Playboys Dan Playgirls Bersatu Karena Cinta

Playboys Dan Playgirls Bersatu Karena Cinta
Hidup Baru


__ADS_3

Kadang hubungan itu penuh lika-liku.


Kadang hubungan itu bisa naik dan bisa turun.


Kadang hubungan itu bisa berjalan dengan lancar ataupun diiringi dengan pertengkaran.


Kata orang, jika sering bertengkar maka akan bisa mempererat hubungan di antara sepasang kekasih.


Sebaliknya, jika jarang bertengkar maka hubungan itu akan terasa monoton.


Jujur aja, itu belum tentu benar karena bisa aja, mereka tidak bertengkar itu, karena komunikasi di antara mereka terjaga.


Buktinya, mereka romantis-romantis aja, tak ada beban sama sekali.


Bahkan, bisa jadi, malah semakin akur dan tak ada masalah sama sekali.


Jujur aja, semua itu tergantung dari diri pasangannya masing-masing, jadi, jangan pernah terpengaruh oleh kata-kata dari orang lain, yang mungkin aja, bisa menjatuhkan dan menghancurkan hubungan yang sudah terjalin sangat lama dan selama ini.


Itu bukanlah hal yang bagus karena memiliki hubungan yang mudah runtuh seperti itu.


Harusnya, sebuah hubungan memiliki sebuah pondasi yang sangat kuat.


Pondasi yang kuat hingga tak ada yang bisa menganggu, mengusik ataupun menghancurkan hubungan mereka.


Pondasi yang kuat, yang tidak bisa meruntuhkan dan merobohkan hubungan di antara mereka.


Pondasi yang kuat dari serangan dalam dan luar.


Dari dalam bisa disebabkan oleh pertengkaran kedua pasangan yang tidak ada hentinya dan tidak menemukan solusinya atau mungkin, kehilangan kepercayaan dan saling menuduh?


Maupun dari luar, misalnya aja, ada pengusik, penganggu, perselingkuhan ataupun orang ketiga di dalam hubungan pernikahan mereka.


Tentunya, itu tidak baik bukan dalam sebuah hubungan pernikahan?


Kepercayaan, kesetiaan dan komitmen adalah 3 hal utama di dalam sebuah pernikahan.


Selain itu, masih ada komunikasi.


Komunikasi itu sangat penting karena kita tidak bisa membaca pikiran orang lain, termasuk pasangan kita, bukan?


Komunikasi diperlukan untuk mencegah terjadinya pertengkaran.


Komunikasi diperlukan untuk menjelaskan kesalahpahaman yang menyebabkan pertengkaran dan berujung kepada perceraian.


Komunikasi itu dianggap sebagai sebuah solusi yang tepat.


Komunikasi itu adalah pemecahan berbagai masalah.


Itulah sebabnya, komunikasi sangatlah diperlukan untuk membuat hubungan menjadi awet dan langgeng.


Komunikasi itu adalah jembatan yang menghubungkan perbedaan pemikiran di antara dua orang atau lebih, termasuk di dalam pernikahan.


Itulah sebabnya, komunikasi harus dijaga agar hubungan di antara pasangan tetap harmonis dan terjaga.


Itulah sebabnya, komunikasi diperlukan dalam menjaga kerukunan di dalam berumah tangga.


Komunikasi adalah hal yang utama, tanpa itu maka akan menimbulkan kekacauan.


Lalu tiga hal lainnya, seperti yang disebutkan sebelumnya adalah kepercayaan, kesetiaan dan komitmen.


Kepercayaan adalah sesuatu yang penting.

__ADS_1


Jika tidak memiliki sifat ini maka akan selalu menimbulkan sifat saling mencurigai satu sama lainnya.


Tak jarang akan muncul, sikap saling menuduh dan saling menyalahkan.


Lalu diri yang merasa tidak terima, akhirnya memutuskan untuk marah, membentak, saling mencaci-maki dan menghina hingga berujung kepada pisah kamar.


Ini sangatlah tidak baik karena membuat pasangan merasa tidak dihargai dan menimbulkan rasa tidak aman atau insecure bagi diri pribadi pasangan masing-masing.


Ini juga menyebabkan hubungan menjadi tidak sehat.


Itulah sebabnya, kepercayaan itu penting.


Lalu yang berikutnya adalah kesetiaan.


Kesetiaan itu penting, terutama di dalam menjalin hubungan.


Kesetiaan terhadap pasangan itu penting, terutama di dalam sebuah pernikahan karena siapapun, tidak ada yang mau dimadu ataupun dikhianati.


Sekali tidak setia maka akan sulit untuk memperbaiki hubungan yang sudah terjalin.


Sekali tidak setia maka akan dibalas dengan perselingkuhan juga.


Jika sudah begitu, yang ada hanya saling membalas dan tidak ada yang mau mengalah.


Lalu, apa yang didapatkan oleh sang pemenang?


Gak ada! Tidak ada yang didapatkan, selain kehancuran rumah tangganya, pertengkaran, saling menuduh, siapa yang mulai duluan dan juga berujung ke penceraian!


Ini tidak baik, bukan?


Lalu yang terakhir adalah komitmen!


Janji itu diucapkan pada saat pemberkatan nikah.


Janji untuk sehidup dan semati, selalu menemani dan takkan pernah meninggalkan pasangan, belajar menerima kekurangan pasangan dan berani menegur, jika pasangan berbuat salah, itulah sumpah pernikahan yang sebenarnya.


