Raluna

Raluna
Full Raka


__ADS_3

Bertahun-tahun aku hidup dalam penyesalan, bertahun-tahun juga aku terus mencari keberadaan dirimu Aluna, Kamu benar-benar pergi tanpa kabar berita menorehkan luka begitu dalam.


Beginikah cara mu menghukum diriku, kalau memang iya aku akan menerimanya, tapi berjanjilah pada ku bahwa kau akan datang pada ku meski harus ku menunggu puluhan tahun.


Semua orang aku berubah, menjadi lebih dingin dengan emosi yang tak terkendali, kau tahu kenapa aku seperti ini, aku merasa bahwa aku tak berhak untuk tertawa setelah membuat mu menderita, Maaf kan aku Aluna maaf kan aku,, ahh rasanya sudah beribu-ribu kaya maaf yang ku ucap meski kau tak mendengar nya.


Kau tahu Aluna Bunda ingin aku menikah, dia mengenalkan ku dengan banyak gadis, tapi aku tak bisa, wajah mu telah terpantri menguasai hati dan pikiran ku, biar lah hidup ku akan ku habis kan untuk menunggu kedatangan mu, menunggu saat alam mendukung pertemuan kita, saat itu terjadi aku janji tak akan melepaskan tangan mu, meski kau minta aku lepaskan.


"sayang.. bilang kamu normal kan nak, kamu bukan gay kan nak" kata-kata bunda membuat ku terkikik geli, bagaimana mungkin aku seorang gay sedang aku mencintai mu, tapi biar lah aku tak perduli semua orang akan berkata apa, jika gosip itu bisa membuat semua gadis menjauh dari ku maka buat ku tak ada masalah nya.


kau senang bukan dengan keputusan ku, bukan kah dulu kau sering membully setiap gadia yang mencoba mendekati ku, sekarang lihat lah kau tak perlu lakukan itu Lun karena aku sendiri yang akan melakukan nya.


Malam ini aku kembali memandang foto mu yang tersenyum dengan lebar,, maaf ya Lun aku mendownloud foto mu tanpa izin,, ini ku lakukan agar rasa rinduku padamu sedikit terobati, "cantik" satu kata yang menggambarkan dirimu.


"kalau makanan kesukaan mu apa" bukan kah itu pertanyaan mu dulu, kau tau jawaban dari pertanyaan mu sudah ada di ujung lidah "Aku menyukai capcai" tapi entah kenapa suara itu tak mampu terucap.


Kau tau saat berada berdua dengan mu waktu itu aku kesal pada mu, bolehkah kali ini aku jujur, mengapa rok mu begitu pendek? aku sungguh benci mendengar teman-teman pria ku mengatakan kulit mu begitu halus, kaki mu sangat lah jenjang, aku benci mendengar mereka mengagumj dirimu.


Rasa nya ingin sekali ku robek mulut mereka satu per satu.

__ADS_1


sebelum aku tahu bahwa kau adalah Dira ku aku berusaha menjauhi mu, aku terlanjur terikat janji bahwa kelak dialah yang akan menjadi pendamping hidup ku.


Namun kegigihan mu yang tak pernah pergi dari ku membuat ego ku tersentuh, Aku benci mengakui nya bahwa sedikit-demi sedikit nama Dira tergantikan oleh nama mu.


Aku bahagia sekaligus terluka ternyata kalian berdua adalah orang yang sama, aku bahagia bahwa aku tak mengingkari janji ku aku terluka ternyata hati yang ku lukai setiap hari nya adalah hati yang ku janjikan akan membuat nya bahagia.


Aku pernah melihat mu berada di depan gereja, dan dengan ringan nya kau masuk kesana, salah satu alasan besar ku membuat mu jauh dari hidup ku adalah kejadian itu, dalam benak ku kita berbeda ada tembok besar yang menghalangi kita berdua, tapi ternyata aku salah, "Aluna itu islam bego,, kristen dari mana nya coba" keysa memarahi ku Lun dia bilang aku bodoh karena tak bertanya pada mu dahulu.


yaa aku memang bodoh harus nya saat itu aku bertanya pada mu, bukan malah menyimpulkan nya sendiri.


kau tau setiap hari aku merecoki kehidupan kedua sahabat mu, kalau-kalau saja dirimu mengabari mereka, aku pernah ingin dilempar oleh keysa pakai botol air minum Lun "hahaha" dia teramat kesal sekaligus bosan mendengar pertanyaan yang sama setiap hari nya.


Aku gagal Aluna, tawa mu terus terbayang seperti menyemangati ku untuk bekerja, sama seperti dulu saat kau tertawa dan berteriak meneriakkan nama ku di pinggir lapangan "Raka... Raka... semangat" bukan kah sekarang aku seperti orang gila Aluna.


Lun harus berapa tahun lagi aku menunggu mu, boleh kah aku jujur aku sudah mulai prustasi, ketakutan ku makin menjadi bahwa kita selamanya takkan pernah bertemu lagi.


Mungkinkah ini pertanda bahwa aku harus berusaha lebih keras untuk melupakan mu, apakah itu yang kau ingin kan? jika ia baik lah perlahan aku akan berusaha melupakan dirimu.


tentu langkah awal ku adalah pergi dari kota dimana semua kenangan tentang mu ada, ku putuskan untuk mengurusi perusahaan cabang papa yang berada jauh dari jakarta.

__ADS_1


mungkin saja dengan suasana baru aku bisa dengan pelan menghapus nama mu.


sudah seminggu aku berada disini, seperti nya kau benar-benar mengutuk diriku, semua usaha ku percuma, kau benar-benar mengikuti kemana pun aku pergi.


Hari ini rapat pertama ku bersama divisi pemasaran, sebuah note terjatuh tepat dibawah kaki ku, ketika ku lihat tulisan nya persis seperti tulisan mu, kau ingat dirimu sering mengirimkan surat cinta pada ku, andai kau tau tak ada satu pun dari surat mu yang ku buang semua tersimpan dengan rapih dalam brankas pribadi ku.


Harapan ku tiba-tiba muncul begitu besar berharap buku itu memang benar milik mu, namun saat aku bertanya ternyata yang ku dapat hanya kecewa, dia bukan dirimu, tapi kenapa rasanya tulisan itu memang tulisan dirimu.


katakan Aluna apa lagi-lagi kali ini aku menghayal?? sepanjang rapat pikiran ku hanya tertuju pada tulisan itu, rasa nya kau sudah begitu dekat dengan ku.


Hari itu sepupu ku datang dari jakarta, nama nya sienna, sifat nya sangat pemaksa, dengan seenak nya ia menarik diriku menuju bioskop menemani nya menonton film "latihan ntar kalau Aluna nya udah ketemu gak canggung nonton bareng pacar" hahaha dia memang seperti itu selalu mengkambing hitam kan nama mu agar aku mewujudkan semua keinginan nya "Aluna gak suka cowok pelit, traktir aku belanja".


tapi aku sangat yakin nanti jika takdir menyatukan kita kau dan dia akan bergabung untuk mengelabui ku,,, aaahh sungguh indah jika itu semua menjadi nyata.


saat aku sedang mengantri entah kenapa hati ku mengatakan kau berada disini, berulang kali aku berbalik kebelakang, menengok kanan dan kiri namun nihil, rupanya hanya halusinasi ku saja.


Aluna saat nanti kita bertemu aku tak akan menyia-nyia kan waktu.


akan ku katakan pada mu "kau harus mau menjadi nyonya Raka Adtmaja" ya kau harus mau apapun yang terjadi.

__ADS_1


__ADS_2