu banyak masalah yang muncul, dari sejak masalah taruhan hingga sekarang.


Untungnya saja, masalah itu, kini diselesaikan melalui cara pernikahan.


Memang benar, pernikahan merupakan solusi yang tepat di dalam masalah ini.


Jika memakai cara yang lainnya maka akan membutuhkan waktu yang lama.


Jika tidak lewat pernikahan maka butuh berapa upaya untuk mendapatkan target yang diinginkan?


Jika tidak lewat pernikahan maka butuh berapa lama untuk merasakan kebahagiaan?


Jika tidak melalui pernikahan maka kapan kita bisa memiliki orang yang kita inginkan?


Jika tidak melalui pernikahan maka gimana caranya, kita bisa mempertahankan orang yang kita cintai untuk tetap berada di sisinya kita?


Jika tidak melalui pernikahan maka gimana cara kita untuk menyingkirkan saingan cinta kita?


Jika tidak melalui pernikahan maka gimana kita bisa mendapatkan target cinta kita?


Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan orang yang kita cintai?


Berapa banyak upaya yang dibutuhkan untuk merebut pasangan orang lain?


Berapa banyak upaya yang dibutuhkan untuk mempertahankan pasangan kita?


Jadi, pernikahan adalah jawaban dan solusi yang tepat untuk ini semua!


Itulah alasannya, Lucky dan Hammy, akhirnya memutuskan untuk menikah duluan.


Lucky pun tidak keberatan dengan itu karena dia memang memiliki tanggung jawab kepada Hammy sepenuhnya.


Dia juga udah mengijinkan Hammy untuk memasuki kehidupannya dan berjanji untuk belajar mencintai Hammy.


Kini, Lucky menepati janjinya dan menikahi Hammy.


Acara pernikahan mereka berjalan dengan lancar.


Mereka pun sudah saling bertukar cincin.


Kini Lucky dan Hammy sudah sah menjadi suami dan istri.


Itu artinya akan menjadi kesempatan kecil bagi Tsukasa untuk merebut Lucky kembali ke sisinya dan ia harus membatalkan semua rencana masa depannya dengan Lucky.


Begitu pun dengan Emu.


Hal ini telah menutup kesempatan bagi Emu dan keinginannya untuk bisa memiliki Hammy, kecuali, jika dirinya ingin menjadi pebinor, yaitu menjadi perebut istri orang.


Acara kini sudah selesai dan mereka sudah mendapatkan ucapan selamat.


Mereka pun sudah berfoto bersama.


Akhirnya, para tamu yang menghadiri pesta pernikahannya Lucky dan Hammy sudah mulai pulang satu per satu.



Sedangkan untuk para pengantin harus kembali ke gedung Gereja untuk melaksanakan acara pemberkatan pernikahan yang berikutnya.


Kira-kira, siapakah pasangan yang berikutnya?


Kini para pasangan pengantin perempuan mendapatkan jeda istirahat selama sejam untuk memperbaiki dandanan mereka.


Hal yang sama dilakukan pula oleh para cowok. Mereka merapikan tuxedo yang mereka kenakan. Mereka berkaca untuk memastikan penampilan mereka sudah oke.


Sejam kemudian.


Para pengantin dipanggil kembali ke Tokyo Union Church untuk melakukan upacara pemberkatan nikah bagi pasangan yang kedua.


Para tamu pun sudah memenuhi Gereja itu.


Kini acara pemberkatan nikah sudah dimulai.


__ADS_1


Pendeta sudah meminta kedua pasangan pengantin untuk maju ke atas mimbar.


Setelah kedua pengantin sudah ada di atas mimbar, sang Pendeta menopangkan tangannya di atas mereka dan memberkati mereka.


Para tamu yang hadir, tetap mengikuti di dalam hening.


Kebaktian pemberkatan pun berjalan dengan lancar.


Kini tibalah saatnya untuk acara pertukaran pemasangan cincin.


