Presdir Budeg Vs Sekretaris Matre

Presdir Budeg Vs Sekretaris Matre
Bab 30. Laporan Pandu


__ADS_3

Teman-teman jangan lupa kasih like, bunga, vote, iklan, dan 🌟🌟🌟🌟🌟.


***


Bab 30.


Malaika menghubungi Pandu dan Guntur untuk menanyakan perkembangan hasil penyelidikan mereka. Beberapa hari yang lalu, dia mendapatkan salinan laporan dari mereka yang di dapat dari Naresh. Gadis itu tidak mau gegabah dalam keadaan genting seperti saat ini. Maka, dia juga melibatkan Kakek Kamandaka.


"Jadi, ada perkembangan apa yang sudah kalian dapatkan?" tanya Malaika kepada dua orang yang duduk di depannya.

__ADS_1


Mereka melakukan pertemuan itu di tempat biasa Naresh dan keduanya bertemu, yaitu salah satu apartemen mewah yang ada di pusat kota. Tempat ini menurut laki-laki itu sangat aman dan tidak sembarangan orang bisa memasuki kawasan itu. Hanya orang-orang tertentu saja dan punya akses ke sana selain para penghuninya.


"Ya, laki-laki di kamera itu adalah Bima. Seorang teman lama Naresh yang pernah punya masa lalu agak suram," jawab Pandu.


"Bima?" kata Malaika mengulang.


"Ya. Kami berhasil menangkap dia dan menginterogasi laki-laki itu sampai sejelas-jelasnya. Kenapa dia melakukan hal itu? Alasan apa yang membuatnya melakukan itu?" ujar Pandu.


"Iya. Dulu dia pernah mengalami perkelahian dengan sekelompok preman demi melindungi adik perempuan satu-satunya. Mungkin lebih tepat dia balas dendam kepada para preman yang sudah memperkosa adiknya, yaitu Ambar. Saat terjadi perkelahian itu di antara mereka ada yang menyebut nama Naresh. Dalam perkelahian itu ada dua orang yang meninggal karena ulah temannya sendiri. Akibat kejadian itu Bima di DO oleh pihak kampus. Ambar meninggal karena bunuh diri, sehari sebelum kematiannya, perempuan itu menggumamkan nama Naresh terus. Sehingga Bima berpikir kalau Naresh adalah orang yang harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi kepada Ambar," jelas Pandu.

__ADS_1


Alis Malaika mengkerut, karena Naresh itu kuliah di luar negeri dan tentunya kecil kemungkinan berinteraksi dengan teman atau orang-orang yang berada di Indonesia. Gadis itu juga hanya lewat email atau telepon saat menjalin komunikasi. Apalagi Naresh itu sibuk bekerja dan kuliah di waktu yang bersamaan. Tidak ada waktu baginya untuk bersantai-santai.


"Apa Bima tidak mengada-ada tentang kasus kematian adiknya disangkut pautkan dengan Naresh? Waktu kejadian Ambar diperkosa, perkelahian Bima dengan para preman, dan Ambar bunuh diri itu adalah ketika Naresh sedang berada di London. Kakek Kamandaka sendiri tahu 'kan, saat itu dia sedang sibuk-sibuknya bekerja dan belajar berbisnis. Tidak ada waktu untuk memikirkan hal-hal yang tidak menunjang karir di masa depannya," ujar Malaika seakan menolak hasil laporan Pandu.


Kakek Kamandaka pun mengangguk, jadwal kegiatan Naresh saat itu memang sangat padat. Cucunya itu beberapa kali merengek ingin pulang liburan ke Indonesia untuk menemui Malaika. Namun, dia memintanya untuk fokus pada kuliah dan kerja di sana, karena saat pulang nanti ke Indonesia ada jabatan di perusahaan yang akan di pegang dan boleh menjadikan Malaika sebagai sekretaris yang akan mendampingi dirinya.


"Lalu, Guntur. Apa yang kamu dapatkan dari hasil penyelidikan kamu atas kecelakaan yang menimpa Naresh?" tanya Malaika sambil menatap tajam ke arah laki-laki berjaket kulit warna hitam.


***

__ADS_1


Benarkah ada kejadian seperti itu di masa lalu? Laporan apa yang akan diberikan oleh Guntur? Tunggu kelanjutannya, ya!


__ADS_2