
sungguh Bastian merasa frustasi mencari keberadaan anak nya dan sampai sekarang tidak juga menemukan titik temu ditambah lagi tadi pagi ia menerima laporan dari Riko detektif rahasianya yang mengatakan kalau Dinda sudah tidak dirawat lagi di rumah sakit
Bastian kecolongan untuk mengawasi Dinda ia sekarang kehilangan jejak wanita itu namun ia sedikit merasa lega karena sekarang wanita itu sudah sembuh dari penyakitnya.
Riko juga melaporkan bahwa ia hampir menemukan keberadaan anak yang di cari cari selama ini namun ia kembali terlambat satu langkah
sesuai informasi yang ia dapat anak itu sudah di jemput oleh ibunya itu berarti Dinda lah yang di maksud itu saja info yang ia dapatkan mengenai kemana ibunya membawa sang anak ia pun tidak tau, namun ada sedikit titik terang yang ia dapat mengenai anak itu ternyata ia pernah bertemu bahkan sempat mengobrol tapi dulu ia tidak mengenali target yang ia cari dan sekarang ia sudah tau bagaimana rupa anak itu sehingga akan lebih mudah untuk menemukannya
1 hari setelah kepergian Re detektif Riko datang ke panti itu , namun ia sudah terlambat target yang ia cari sudah pergi .ia bisa tau rupa target karena menggali informasi dari seorang penghuni disana yang terkena hasutan rayuan andalan nya
detektif Riko tidak memberitahukan info wajah anak itu kepada sang atasan karena alasan tertentu menurutnya belum tepat untuk memberitahukan informasi itu
....
1 Minggu kemudian
Re sudah mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya namun ketenangan nya terganggu karena Kayla sang adik sepupunya itu . Sehari yang lalu Kayla terus merengek ingin tidur sekamar dengan Re mau tidak mau semua orang harus menuruti keinginan nya termasuk Re sendiri
Kayla adalah tipe anak yang begitu cerewet dan terkesan banyak bicara bukan tanpa alasan ia ingin tidur bersama kakak sepupunya itu Kayla beranggapan akan sangat menyenangkan jika ia bisa bermain dengan sesama perempuan . Namun anggapan nya salah sepupunya itu bukanlah seperti anak perempuan pada umumnya yang gampang akrab dengan sesama anak lain.
kamar mereka di dekorasi sesuai dengan keinginan Kayla dengan motif dinding bunga bunga serta seprai kasur motif barbie beserta bantal dan guling yang serba pink tidak lupa begitu banyak boneka hello Kitty yang menghiasi seisi kamar itu
Re tercengang melihat perubahan kamarnya dalam semalam, ia hanya bisa menyimpan kekesalan nya dalam hati melihat isi kamar itu pasalnya ia tidak menyukai dekorasi itu
namun ia bisa apa , ia hanya bisa mengiyakan kehendak tuan rumah .
Kayla masuk ke kamar itu dengan girang nya
memperlihatkan semua isi kamar itu kepada kakak nya dengan antusias
" kak lihatlah kamar kita , bagus kan " sambil menarik re ke arah kasur
re tak menjawab ia hanya mengedarkan pandangan nya ke sekitar dengan mengernyit
" kak lihat boneka kita , sangat banyak" memberikan salah satu boneka itu kepada re
kembali kening Re berkerut memandang boneka yang tadi di berikan adiknya itu lalu kemudian di buang nya ke depan boneka itu dengan acuh
re memang tidak menyukai boneka apalagi warna nya pink, ia merasa kesal jika melihat hal hal yang seperti itu , entah apa yang membuatnya begitu
senyuman ceria Kayla seketika sirna dan berubah menjadi cemberut melihat boneka itu di buang oleh kakak nya
__ADS_1
" kenapa kakak buang " tanya Kay dengan cemberut sembari memungut boneka itu lalu memeluknya sembari mengelus elus tanda kasihan
" aku tidak suka" jawab re dingin
" kenapa kakak tidak suka " jawab kay penasaran
" tidak suka saja , jauhkan dariku" mengibaskan tangan kearah Kay tanda mengusir
btw...anggap Kay udah fasih aja ya bahasa indo nya , soalnya aku juga kurang lancar bahasa Inggris nya . Agak repot klo ngomong nya campur campur .
