Presdir ku Suami ku

Presdir ku Suami ku
Perhatiannya


__ADS_3

Aufar terpaksa bermalam di rumah sakit, demi menemani sekar, istri nya. untung saja ruang rawat inap yg di tempati sekar adalah ruang VVIP. Jadi apapun kegiatan yg dilakukan aufar sangat bebas. Dan pagi ini nggak biasa nya aufar bangun teralu pagi, dia menyiapkan minuman dan cemilan untuk sekar, sebelum makanan dari rumah sakit di antar oleh suster, aufar berfikir pasti sekar sangat kelaparan, karena tadi malam istri nya itu hanya makan sedikit nasi.


Sekar dari dulu memang sudah terbiasa bangun pagi, karna dia mau menunaikan sholat shubuh terlebih dahulu, sebelum beraktifitas. Dia melihat suami nya yg bangun pagi-pagi sekali, membuat dia merasa kagum, atau dia terpaksa melakukan itu karena keadaan sekar yg sekarang.


“Pak..” sekar memanggil suami nya dengan suara yg pelan.


“Iya, kamu udah bangun? Gimana tidur nya, nyenyak?” aufar langsung menghentikan aktifitas nya memotong buah, dan langsung berjalan kearah kasur tempat tidur sekar.


“Sudah pak. Emm, pak saya mau ambil wudhu, tapi perut saya masih sakit.” Sekar malu-malu, karena sebenar nya dia ingin minta tolong di papah ke kamar mandi.


“Oh, kamu mau sholat ya, yaudah sini biar saya bantu.” Aufar langsung menggenggam jemari sekar dan membantu nya turun dari tempat tidur.


“Pelan-pelan aja jalan nya..” aufar mengatakan itu sambil melihat wajah bangun tidur sekar yg membuat nya gemes.


“Pak, bapak nggak usah liatin saya seperti itu, saya kan malu..” sekar yg sadar di lihatin suami nya langsung merasa malu.


“Emang nya kenapa? Saya melihat wajah istri saya sendiri apa nggak boleh?” aufar menggoda istri nya, dan itu membuat sekar semakin merasa malu.


Saat sekar sudah sampai di kamar mandi, sekar meminta aufar untuk menunggu nya diluar. Dengan setia, aufar menunggu istri nya yg sedang mengambil air wudhu.


“Pakk..” sekar berteriak dari dalam kamar mandi untuk memanggil suami nya.


“Iya.. kamu udah selesai ambil wudhu nya?” aufar langsung membuka pintu kamar mandi nya dan bersiap membantu memapah sekar untuk berjalan.


“Sudah pak. Tapi bapak nggak bisa bantu saya.” ucap sekar sambil tersenyum hangat pada suami nya.


“Lalu, kenapa kamu panggil saya?” jawab nya dengan asal.


“Saya mau minta tolong pak, tolong panggilkan suster cewe nya kesini, sekalian bilang saya mau pinjam mukena untuk sholat.”


“Oh.. yaudah sebentar saya panggil ya.” aufar langsung jalan keluar kamar dan memanggil suster. Sesuai dengan permintaan sekar.


Setelah suster datang dan membantu sekar, suster pun pergi meninggalkan sekar dan suami nya. sekar sholat dengan duduk di atas kursi, karena perut nya sakit dan masih dalam tahap penyembuhan, jadi untuk sementara waktu sekar sholat di atas kursi dulu.

__ADS_1


Aufar melihat istri nya yg sedang sholat, ia pun merasa beruntung karena sudah mempunyai istri sholiha seperti sekar. Hanya saja aufar masih harus mengajar sekar untuk tidak memanggil nya dengan sebutan bapak, karena itu akan membuat nya malu jika terdengar oleh orang lain.


Setelah selesai sholat, aufar langsung sigap membantu sekar untuk naik ke atas tempat tidur.


“Sini biar saya bantu.” Aufar langsung memapah sekar untuk naik ke atas tempat tidur.


“Terimakasih pak.” sekar berterima kasih karena aufar sudah banyak sekali membatu nya beberapa hari ini.


“Sama-sama. Oh iya sekar, saya bisa minta sesuatu dari kamu?” aufar bertanya saat dia sedang membenarkan posisi duduk istri nya itu.


“Boleh, jika masih dalam hal yg positif.” Jawab nya asal.


“Hem, kamu ini selalu saja kek gitu. Saya Cuma mau minta, agar kamu nggak manggil saya dengan sebutan pak lagi, bisa?” dengan ragu-ragu, aufar memberanikan diri untuk bicara seperti itu dengan istri nya.


“Lalu, saya harus manggil apap? Saya juga nggak tau pak harus manggil bapak dengan sebutan apa.” Jawab sekar dengan jujur.


“Em.. Gimana kalau kamu panggil saya, Mas. Kayak nya itu jauh lebih cocok buat saya.” ucap nya.


“Mas?” tanya sekar, memastikan.


“Nggak kok, Mas.” Sekar gugup saat memanggil suami nya dengan sebutan mas, lalu sekar langsung tersenyum pada aufar, suami nya.


