
"Lun aku tuh kangen banget sama kamu, semenjak kamu gak ada aku sama Bella ngerasa kayak ada yang kurang," sedih Keysa mengingat hari-harinya tanpa Aluna.
Mendengar nama Bella disebut Aluna langsung penasaran bagaimana keadaan sahabatnya yang satu itu, "Oh iya gimana kabar Bella, sekarang dia disini juga atau di Jakarta?"
"kamu gak akan percaya ini, Oh My aku aja mau cerita itu harus tarik nafas dulu nih," hiporia Keysa membuat Aluna heran, apa sudah terjadu sesuatu yang buruk terhadap Bella.
"Bella dia udah nikah," ucap Keysa dengan antusias.
"Oh udah nikah itu mah biasa Key.. kita juga bukan anak ABG lagi," santai Aluna yang menurutnya berita pernikahan Bella adalah hal yang biasa mengingat umur meraka sudah menginjak 25 tahun.
"Lo tau dia nikah sama siapa," tanya balik Keysa dengan memegang kedua bahu Aluna.
"Siapa?, kan gue gak hadir ketemu kamu aja baru beberapa jam yang lalu mana.."
"Sama Zico Aluna...," potong Keysa berkata seperti meratapi nasib sahabatnya menikah dengan playboy cap badak waktu mereka masih SMA.
"Apaaaa...." Aluna berteriak kaget ini juga kabar buruk bagi Aluna bagaimana bisa sahabatnya itu jatuh kepelukan Zico yang terkenal dengan kegenitan juga kenakalannya.
"Gimana bisa.. aku tau Bella itu polos tapi kenapa kamu gak larang Bella sih," Aluna menyalahkan Keysa, diantara mereka memang Bella yang paling polos dan telat berpikir.. tetapi sahabatnya itu sangat baik tidak cocok bersanding dengan Zico.
"Aku udah bilang sama Bella jangan nikah... tapi dianya bebel gak dengerin aku,, mereka nikah satu bulan yang lalu di Jakarta," Keysa memulai ceritanya.
"Kamu tau Lun waktu nikahan Bella mantan Zico dateng semua, terus ngeliat Bella sinis gitu kesel aku liatnya pengen aku colok mata mereka semua."
"Bentar.. bentar tadi Raka bilang Alex, apa Alex yang dimaksud juga temen Raka yang jadi pacar kamu sekarang," tanya Aluna yang baru sadar dengan ucapan Raka tadi.
__ADS_1
"Hehehe..." dengan malu-malu Keysa mengangguk, membenarkan tebakan Aluna.
"Astaga gimana bisa," Aluna menepuk jidadnya sendiri kenapa jadi mereka berdua malah berpasangan dengan teman-teman Raka.
"Aku gak tau gimana ceritanya bisa deket dan jadian sama Alex, yang aku inget satu tahun lalu dia nembak aku di warung bakso," Keysa menurunkan nada bicaranya sekecil mungkin ketika menyebutkan kalimat warung bakso.
"Warung bakso.. gak elit banget lo di tembak disana," Aluna sudah memakai kembali kata lo gue, agar terlihat lebih santai.
"Terus sekarang cara ngomong lo juga beda pake aku kamu bukan lo banget sumpah," lanjut Aluna.
"Alex gak suka denger aku ngomong lo, gue katanya gak sopan jadi aku belajar dan sekarang udah biasa pake aku kamu," entah kenapa Aluna merasa ada kesedihan saat Keysa bercerita, dia bukan terlihat seperti Keysa yang bahagia memiliki pacar seperti Alex, beda sekali saat SMA dulu, Keysa tidak pernah menuruti keinginan pacar-pacarnya yang ingin merubah ini dan itu darinya, jika memang mereka tidak suka pada apa adanya Keysa, maka detik itu juga kata putus akan terucap dari mulut Keysa.
Tapi Aluna tahu sepertinya Keysa belum mau cerita, biarlah Aluna akan menunggu sampai sahabatnya itu sudah tidak tahan lagi dan membutuhkan orang untuk menampung semua ceritanya.
"Yaudah deh gak usah ngomongin pacar lo lagi, jadi gimana Bella tadi dia ada disini juga atau di Jakarta?"
