Presdir ku Suami ku

Presdir ku Suami ku
Suami ku panik


__ADS_3

Setibanya di rumah sakit, aufar langsung membawa sekar ke UGD, dan untung nya dokter sedang berada disana, jadi sekar langsung di periksa oleh nya. Dia tidak di perbolehkan masuk kedalam ruangan UGD. Dia benar-benar panik banget saat ini, dia bingung harus memberitahukan kabar ini ke siapa. Karena aufar lupa membawa handphone nya. Saat dokter keluar dari ruangan UGD, dokter mengajak aufar untuk membicarakan hal penting di ruangan nya.


“Maaf pak, apakah pasien yg bapak bawa tadi adalah istri bapak?” tanya dokter memastikan.


“Iya pak, dia istri saya.” Pungkas nya.


“Begini pak, setelah kami memeriksa keadaan istri bapak tadi, seperti nya, istri bapak mengalami keguguran. Tapi syukur nya, bapak langsung membawa nya ke rumah sakit, sehingga tidak mengalami pendarahan yg begitu parah. Dan sekarang suster sedang membawa istri bapak ke kamar rawat inap. Bapak boleh bawa istri bapak pulang kerumah setelah dirawat dua hari di rumah sakit” Dokter menjelaskan dengan detail kondisi yg dialami sekar saat ini.


“Jadi, bagaimana keadaan istri saya pak?” tanya aufar dengan panik.


“Istri bapak sehat kok. Dan bapak tenang aja, istri bapak masih bisa mengandung lagi setelah kejadian ini, tapi saya minta untuk sementara bapak jangan menyentuh istri bapak dulu, sampai dalam waktu sebulan.” Dokter seoalah mengerti apa yg di rasakan aufar saat ini.


“Terimakasih banyak dok. Kalau begitu, saya sudah boleh melihat istri saya dok?” tanya aufar meminta izin.


“Boleh pak, bapak sudah di perbolehkan menjenguk istri bapak.” Dokter memberikan izin pada aufar.


“Baik dok, saya permisi.” Pamit nya pada dokter.


Aufar langsung menuju ke ruangan pasien. Dia berdiri tepat di hadapan sekar, aufar melihat wajah sekar yg sudah menjadi istri nya pagi tadi, tanpa sadar dia meneteskan air mata nya saat dia teringat akan perbuatan nya selama ini kepada sekar.


“Maaf kan saya, karena sudah membuat kamu menderita selama ini. Saya pria yg tidak bertanggung jawab, saya pria bejat seperti apa yg kamu katakan pada ku waktu itu. Dan sekarang, gara-gara saya kamu juga kehilangan bayi kita. Dan lihat keadaan kamu sekarang, pasti kamu sangat menderita jika tau kalau bayi kita udah nggak ada. Kamu pasti membenci saya. Maafin saya sekar..” di genggam nya jemari istri nya, dia menangis dan mencium tangan istri nya. Aufar benar-benar merasa terpukul, dan dia juga merasa bersalah pada istri nya, karena sudah menyia-nyiakan nya selama ini.


Sekar sudah terbangun saat aufar mencium tangan nya, dia melihat suami nya menangis sambil menunduk kebawah.


“Pak..” sapa nya pada aufar.

__ADS_1


“Sekar.. kamu sudah sadar? Apa ada yg sakit? Bilang sama saya” aufar bertanya karena khawatir pada istri nya.


“Bapak kenapa menangis?” bukan nya menjawab pertanyaan suami nya, sekar malah balik nanya.


“Ha? Enggak apa-apa. Saya khawatir dengan keadaan kamu sekarang. Sekar, maafin saya jika selama ini saya sudah banyak bikin kamu menderita. Dan hari ini, bahkan saya sudah membuat kamu kehilangan bayi kita.. maafin saya sekar.. saya banyak melakukan kesalahan sama kamu..” aufar mengatakan nya langsung di hadapan sekar sambil terus meneteskan air matanya.


“Pak, sudah. Yg udah terjadi, lupakan aja. Kita jalani aja hidup kita sekarang ini. Ini sudah takdir dari Allah, mungkin dia lebih menyayangi anak kita. Jadi kita harus ikhlas merelakannya. Saya juga sudah tau mengenai hal ini. Dan insyaAllah saya sudah siap menerima nya.” begitu dewasa nya sekar menanggapi masalah yg dia alami saat ini.