“Gitu dong..” jawab aufar sambil tersenyum bahagia.


“Oh, iya. Nanti saya mau ke hotel dulu sebentar, mau ambil handphone sama tab. Susah soal nya kalau nggak ada handphone. Kamu bisa kan saya tinggal sebentar? Saya janji nggak akan lama kok” aufar meminta izin pada sekar untuk kembali ke hotel sebentar.


“Mas nggak kerja? Kalau mas ke kantor, nggak apa-apa mas, pigi aja. Kan disini juga banyak suster yg bisa bantu saya.” sekar merasa tidak enak karena dia pekerjaan suami nya jadi terbengkalai.


“Saya mau nemeni kamu sampai kamu sembuh. Dan masalah kerjaan nggak usah kamu pikirkan. Kan saya bos nya, jadi nanti saya bisa minta tolong sama rendra untuk handle kerjaan saya untuk sementara waktu.” Sebenar nya Aufar hanya ingin bersama sekar dan mengenal sekar lebih dalam lagi.


“Terimakasih ya mas..” ucap nya dengan tersenyum.


“Sama-sama. yaudah kalau gitu, saya mau mandi dulu ya. Dari kemarin saya nggak ada mandi, hehe..” aufar cengar cengir sambil masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Sekar melihat suami nya juga ikutan cengar cengir. Setelah aufar selesai mandi, dia langsung menyiapkan sarapan untuk istri nya. Setelah itu, dia langsung pergi ke hotel untuk mengambil handphone nya dan handphone sekar.


***


Setelah aufar sampai di hotel, dia bertanya pada staff di hotel itu, apakah keluarga nya sudah pulang kerumah atau belum.


“Permisi, keluarga saya sudah keluar hotel belum?” tanya aufar memastikan.


“Keluarga bapak sedang sarapan di bawah.” Kata staff itu.


“Oke.” Aufar langsung bergegas kearah kamar nya yg di lantai 4.


Seperti maling yg takut ketahuan pemilik rumah nya, seperti itu juga lah yg dilakukan aufar saat menyelinap masuk ke kamar, agar tidak kelihatan oleh keluarga nya. Aufar langsung mengambil barang-barang yg mau dia bawa ke rumah sakit. Pada saat aufar mau keluar kamar, tiba-tiba rendra sudah berada di depan pintu kamar nya. Aufar yg kaget melihat rendra hanya bisa diam mematung, seperti maling yg sudah ketangkap basah sama si pemilik rumah.


“Gua tau lo bohong sama mereka, tapi lo nggak bisa bohongi gua.” Rendra tadi sempat melihat aufar masuk kedalam hotel, tapi dia sengaja tidak memanggil nya, karena dia berfikir pasti ada yg di sembunyikan kakak nya itu dari orang tua nya. Lalu dia memutuskan untuk mengikuti kakak nya ke kamar.


“Lo ngagetin gua aja. Kan kemarin udah gua bilang, handphone gua ketinggalan. Jadi gua datang untuk mengambil nya.” aufar sebisa mungkin membuat alasan agar tidak ketahuan oleh adik nya itu. Karena dia tau, adik nya juga merupakan detektif yg handal di kantor nya.


“Gua nggak yakin kalau sekar bersedia ikut dengan lo hanya untuk liburan. Dan apa lo mengira kalau gua bodoh, gitu?” rendra langsung skak mat kakak nya.


“Ya bisa aja dong. Lo kira kami terus-terusan berantem gitu? Ingat ndra, dia itu udah jadi istri gua, jadi apapun yg kami lakukan bukan hak lo lagi, paham lo?” dia nggak tau harus bilang apa ke rendra, karena kalau rendra tau, pasti dia akan marah pada aufar.


“Udah, mendingan lo minggir deh. Gua mau pigi, kasian istri gua udah nunggu lama.” Aufar langsung mengusir rendra dari depan kamar nya.


“Kalau ada terjadi sesuatu sama sekar, lo berhadapan sama gua far.” Teriak nya, saat aufar sudah hampir melangkah jauh dari nya.


Aufar tidak lagi menghiraukan ocehan adik nya itu. Dia hanya fokus dengan kondisi sekar saat ini. Sebenar nya dia juga ingin memberitahukan berita buruk itu kepada seluruh anggota keluarga. Tapi sekar tidak mengizinkannya., karena takut nanti semua orang akan merasa cemas dan pasti akan menyalahkan suami nya. tapi sekar gengsi untuk bilang ke aufar kalau dia mencemaskan suami nya.


***Hay hay hay... sebentar lagi author mau kasih liat pemeran dari novel ini.. 🥳🥳 kira2 ada siapa aja ya?? author gk mau kasih liat semuanya dulu, biar kalian semakin penasaran sma pemeran utama dan kedua nya.


Pokok nya kalian akan jatuh cinta sama pemeran Aufar nya.


Tapi semua penilaian ada pada kalian nanti nya. Author hanya akan memberikan visual yg terbaik untuk kalian🤗

__ADS_1


Jangan lupa di like yg banyak ya...di jadikan fav juga dong.. di vote juga pasti nya...🥰***


__ADS_2