Dimulai dari pengantin perempuan yang memasangkan cincin di jari manis kirinya sang suami.


Lalu dilakukanlah adegan yang sebaliknya.


Kini resmi sudah, pasangan yang kedua menjadi sepasang suami dan istri.


Lalu mereka pun pindah ke gedung resepsi dan melihat para tamu yang mereka undang sudah datang semuanya dan memenuhi tempat pesta.


Acara pun kembali dilanjutkan.


Mereka pun pindah ke tempat resepsi.


Para tamu mulai menyantap hidangan dan ada beberapa di antara mereka yang memutuskan untuk memberi ucapan selamat dulu kepada para pengantin.


"Selamat ya, Emu!"


"Selamat ya, Asuna!"


"Makasih!"


Lalu setelah tinggal sedikit, mereka memutuskan untuk duduk kembali.


"Honey, liat deh! Tamu undangan kita, lumayan banyak yang hadir!"


"Hem!"



Lalu acara dilanjutkan dengan foto bersama.


Setelah itu, acara pemotongan kue pengantin, barulah diakhiri dengan acara lempar buket ke para tamu.


Acara pun berakhir dengan lancar.


Kini para tamu yang menghadiri pernikahan dari pasangan yang kedua yaitu yang ternyata adalah pasangan Emu dan Asuna, juga sudah mulai meninggalkan tempat pesta resepsi itu.



Kini tinggal tersisa, pasangan yang terakhir aja.


Mereka pun kembali beristirahat selama sejam.


Ada yang mandi lalu memperbaiki dandanan.


Ada yang memilih untuk makan.


Ada yang merapikan penampilan.


Mereka diberikan istirahat karena masih harus menghadiri satu pernikahan lagi.


Sejam kemudian.


Mereka kembali ke Tokyo Union Church untuk mengadakan upacara pemberkatan nikah yang terakhir dan sekaligus untuk pasangan yang terakhir pula.


Para tamu pun kembali mengikuti upacara pemberkatan dengan hening.


Upacara pun berjalan dengan sakral dan hening, juga lancar.


Lalu diakhiri dengan acara pertukaran pemasangan cincin.


Mereka pun sah menjadi sepasang suami dan istri.



Kini pendeta memanggil kembali semua pasangan pengantin yang menikah di hari itu.



Dia meminta mereka untuk kembali mengucapkan janji pernikahan mereka.


Diawali oleh Lucky dan Hammy.


Lalu Emu dan Asuna.


Diakhiri dengan Kairi dan Tsukasa.


Mereka lalu mengucapkan janji pernikahan yang isinya untuk selalu setia dengan pasangan mereka dan akan selalu mencintai pasangan mereka hingga maut memisahkan mereka.


Lalu barulah, mereka pindah ke pesta resepsi.


Mereka memotong kue pengantin.


Para tamu menyantap hidangan dan mengucapkan selamat lalu berfoto bersama.


Diakhiri dengan Tsukasa melemparkan buket pengantin.


Kini selesailah sudah seluruh rangkaian acara pemberkatan dan resepsi pernikahan mereka.


Kini para tamu pun sudah mulai pulang satu per satu.


Tersisalah para pengantin. Mereka berfoto bersama dan saling menempel dengan pasangan mereka masing-masing.



Mereka ingin membuktikan, kalau semuanya sudah sama-sama resmi memiliki ikatan.


Hammy menempel kepada Lucky dan Lucky merangkul erat bahunya Hammy.


Asuna bergelayut manja di lengannya Emu.


Kairi merangkul erat pinggangnya Tsukasa.

__ADS_1


Emu dan Tsukasa hanya bisa menghela nafas kasar.


"Beib, lelah!"


"Dasar manja, bukan cuma kamu kali, tapi kita semua juga!"


"Itu benar, gak usah sok, cari perhatian deh!"


"Tsukasa! Asuna!"


"Huh!"