"Isss lo mah ketemu gue kok malah sedih gitu ceria dong, jangan cemberut gitu," Aluna yang sadar dengan ekspresi Keysa langsung berusaha membuat sahabatnya itu lupa dengan masalahnya.
"Hehehe, iya sayangkuh... ehh aku mau cerita ini, cerita ini tuh hotttt banget kamu pasti gak percaya dengernya," Keysa sudah mulai ekspresif seperti awal lagi.
"Apa apa..," balas Aluna penuh dengan antusias, sudah lama sekali mereka tidak seperti ini rasanya Aluna kembali merasakan jiwa-jiwa SMA nya kembali, penuh dengan kekepoan.
"Bentar aku tarik nafas dulu karena ceritanya panjang."
"Huuuuhh okey udah selesai... kamu tau apa yang terjadi setelah kamu pergi tanpa kabar berita."
__ADS_1
Aluna menggelengkan kepala mana bisa dia tahu semua kontak diblokir oleh Aluna.
"Yaiyalah gak tau salah siapa blokir kita berdua hilang gak ada kabar, kesel aku ingatnya, kerumah rumah udah dijual, kalau ada masalah itu cerita kekita-kita bukan malah pergi gitu aja terus ninggalin kita yang kayak orang bego gak tau apa-apa," Keysa mulai menumpahkan rasa kesalnya, mengingat Aluna yang hilang ditelan bumi dulu.
"Iya.. iya maaf, tapi cerita tentang aku yang dulu pending dulu.. cerita yang tadi katamu hotttt itu aku penasaran... buruan cerita Key.." Aluna menggoyangkan tangan Keysa kekiri dan kekanan.
"Kamu tau setelah kamu gak ada Raka gimana?" lagi-lagi Keysa bertanya tanpa Aluna tahu jawabannya.
"Dia berubah kayak orang gila... biasanya kan tuh orang ramah sama semua orang.. tebar senyum sana senyum sini dia pikir ganteng apa.. iyuhhh." Keysa kembali merasakan kesal oleh Raka entah kenapa Keysa masih merasakan dendam dengan Raka ia kesal mengingat Raka dulu sering berkata kasar pada Aluna.
"Emang ganteng Key.. anaknya pak Hanung itu emang ganteng aku ralat," bantah Aluna menyilangkan kedua tangannya didada, ada rasa tak suka saat Keysa berkata seperti itu tentang Raka.
"Dihh mentang mentang calon suaminya, dibelain,," Keysa mencibir Aluna.
"Ya biar.. udah ahh ayo cerita lagi.. kok malah kita jadi debat," Aluna mengalihkan perhatian Keysa agar fokus pada ceritanya.
"Terus yang buat aku kesel sampe ke ubun-ubun itu dia selalu recokin hidup aku sama Bella,, ini poin yang buat aku pengen mencak-mencak sama Raka," ucap Keysa berapi-api.
"Emangnya kenapa Raka buat apa sama kalian berdua," Aluna makin penasaran kegilaan apa yang Raka lakukan setelah kepergiannya.
"Dia selalu telpon aku sms aku kayak minum obat Lun 3 kali sehari ahhh bahkan lebih,, aku sampe bosen bales dan angkat telponnya, kalau wa nya gak di bales dia telpon aku kalau telpon gak diangkat dia telpon mamahku,, bahkan kalau mamahku gak angkat juga mau pagi malem siang subuh pun dia datang kerumah aku Lun."
"Coba kamu bayangin semenderita apa aku dibuat oleh calon suamimu itu, aku pikir cuman aku yang digituinnya ternyata Bella juga,, tepok jidad aku inget kegilaannya," Keysa meneguk habis air mineral yang ada diatas mejanya.
"Memangnya kenapa dia nyariin kalian kayak gitu?" sahut Aluna dengan ekspresi ingun tahu yang tinggi.
__ADS_1
"Nanyain kamu.. pesan telpon semuanya selalu sama ada kabar dari Aluna,, Aluna udah hubungin kamu, kalau ada kabar dari Aluna hubungin aku... mau gila aku Lun tiap hari dicekokin itu mulu."
Seketika senyum Aluna mengembang dia sungguh tidak menyangka Raka akan mencari dirinya sekeras itu.