“Sekar, kamu tau, Betapa beruntung nya saya memiliki kamu, hati kamu begitu lapang menerima kekurangan saya, menerima kejahatan saya selama ini, Kamu orang yg penyayang terhadap semua orang. Kamu wanita yg lembut, kamu wanita yg tangguh. Pantas saja kalau rendra mencintai kamu begitu dalam.” Aufar memuji kebaikan istri nya.


“Biasa aja kok pak.” jawab sekar dengan tersenyum.


“Yaudah sekarang, apa sebaik nya kita memberitahukan kabar ini ke orang tua kita?” aufar nggak yakin jika sekar memberikan izin untuk memberitahukan kabar buruk ini kepada orang tua mereka.


“Saya rasa tidak usah pak, saya nggak mau orang tua kita panik jika tau kabar buruk ini. Saya juga nggak mau merepotkan mereka di jam malam begini.” Ucap nya.


***


Di hotel, semua orang sudah berkumpul untuk makan malam bersama. Mereka hanya tinggal menunggu kedatangan dari pengantin baru nya. Tapi yg di tunggu-tunggu tidak kunjung hadir di meja makan. Mereka pun mulai cemas, dan meminta rendra memanggil mereka ke kamar nya. Dengan berat hati, rendra terpaksa memanggil mereka ke atas.


Tokk..tokk..tok…


Sudah berkali-kali rendra mengetuk pintu kamar mereka, tapi tidak ada jawaban sama sekali. Rendra pun semakin cemas, apakah sekar di dalam baik-baik aja, atau?? Dia pun langsung menghubungi kakak nya. Tapi yg dihubungi juga sama sekali tidak mengangkat. Dia pun mencoba menghubungi sekar, namun hasil nya juga sama.


“Kemana mereka pergi? Kenapa mereka nggak mengangkat telfon?” rendra sangat cemas saat ini.

__ADS_1


Rendra pun turun dan memberitahu kepada kedua orang tua nya dan juga orang tua sekar, bahwa saat ini sekar dan kakak nya tidak ada di dalam kamar.


“Ma, pa..” rendra memanggil orang tuanya sambil berlari.


“Ada apa rendra? Kenapa tergesah-gesah gitu? Mana kakak kamu? Sekar mana?” tanya mama rendra sambil celingak-celinguk melihat aufar tidak ada di belakang rendra.


“Ma, pa kak aufar dan sekar seperti nya tidak ada di kamar mereka, dan rendra juga sudah menghubungi mereke, tapi mereka tidak mengangkat nya sama sekali, pa.” rendra menjelaskan apa yg terjadi.


“Terus, kakak kamu kemana?” tanya mama dengan panik.


“Ya Allah..lindungi anak-anak kami ya Allah..” Ibu sekar berdoa kepada allah.


Nggak lama, ada telfon masuk dari no asing. Papa nya langsung mengangkat telfon itu. Dan ternyata yg menelfon adalah aufar.


“Hallo pa, ini aufar. Maaf ya kalau sudah membuat kalian menunggu. Tadi setelah bersih-bersih, aufar mengajak sekar jalan-jalan pa, bahkan sampai lupa bawa handphone. Sangkin senang nya. hehehe maaf ya pa.. papa sama mama makan aja duluan, aufar sama sekar mau nginap disini dulu selama dua hari.” Aufar terpaksa berbohong kepada orang tuanya, agar mereka tidak cemas jika tau keadaan sekar.


“Kamu ini, bikin mama jantungan aja. Kamu sekarang dimana nak? Biar kami bisa tenang.” Mama winda langsung merebut handphone yg di pegang suami nya.


“Mama nggak usah khawatir, kami disini baik-baik aja kok ma.. apa perlu mama ngomong sama sekar?” aufar memberikan handphone nya kepada sekar.


“Asslamualaikum ma, maaf ya ma kalau sekar sudah membuat mama cemas. Sekar sama mas aufar disini juga sedang makan malam kok ma, kami juga sambil memandangi bintang-bintang di langit, indah..sekali ma.” Sekar mengatakan itu agar tidak membuat semua orang merasa cemas.


“Yaudah deh nak, jangan lama-lama ya pulang nya..besok pagi kami semua sudah pulang kerumah. Nanti kalau kamu sudah pulang, kamu langsung kerumah mama ya sekar..” ucap mama dengan senduh.


“InysaAllah ya ma..”

__ADS_1


Jangan lupa di like yaa...


__ADS_2