"Ya udah, kita semua kembali ke kamar aja karena ini adalah pernikahan paling melelahkan untuk kita semua!"


"Lucky benar! Kita harus istirahat dan membersihkan diri kita sepenuhnya!"


"Ya, Lucky dan Emu benar! Besok, barulah kita membahas soal langkah yang selanjutnya!"


"Ya udah, yuk, barengan aja, kan kamar kita berada di satu lantai!"


Akhirnya mereka semua pergi ke kamar yang telah disediakan oleh pihak hotel itu yaitu tiga buah kamar pengantin.


Skip di kamar.


Mereka langsung masuk ke dalam kamar mereka masing-masing.


Skip Lucky dan Hammy.


"Aku akan mandi dulu dan kamu bersihkan dulu aja, make-up di wajahmu!"


"Iya, beib!"


Lalu Lucky masuk ke dalam kamar mandi dan mandi, sedangkan Hammy membersihkan make-up di wajahnya dengan cermin di meja rias.


10 menit kemudian.


Lucky sudah memakai jubah mandi dan berbaring.


Hammy lalu memutuskan untuk mandi, tapi sayangnya, ia kesulitan untuk membuka gaunnya lalu meminta tolong kepada Lucky.


Lucky pun membantunya.


Lalu Hammy berjalan menuju ke kamar mandi dan mandi.


10 menit kemudian.


Hammy selesai dan keluar dengan memakai jubah mandi lalu berbaring di sisinya Lucky yang sudah menunggunya.


"Kini, kita sudah sah menjadi sepasang suami dan istri sesuai dengan harapanmu! Ada beberapa hal yang harus kamu tau dan ingat sebagai istriku!"


"Apa itu, beib?"


"Itu adalah...."


Skip Emu dan Asuna.


Mereka kini sedang mandi bergantian.


Selesai dengan kegiatan mereka, mereka berbaring sambil berdiskusi.


"Emu, sekarang kamu sudah menjadi suamiku yang sah, jadi aku mau minta sesuatu darimu!"


"Iya, aku tau! Aku adalah suamimu yang sah lalu kamu mau minta apa lagi? Bukan hanya kamu, aku pun ada permintaan!"


"Permintaan apa itu, honey?"


"Kamu dulu aja!"


"Baiklah, permintaanku itu adalah...."


Skip Kairi dan Tsukasa.


Kairi dan Tsukasa pun sama sedang berbaring dan berdiskusi tentang langkah selanjutnya.


"Kamu sangat cantik, sayang dan aku sungguh beruntung karena bisa memilikimu sebagai istriku!"


"Ah, bisa aja!"


"Sayang, sekarang kita sudah menikah dan kamu adalah istriku yang sah, jadi aku mau menekankan sesuatu di sini!"


"Apa itu?"


"Itu adalah...."


Kini pernikahan Lucky, Hammy, Emu, Asuna, Kairi dan Tsukasa sudah terjadi.


Kira-kira, bisakah mereka mempertahankan pernikahan mereka semua?


Kira-kira, apakah permintaan dari Lucky?


Akankah Hammy bisa memenuhinya?


Apa lagi yang diminta oleh Asuna kali ini?


Akankah Emu kembali memenuhinya dan apa isi permintaannya Emu?


Akankah Asuna setuju?


Hal apakah yang akan ditegaskan oleh Kairi dari Tsukasa?


Sanggupkah Tsukasa memenuhinya?


Bagaimana dengan respon dari Lucky, Asuna dan Kairi?


Bagaimana dengan kesanggupan dari Hammy, Emu, dan Tsukasa?


Akankah ada masalah baru yang nantinya muncul kembali?


Akankah mereka sanggup menyelesaikan masalah yang akan datang ke dalam kehidupan pernikahan mereka yang mendatang?


Apa yang akan terjadi selanjutnya?

__ADS_1


Next/stop? Like dan komen!


Note: 2 part terakhir!


__ADS_2