Itulah sebabnya, ketiga hal itu diperlukan untuk mempertahankan pernikahan.


Tapi tetap, komunikasilah yang menyatukan semuanya.


Begitu pun yang terjadi kepada para tokoh kita.


Para tokoh kita dengan kepribadian yang berbeda, kini telah disatukan, di dalam hubungan pernikahan.


Lucunya adalah mereka semua adalah para playboys dan playgirls.


Di sini, mereka akan dilatih untuk setia kepada pasangan mereka masing-masing.


Apakah sebuah pernikahan bisa mengubah sifat mereka ataukah justru, malah makin parah?


Mungkinkah pernikahan yang mereka jalani ini adalah hukum karma, bagi mereka yang sudah mempermainkan perasaan orang lain, terutama yang benar-benar mencintai mereka dengan tulus?


Entahlah, tapi yang jelas, nasi sudah menjadi bubur!


Mereka kini sudah menjadi sepasang suami dan istri.


Lucky dengan Hammy lalu Emu dan Asuna, diakhiri dengan Kairi dan Tsukasa.


Pernikahan mereka, mungkin awalnya terpaksa dan tanpa cinta, tapi apa yang mereka jalani selama di pernikahan mereka yang sekarang ini, tak ada yang tau!


Bisa aja, hubungan mereka berubah menjadi saling mencintai dan sulit untuk melepaskan?

__ADS_1


Memang itulah yang ditujukan dan yang seharusnya dilakukan oleh pasangan suami dan istri agar tak ada yang namanya perceraian!


Hal itu pun terjadi pada para tokoh kita.


Mereka sudah menikah dan sudah melakukan hubungan suami dan istri yang seharusnya.


Itu artinya, para tokoh, kini hanya bisa pasrah dan berusaha untuk menerima kenyataan dengan pasangan mereka yang sekarang.


Mereka sudah sah menjadi sepasang suami dan istri, jadi mulai sekarang, mereka tidak bisa mengusik kehidupan rumah tangga orang lain, kecuali mau menjadi pelakor, yaitu perebut lelaki orang ataupun menjadi pebinor, yaitu perebut bini atau istri orang.


Mereka sudah memiliki kehidupan mereka masing-masing.


Mereka kini harus menjalani hubungan yang ada saat ini dan memikirkan masa depan bersama dengan hubungan mereka yang sekarang ini.


Mereka harus siap untuk menjalani hidup yang baru bersama dengan suami dan istri mereka yang sekarang.


Mereka sudah tidak boleh lagi terjebak akan kehidupan cinta di masa lalu.


Biarkan hubungan mereka mengalir semestinya.


Biarkan cinta mereka tumbuh dengan semestinya, seiring dengan berjalannya sang waktu.


Kini mereka hanya bisa melakukan kewajiban mereka dan menagih hak mereka sebagai seorang suami dan seorang istri pada umumnya.


Tujuan mereka sekarang adalah berusaha untuk meraih kebahagiaan bersama dengan pasangan mereka masing-masing.


Lucky dan Hammy, Emu dan Asuna, Kairi dan Tsukasa, selamat menempuh hidup baru sebagai sepasang suami dan istri, kiranya kebahagiaan selalu menemani dan menghampiri, masa depan tertata dengan baik dan masalah apapun yang ada di depan kalian akan selalu memperkuat hubungan kalian, sama seperti, di saat, kalian mengucapkan janji sumpah pernikahan kalian, kalau kalian akan selalu mendampingi satu sama lainnya dan tak kalah pentingnya, semoga segera diberikan keturunan yang akan selalu mengikat kalian di dalam hubungan pernikahan ini hingga tak pernah sedikitpun terpisahkan dan terpikirkan satu kata yaitu 'cerai'!


Salam dari author!


~Tamat~


"Eh, tunggu, thor!"


"Apa lagi, Emu?"


"Gimana bisa punya keturunan, kalau akunya aja, gak cinta sama Asuna?"


"Ah, soal itu mah...."


"Aku juga!"


"Apa, Tsukasa?"


"Aku juga masih mencintai Lucky!"


"Aduh, Tsukasa! Kamu itu udah jadi miliknya Kairi! Jadi, gak perlu mikir yang aneh-aneh, deh! Lalu soal cinta dan hubungan kalian ke depannya itu, akan terjawab di season 3 dari cerita ini dengan judul 'Kehidupan Pernikahan Keenam Sejoli' atau disingkat KPKS!"


"Benar begitu, thor?"


"Ya, benarlah! Masa author berbohong?"


"Huh, awas aja ya, kalau bohong!"


"Berani kalian ancam author? Udah deh, percaya sama aku! Kalau kalian gak percaya maka tunggu aja, kehadiran season ketiganya!"


"Oke deh! Kami tunggu ya, dah, author!"


"Bye, semuanya! Salam kembali dari author dan untuk kalian para pembaca, author juga menunggu semangat dan partisipasi dari kalian semuanya, di dalam, membaca season ketiganya atau yang merupakan season akhir dari kisah playboys dan playgirls ini! Dijamin, gak kalah seru, deh! Author, tunggu ya! Bye, saatnya untuk author pamit! Salam hangat dari author untuk para tokoh dan para pembaca atau readers! Oh ya, jangan lupa untuk tinggalkan like dan komennya, ya! Author tunggu!😍😍😘😘👋👋


~Tamat~

__ADS_1


__ADS_2