" kalo kakak kurang suka yang kecil di sana ada yang lebih besar " tunjuk Kay ke arah samping ranjang
Re tidak menoleh ke arah tunjuk Kay justru ia tetap menatap tajam adik cerewet nya itu
" aku tidak suka semuanya Kay " jawab re dengan nada datar
" semua anak gadis suka boneka seperti ini" jawab Kayla masih ingin berdebat dengan kakaknya
" tapi aku tidak " jawab re sembari memejamkan mata tanda lelah berdebat
" kenapa kakak tidak menyukainya" pertanyaan ini kembali lagi di tanyakan oleh key
re terlihat begitu kesal , ia tidak suka jika ditanya berulang ulang dan tidak suka menjelaskan sesuatu dan selalu mengabaikan hal yang menurutnya kurang penting itu
" boneka ini lucu dan bisa di peluk" jawab kay dengan cengiran khas nya
" itu juga alasan kenapa aku tidak suka" jawab re singkat
Kayla terlihat bingung dengan jawaban kakak nya itu dan ingin menanyakan namun Re kembali berucap
" pikirkan apa maksudnya itu " celetuk re kembali
Kayla terlihat mematuhi kata kata kakak nya itu dan memikirkan apa yang di maksud oleh kata kata tadi
Re menyeringai melihat adik polosnya itu rencana nya berhasil membuat adik cerewetnya itu diam sejak tadi re di buat pusing oleh pertanyaan sang adik
Terdengar suara pintu terbuka dan menampilkan sosok Aldi disana yang melangkah masuk ke dalam kamar itu dengan santainya ia memperhatikan kamar itu dengan seksama
" sedang apa kau disini " sinis kay kepada Al
" aku hanya ingin melihat lihat saja " jawab Al santai sambil meraih salah satu boneka
__ADS_1
" jangan sentuh milikku" cegah Kay menepis tangan Al
" pelit sekali" sarkas al
" tentu saja sekarang aku punya kamar sesuai dengan apa yang ku mau " jawab kay angkuh
dulu saat mereka tidur 1 kamar Al tidak mengijinkan Kay menyentuh barang barangnya dan Al selalu membuang atau merusak mainan boneka yang Kay miliki serta tidak pernah mau menuruti keinginan Kay mengubah dekorasi kamarnya sesuai keinginan adiknya itu.
Al merebut paksa boneka yang ada di tangan Kay dan menyembunyikan di belakang nya dengan cepat
Kay merasa kesal dengan kakak nya Al yang berani menyentuh barangnya
" kembalikan boneka ku" pinta Kay sambil berusaha meraih boneka yang ada di belakang kakak nya itu
namun pergerakan tangan Al sangat cepat berpindah sehingga Kay sulit untuk menangkapnya Al begitu senang membuat adiknya itu kesal dan tak jarang berujung tangisan dari Kayla
Re sedari tadi hanya menyaksikan drama kakak beradik itu dengan santai dan acuh
Al dan Kayla terus kejar kejaran di kamar itu membuat seisi kamar menjadi berantakan re yang menyaksikan itu merasa lelah sendiri hingga akhirnya berakhir dengan tangisan Kayla yang tak berhasil mengejar Al kakaknya yang usil itu.
Al berhasil membuat adiknya menangis tanpa merasa bersalah langsung meninggalkan kamar itu dengan santainya
Kayla menangis sesegukan di pojokan dengan memeluk salah satu bonekanya
Re tersenyum manis ke arah pembaca dan berkata " tunggu episode selanjutnya "
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
RE²